RIDHA ALLAH SETELAH MAKAN DAN MINUM
Bismillaahir rahmaanir rahiem,
Assalaamu 'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Makan dan minum merupakan rahmat dan rizki yang diberikan Allah kepada makhluknya. Khusus kepada manusia di atur dan diajarkan oleh Allah dan Rasul-Nya mana yang halal dan mana yang haram. Kemudian bagaimana cara menyukurinya. Rasulullah mengajarkan cara bersyukur tersebut untuk mengharap keridhaan Allah dengan mengucapkan basmalah dan mengucapkan hamdalah bila telah menilmatinya. Hal tersebut dikhabarkan dalam riwayat berikut.
حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ أَخْبَرَنَا زَكَرِيَّا بْنُ أَبِي زَائِدَةَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ لَيَرْضَى عَنْ الْعَبْدِ أَنْ يَأْكُلَ الْأُكْلَةَ أَوْ يَشْرَبَ الشَّرْبَةَ فَيَحْمَدَ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ عَلَيْهَا. (رواه أحمد: ١١٧٢٤)
Telah menceritakan kepada kami Abu Usamah berkata, telah mengabarkan kepada kami Zakaria bin Abu Za`idah dari Sa'id bin Abu Burdah dari Anas bin Malik ia berkata; Rasulullah ﷺ bersabda, "Sesungguhnya Allah 'Azza wa Jalla benar-benar ridha dengan seorang hamba yang jika ia makan atau minum, kemudian memuji Allah 'Azza wa Jalla atas nikmat tersebut." (HR. Ahmad: 11724 - isnadnya shahih menurut Syu'aib al Arna'uth dari Anas bin Malik bin an Nadhir bin Dhamdham bin Zaid bin Haram, ia shahabat kuniyanya Abu Hamzah negeri hidup Bashrah dan wafat tahun 91 H)
Atau dalam lafazh semakna,
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى لَيَرْضَى عَنْ الْعَبْدِ أَنْ يَأْكُلَ الْأُكْلَةَ فَيَحْمَدَ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ عَلَيْهَا أَوْ يَشْرَبَ الشَّرْبَةَ. (رواه أحمد: ١١٥٣٥)
Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Yusuf berkata, telah menceritakan kepada kami Zakaria dari Sa'id bin Abu Burdah dari Anas bin Malik ia berkata; Rasulullah ﷺ bersabda, "Sesungguhnya Allah Tabaraka wa Ta'ala benar-benar ridha kepada seorang hamba yang apabila dia makan makanan, atau meminum suatu minuman lalu ia memuji Allah 'Azza wa Jalla." (HR. Ahmad: 11535 - isnadnya shahih menurut Syu'aib al Arna'uth dari Anas bin Malik bin an Nadhir bin Dhamdham bin Zaid bin Haram, ia shahabat kuniyanya Abu Hamzah negeri hidup Bashrah dan wafat tahun 91 H)
Imam Muslim juga meriwayatkan hadits semakna,
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَابْنُ نُمَيْرٍ وَاللَّفْظُ لِابْنِ نُمَيْرٍ قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ وَمُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ عَنْ زَكَرِيَّاءَ بْنِ أَبِي زَائِدَةَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ لَيَرْضَى عَنْ الْعَبْدِ أَنْ يَأْكُلَ الْأَكْلَةَ فَيَحْمَدَهُ عَلَيْهَا أَوْ يَشْرَبَ الشَّرْبَةَ فَيَحْمَدَهُ عَلَيْهَا و حَدَّثَنِيهِ زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ يُوسُفَ الْأَزْرَقُ حَدَّثَنَا زَكَرِيَّاءُ بِهَذَا الْإِسْنَادِ. (رواه مسلم: ٤٩١٥)
Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah dan Ibnu Numair -dan lafadh ini milik Ibnu Numair- mereka berkata; telah menceritakan kepada kami Abu Usamah dan Muhammad bin Bisyr dari Zakariya bin Abu Zaidah dari Sa'id bin Abu Burdah dari Anas bin Malik dia berkata, "Rasulullah ﷺ bersabda, 'Sesungguhnya Allah Ta'ala sangat suka kepada hamba-Nya yang mengucapkan tahmid (Alhamdulillah) sesudah makan dan minum." Dan telah menceritakannya kepadaku Zuhair bin Harb telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Yusuf Al Azraq telah menceritakan kepada kami Zakariya dengan sanad ini. (HR. Muslim: 4915 - shahih dari Anas bin Malik bin an Nadhir bin Dhamdham bin Zaid bin Haram, ia shahabat kuniyanya Abu Hamzah negeri hidup Bashrah dan wafat tahun 91 H)
Seperti itu juga hadits riwayat at Tirmidzi: 1738,
حَدَّثَنَا هَنَّادٌ وَمَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ زَكَرِيَّا بْنِ أَبِي زَائِدَةَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ لَيَرْضَى عَنْ الْعَبْدِ أَنْ يَأْكُلَ الْأَكْلَةَ أَوْ يَشْرَبَ الشَّرْبَةَ فَيَحْمَدَهُ عَلَيْهَا قَالَ وَفِي الْبَاب عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ وَأَبِي سَعِيدٍ وَعَائِشَةَ وَأَبِي أَيُّوبَ وَأَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ وَقَدْ رَوَاهُ غَيْرُ وَاحِدٍ عَنْ زَكَرِيَّا بْنِ أَبِي زَائِدَةَ نَحْوَهُ وَلَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ حَدِيثِ زَكَرِيَّا بْنِ أَبِي زَائِدَةَ. (رواه الترمذي: ١٧٣٨)
Telah menceritakan kepada kami Hannad dan Mahmud bin Ghailan keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami Abu Usamah dari Zakariya bin Abu Za`idah dari Sa'id bin Abu Burdah dari Anas bin Malik bahwa Nabi ﷺ bersabda, "Sesungguhnya Allah benar-benar akan meridhai seorang hamba yang apabila makan atau minum lalu ia memuji-Nya." Di dalam bab juga terdapat riwayat dari Uqbah bin Amir, Abu Sa'id, Aisyah, Abu Ayyub dan Abu Hurairah. Abu Isa berkata; Ini adalah hadits hasan. Dan telah diriwayatkan pula oleh lebih dari satu rawi dari Zakaria bin Abu Za`idah dengan hadits semisalnya, dan kami tidak mengetahuinya kecuali dari haditsnya Zakariya bin Abu Za`idah. (HR. At Tirmidzi: 1738 - shahih dari Anas bin Malik bin an Nadhir bin Dhamdham bin Zaid bin Haram, ia shahabat kuniyanya Abu Hamzah negeri hidup Bashrah dan wafat tahun 91 H)
Terkait dengan makan dan minum Allah mengingatkan sebagaimana di antara firman-Nya,
(فَكُلُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ حَلَالًا طَيِّبًا وَاشْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ). (قرآن سورة النحل/١٦: ١١٤)
Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya. (QS. An Nahal/16: 114)
Begitu juga firman Allah tentang harta rampasan perang, Allah katakan sebagai makanan yang halal lagi baik (QS. Al Anfal/8: 69).
Kemudian firman Allah,
(يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ). (قرآن سورة الأعراف/٧: ٣١)
Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan. (QS. Al A'raf/7: 31)
Hadits di atas diriwayatkan secara makna dengan redaksi berbeda tetapi mempunyai makna yang sama, yaitu Allah benar-benar ridha kepada hamba-Nya apabila ia membaca "alhamdulillah" setiap setelah makan atau pun minum sesuatu yang diridhai (halal lagi baik) Allah. Sehingga apa yang dimakan dan yang diminum diberikan keberkahan oleh Allah.
Wallaahu a'lam bish shawaab.
Wassalaamu 'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon koreksi jika terdapat kekeliruan dalam postingan yang saya upload🙏🙏🙏