PENYAKIT YANG MENYUCIKAN
Oleh: Samsurizal, MA
Bismillaahir rahmaanir rahiem,
Assalaamu 'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Simak riwayat-riwayat berikut:
حَدَّثَنَا حَسَنٌ وَعَفَّانُ قَالَا حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ سِنَانِ بْنِ رَبِيعَةَ عَنْ أَنَسٍ قَالَ عَفَّانُ فِي حَدِيثِهِ قَالَ أَخْبَرَنَا أَبُو رَبِيعَةَ قَالَ سَمِعْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا ابْتَلَى اللَّهُ الْعَبْدَ الْمُسْلِمَ بِبَلَاءٍ فِي جَسَدِهِ قَالَ اللَّهُ اكْتُبْ لَهُ صَالِحَ عَمَلِهِ الَّذِي كَانَ يَعْمَلُهُ فَإِنْ شَفَاهُ غَسَلَهُ وَطَهَّرَهُ وَإِنْ قَبَضَهُ غَفَرَ لَهُ وَرَحِمَهُ. (رواه أحمد: ١٢٠٤٥)
Telah menceritakan kepada kami Hasan dan Affan berkata, Telah menceritakan kepada kami Hammad bin Salamah dari Sinan bin Rabi'ah dari Anas berkata Affan dalam haditsnya, berkata, telah mengabarkan kepada kami Abu Rabi'ah berkata, saya telah mendengar Anas bin Malik berkata, Rasulullah ﷺ bersabda, "Jika Allah menguji hambanya yang muslim dengan bala' di tubuhnya, Allah berfirman: tulislah baginya amalan salehnya yang biasa dia kerjakan, dan jika telah disembuhkan, (Allah) telah membersihkannya dan mensucikannya. Dan jika dia diwafatkan maka (Allah) telah mengampuninya dan merahmatinya." (HR. Ahmad: 12045 - shahih dan sanadnya hasan menurut Syu'aib bin al Arna'uth dari Anas bin Malik bin an Nadhir bin Dhamdham bin Zaid bin Haram, ia shahabat kuniyahnya Abu Hamzah negeri hidup Bashrah dan wafat tahun 91 H)
Demikian juga hadits riwayat Ahmad: 13216 - shahih lighairihi dan sanadnya hasan menurut Syu'aib bin al Arna'uth dari Anas bin Malik bin an Nadhir bin Dhamdham bin Zaid bin Haram, ia shahabat kuniyahnya Abu Hamzah negeri hidup Bashrah dan wafat tahun 91 H.
Dalam jalur lain Rasul bersabda:
حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ أَبِي رَبِيعَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ عَبْدٍ يَبْتَلِيهِ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ بِبَلَاءٍ فِي جَسَدِهِ إِلَّا قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لِلْمَلَكِ اكْتُبْ لَهُ صَالِحَ عَمَلِهِ الَّذِي كَانَ يَعْمَلُهُ فَإِنْ شَفَاهُ اللَّهُ غَسَلَهُ وَطَهَّرَهُ وَإِنْ قَبَضَهُ غَفَرَ لَهُ وَرَحِمَهُ. (رواه أحمد: ١٣٠١٤)
Telah menceritakan kepada kami Hasan telah menceritakan kepada kami Hammad bin Salamah dari Abu Rabi'ah dari Anas bin Malik sesungguhnya Rasulullah ﷺ bersabda, "Tidaklah seorang hamba, diuji Allah 'Azza wa Jalla pada jasadnya kecuali Allah 'Azza wa Jalla berkata kepada malaikat, tulislah amal shalihnya yang biasa dikerjakannya, jika ia sembuh maka Allah telah membersihkan dan mensucikannya. Jika wafat, maka Allah mengampuninya dan merahmatinya". (HR. Ahmad: 13014 - shahih lighairihi dan sanadnya hasan menurut Syu'aib bin al Arna'uth dari Anas bin Malik bin an Nadhir bin Dhamdham bin Zaid bin Haram, ia shahabat kuniyahnya Abu Hamzah negeri hidup Bashrah dan wafat tahun 91 H)
Dalam riwayat dengan sanad yang shahih diperjelas bahwa,
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ يُوسُفَ الْأَزْرَقُ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ مَرْثَدٍ عَنِ الْقَاسِمِ يَعْنِي ابْنَ مُخَيْمِرَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا أَحَدٌ مِنْ النَّاسِ يُصَابُ بِبَلَاءٍ فِي جَسَدِهِ إِلَّا أَمَرَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ الْمَلَائِكَةَ الَّذِينَ يَحْفَظُونَهُ فَقَالَ اكْتُبُوا لِعَبْدِي كُلَّ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ مَا كَانَ يَعْمَلُ مِنْ خَيْرٍ مَا كَانَ فِي وِثَاقِي. (رواه أحمد: ٦١٩٤)
Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Yusuf Al Azraq telah menceritakan kepada kami Sufyan Ats Tsauri dari Alqamah bin Martsad dari Qasim yakni Ibnu Mukhaimirah dari Abdullah bin Amr dari Nabi ﷺ, beliau bersabda, "Tidaklah seorang manusia ditimpa cobaan pada badannya kecuali Allah 'Azza wa Jalla akan menyuruh para malaikat yang menjaganya seraya berkata, 'Catatlah bagi hambaku ini kebajikan yang dikerjakannya selama dalam kepercayaan kepadaku sepanjang siang dan malam.'" (HR. Ahmad: 9164 - isnadnya shahih menurut Syu'aib al Arna'uth dari 'Abdullah bin 'Amru bin al 'Ash bin Wail, ia shahabat kuniyahnya Abu Muhammad negeri hidup Maru dan wafat tahun 63 H)
Dalam lafazh lain,
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ مَرْثَدٍ عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ مُخَيْمِرَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ أَحَدٍ مِنْ الْمُسْلِمِينَ يُصَابُ بِبَلَاءٍ فِي جَسَدِهِ إِلَّا أَمَرَ اللَّهُ تَعَالَى الْحَفَظَةَ الَّذِينَ يَحْفَظُونَهُ قَالَ اكْتُبُوا لِعَبْدِي فِي كُلِّ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ مِثْلَ مَا كَانَ يَعْمَلُ مِنْ الْخَيْرِ مَا دَامَ مَحْبُوسًا فِي وَثَاقِي. (رواه أحمد: ٦٥٧٤)
Telah menceritakan kepada kami Abdurrazzaq telah mengabarkan kepada kami Sufyan dari 'Alqamah bin Martsad dari Al Qasim bin Mukhaimirah dari Abdullah bin 'Amru berkata, Nabi ﷺ bersabda, "Tidaklah salah seorang dari kaum muslimin yang terkena musibah pada tubuhnya kecuali Allah akan menyuruh kepada para malaikat yang selalu menjaganya, Allah berfirman, "Tulislah untuk hamba-Ku di setiap siang dan malam dengan amal kebaikkan sebagaimana amal kebaikkan yang biasa ia lakukan, yaitu selama ia terpenjara oleh sakit yang Aku berikan." (HR. Ahmad: 6574 - isnadnya shahih menurut Syu'aib al Arna'uth dari 'Abdullah bin 'Amru bin al 'Ash bin Wail, ia shahabat kuniyahnya Abu Muhammad negeri hidup Maru dan wafat tahun 63 H)
Sementara imam ad Darimi meriwayatkan,
أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ مَرْثَدٍ عَنْ الْقَاسِمِ بْنِ مُخَيْمِرَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا أَحَدٌ مِنْ الْمُسْلِمِينَ يُصَابُ بِبَلَاءٍ فِي جَسَدِهِ إِلَّا أَمَرَ اللَّهُ الْحَفَظَةَ الَّذِينَ يَحْفَظُونَهُ فَقَالَ اكْتُبُوا لِعَبْدِي فِي كُلِّ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ مِثْلَ مَا كَانَ يَعْمَلُ مِنْ الْخَيْرِ مَا كَانَ مَحْبُوسًا فِي وِثَاقِي. (رواه الدارمي: ٢٦٥١)
Telah mengabarkan kepada kami Yazid bin Harun telah menceritakan kepada kami Sufyan dari 'Alqamah bin Martsad dari Al Qasim bin Mukhaimirah dari Abdullah bin Amr ia berkata; Rasulullah ﷺ bersabda, "Tidaklah salah seorang dari kaum muslimin tertimpa musibah pada tubuhnya kecuali Allah memerintahkan kepada para malaikat penjaga yang menjaganya. Dia berfirman: Tuliskan untuk hamba-Ku pada setiap hari dan malam seperti kebaikan yang biasa ia lakukan, selama ia terikat dalam ikatan-Ku (sakit atau dalam kondisi sulit)." (HR. Ad Darimi: 2651 - isnadnya shahih menurut Husain Salim Asad ad Darani dari 'Abdullah bin 'Amru bin al 'Ash bin Wail, ia shahabat kuniyahnya Abu Muhammad negeri hidup Maru dan wafat tahun 63 H)
Oleh karena itu, hendaknya seseorang yang ditimpa musibah atau sakit mala hendaknya berdoa sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah berikut:
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ ابْنِ ابْنَةِ أُمِّ سَلَمَةَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ أَنَّهُ بَلَغَهَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ أَحَدٍ مِنْ الْمُسْلِمِينَ يُصَابُ بِمُصِيبَةٍ فَيَقُولُ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ اللَّهُمَّ أْجُرْنِي فِي مُصِيبَتِي وَاخْلُفْ عَلَيَّ بِخَيْرٍ مِنْهَا إِلَّا فُعِلَ بِهِ ذَلِكَ قَالَتْ فَقُلْتُ هَذَا فَآجَرَنِي اللَّهُ فِي مُصِيبَتِي فَمَنْ يَخْلُفُ عَلَيَّ مَكَانَ أَبِي سَلَمَةَ فَلَمَّا انْقَضَتْ عِدَّتُهَا خَطَبَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. (رواه أحمد: ٢٥٤٩٨)
Telah menceritakan kepada kami Waki' telah menceritakan kepada kami Isma'il bin Abdul Malik dari Abdul Aziz bin binti Ummu Salamah dari Ummu Salamah, bahwasanya telah sampai kepadanya bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, "Tidak ada seorangpun dari kaum muslimin yang tertimpa mushibah, lalu ia mengucapkan: INNA LILLAHI WA INNA ILAIHI RA JI'UN ALLAHUMMA AJURNI FI MUSHIBATI WAKHLUF 'ALAIYA BIKHAIRIN MINHA (Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya kita kembali. Ya Allah! Berilah pahala pada mushibahku ini dan gantilah untukku dengan yang lebih baik darinya). Kecuali akan diberikan seperti itu." Ia berkata, "Saya membaca doa ini dan Allah memberi pahala pada mushibahku, hanya saja siapa yang menggantikan kedudukan Abu Salamah untukku?" ketika masa iddah nya telah selesai, Rasulullah ﷺ meminangnya." (HR. Ahmad: 25498 - shahih dan sanadnya dha'if menurut Syu'aib al Arna'uth dari Hindi binti Abi Umayyah bin al Mughirah, ia shahabat kuniyahnya Ummu Salamah negeri hidup Madinah dan wafat tahun 62 H)
Catatan: sanad hadits riwayat Ahmad: 25498 - periwayat yang menerima langsung dari Ummu Salamah terputus. Kemudian periwayat bernama Isma'il bin 'Abdul Malik bin Abu ash Shaghir, ia tabi'in [tidak jumpa shahabat] kuniyahnya Abu 'Abdul Malik dan negeri hidup Marur Rawdz. Penilaian ulama: Abu Hatim dan Ibnu al Jarrud berkomentar bahwa, "bukan kategori orang yang kuat dalam hadits". Ibnu 'Ammaar dan Abu Daud menilainya dha'if, sementara Ibnu Hajar menilainya shaduq, banyak kesalahan. Kemudian al Bukhari dan Ibnu 'Adi berkata, "haditsnya ditulis". Begitu juga Ahmad bin Hambal menilainya munkarul hadits dan Yahya bin Ma'in menilainya laisa bihi ba'sa.
Wallaahu a'lam bish shawaab.
Wassalaamu 'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon koreksi jika terdapat kekeliruan dalam postingan yang saya upload🙏🙏🙏