“Contextualizing the Qur’an and Hadith in Human Life” explores how sacred texts can be meaningfully understood and applied in today’s world. It invites readers to see the Qur’an and Hadith not as distant traditions, but as living sources of guidance for personal growth, social harmony, and spiritual depth.

Cari Blog Ini

Mengenai Saya

Foto saya
Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Indonesia
Samsurizal is a lecturer and writer specializing in socio-cultural, religious, and spiritual studies. Since 2007, he has been serving as a faculty member at the Islamic College of Balaiselasa YPPTI Pesisir Selatan, Indonesia. Alongside his academic role, he is an active researcher and prolific author, with numerous books and scholarly articles published in reputable journals. His works often explore the intersections of tradition, culture, and religion, highlighting both historical and contemporary perspectives. Through his academic contributions, he seeks to advance critical discourse on Islamic studies, spirituality, and broader socio-cultural issues. Samsurizal is also engaged in intellectual and educational activities that promote cross-cultural understanding and the dissemination of knowledge. His research and writings are intended not only for academic audiences but also for the wider public, aiming to build bridges between scholarly inquiry and societal needs.

Post Page Advertisement [Top]


Hadis Tsulatsiyat 2: Kontribusi Studi Sanad Pendek dalam Muwaththa’ Imam Malik 
Oleh: Samsurizal 

Buku Hadis Tsulatsiyat 2 karya Samsurizal (Bintang Pustaka, 2025) merupakan kontribusi penting dalam kajian hadis kontemporer, khususnya pada studi sanad pendek (tsulātsiyyāt) dalam kitab Muwaththa’ Imam Malik. Karya ini menghimpun 336 hadis yang diriwayatkan melalui jalur tiga periwayat antara Imam Malik dan Rasulullah ﷺ, bersumber dari 68 sahabat dan tersebar dalam 226 tema. 

Struktur sanad yang ringkas tersebut menempati posisi strategis dalam ilmu hadis karena dinilai memiliki tingkat otentisitas tinggi dan risiko kelemahan periwayat yang relatif lebih kecil. Secara metodologis, buku ini tidak hanya menyajikan teks dan terjemahan hadis, tetapi juga analisis sanad, syawāhid, serta penilaian kualitas periwayatan berdasarkan kaidah ulumul hadis klasik dan pendekatan akademik modern. Fokus pada tradisi Muwaththa’ menunjukkan relevansi pemikiran Imam Malik yang menjadikan amal Ahlul Madinah sebagai otoritas epistemologis dalam penetapan hukum. Dengan demikian, karya ini menjembatani khazanah klasik dengan kebutuhan studi Islam global yang menuntut pembacaan kontekstual dan kritis. 

Kehadiran buku ini memperkaya literatur berbahasa Indonesia yang masih terbatas dalam kajian tsulātsiyyāt. Bagi akademisi, mahasiswa pascasarjana, dan peneliti hadis, karya ini menjadi referensi strategis untuk memahami dinamika transmisi hadis, validitas sanad, serta relevansinya terhadap isu-isu keagamaan kontemporer. Pendekatan sistematis yang digunakan juga memudahkan pembaca menelusuri keterkaitan tema ibadah, muamalah, dan etika sosial dalam perspektif sunnah. 

Penulisnya, Samsurizal, adalah akademisi STAI Balaiselasa yang menekuni tafsir, hadis, dan peradaban Islam secara interdisipliner. Sejak 2007 ia aktif mengembangkan wacana keislaman melalui riset dan publikasi bereputasi. Lulusan Magister Tafsir Hadis IAIN Imam Bonjol dan pemegang Certificate of Islamic Philosophy ESFIMA ini juga dikenal sebagai editor jurnal dan penulis produktif, sehingga karyanya merefleksikan integrasi antara ketelitian ilmiah dan visi keislaman global. 

Afiliasi Institusi : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Balaiselasa, Indonesia 
Sinta ID : 6869635

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon koreksi jika terdapat kekeliruan dalam postingan yang saya upload🙏🙏🙏

Bottom Ad [Post Page]