Iman, Islam dan Ihsan
Dasar keislaman seseorang adalah iman, yang terpatri dalam hati. Kemudian diucapkan dengan lisan dan dibuktikan dengan amal. Iman adalah amal qalbu (hati), lslam adalah syari'at dan Ihsan adalah akhlaknya. Jadi ketiga unsur tersebut mestinya sejalan. Hakekat Iman sebagaima dipahami para ulama salaf adalah membenarkan dengan hati, mengulanginya dengan lisan dan mengamalkannya dengan anggota tubuh.
Allah berfirman,
(قُلْ هَٰذِهِ سَبِيلِي أَدْعُو إِلَى اللَّهِ ۚ عَلَىٰ بَصِيرَةٍ أَنَا وَمَنِ اتَّبَعَنِي ۖ وَسُبْحَانَ اللَّهِ وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ). (قرآن شورة يوشف/١٢: ١٠٨)
Katakanlah (Muhammad), “Inilah jalanku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan yakin, Mahasuci Allah, dan aku tidak termasuk orang-orang musyrik.” (QS. Yusuf/12: 108)
Dan firman Allah,
(قُلْ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ جَمِيعًا الَّذِي لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ يُحْيِي وَيُمِيتُ ۖ فَآمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ الَّذِي يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَكَلِمَاتِهِ وَاتَّبِعُوهُ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ). (قرآن سورة الأعراف/٧: ١٥٨)
Katakanlah (Muhammad), “Wahai manusia! Sesungguhnya aku ini utusan Allah bagi kamu semua, Yang memiliki kerajaan langit dan bumi; tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang menghidupkan dan mematikan, maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, (yaitu) Nabi yang ummi yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya). Ikutilah dia, agar kamu mendapat petunjuk.” (QS. A A'raaf/7: 158)
Keyakinan atas semua yang dipelajari dan diikrarkan dengan lisan, selanjutnya diamalkan dengan anggota tubuh. Inilah hakekat iman. Sehingga membentuk ihsan, yaitu melakukan atau melaksanakan sesuatu tanpa pamrih. Memberi tanpa diminta menerima segala sesuatu dengan ridha. Lihat QS. Ali 'Imraan/3: 134 dan 148, al Mumtahanah/60: 8) ayat-ayat memberi sinyal bahwa orang yang betul-betul menyadari bahwa semua tindakannya senantiasa diawasi oleh Allah. Sehingga, apa pun yang dilakukan selalu dikaitkan dengan syari'at Allah. Wallaahu a'lam bish shawaab



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon koreksi jika terdapat kekeliruan dalam postingan yang saya upload🙏🙏🙏