KEENGGANAN MEMBUAHKAN KEKAFIRAN
(hadits tentang keengganan seseorang bersujud ketika dibacakan QS. An Najmi/53 terdiri dari 62 ayat)
Oleh: Samsurizal, MA
Bismillaahir rahmaanir rahiem,
Assalaamu 'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Imam an Nasa'i berkata,
أَخْبَرَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ مَسْعُودٍ قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ الْأَسْوَدِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَرَأَ النَّجْمَ فَسَجَدَ فِيهَا. (رواه النسائي: ٩٥٠)
Telah mengabarkan kepada kami Isma'il bin Mas'ud dia berkata; telah menceritakan kepada kami Khalid dia berkata; telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Abu Ishaq dari Al Aswad dari Abdullah bahwa Rasulullah ﷺ pernah membaca surat An Najm, lantas beliau sujud. (HR. An Nasa'i: 950 - shahih shahih dari 'Abdullah bin Mas'ud bin Ghafil bin Habib, ia shahabat kuniyahnya Abu 'Abdur Rahman negeri hidup Kufah dan wafat tahun 32 H)
Sementara itu imam al Bukhari menceritakan dalam riwayatnya bahwa,
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا غُنْدَرٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ قَالَ سَمِعْتُ الْأَسْوَدَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ
قَرَأَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ النَّجْمَ بِمَكَّةَ فَسَجَدَ فِيهَا وَسَجَدَ مَنْ مَعَهُ غَيْرَ شَيْخٍ أَخَذَ كَفًّا مِنْ حَصًى أَوْ تُرَابٍ فَرَفَعَهُ إِلَى جَبْهَتِهِ وَقَالَ يَكْفِينِي هَذَا فَرَأَيْتُهُ بَعْدَ ذَلِكَ قُتِلَ كَافِرًا. (رواه البخاري: ١٠٠٥)
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar berkata, telah menceritakan kepada kami Ghundar berkata, telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Abu Ishaq berkata; aku mendengar Al Aswad dari 'Abdullah radhiallahu'anhu berkata, "Nabi ﷺ membaca surah An-Najm ketika berada di Makkah. Maka beliau sujud tilawah begitu juga orang-orang yang bersama beliau. Kecuali ada seorang yang tua, dia hanya mengambil segenggam kerikil atau tanah lalu menempelkannya pada mukanya seraya berkata, "Bagiku cukup begini". Di kemudian hari aku melihat orang itu terbunuh dalam kekafiran". (HR. Al Bukhari: 1005 - shahih dari 'Abdullah bin Mas'ud bin Ghafil bin Habib, ia shahabat kuniyahnya Abu 'Abdur Rahman negeri hidup Kufah dan wafat tahun 32 H)
Demikian juga hadits riwayat al Bukhari: 1008, 3564 dan 3676, Muslim: 902, Abu Daud: 1197, Ahmad: 3951, 4014 dan 4173 - shahih dari 'Abdullah bin Mas'ud bin Ghafil bin Habib, ia shahabat kuniyahnya Abu 'Abdur Rahman negeri hidup Kufah dan wafat tahun 32 H. Selanjutnya dalam redaksi semakna, imam Ahmad berkata:
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ خَالِدٍ قَالَ حَدَّثَنَا رَبَاحٌ عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ ابْنِ طَاوُسٍ عَنْ عِكْرِمَةَ بْنِ خَالِدٍ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ الْمُطَّلِبِ بْنِ أَبِي وَدَاعَةَ السَّهْمِيِّ عَنْ أَبِيهِ قَالَ
قَرَأَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَكَّةَ سُورَةَ النَّجْمِ فَسَجَدَ فِيهَا وَسَجَدَ مَنْ عِنْدَهُ فَرَفَعْتُ رَأْسِي وَأَبَيْتُ أَنْ أَسْجُدَ
وَلَمْ يَكُنْ أَسْلَمَ يَوْمَئِذٍ الْمُطَّلِبُ وَكَانَ بَعْدُ لَا يَسْمَعُ أَحَدًا قَرَأَهَا إِلَّا سَجَدَ. (رواه أحمد: ٢٥٩٨٥)
Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Khalid berkata, telah menceritakan kepada kami Rabah dari Ma'mar dari Ibnu Thawus dari 'Ikrimah bin Khlaid dari Ja'far bin Al Mutthalib bin Abu Wada'ah As Sahmi dari ayahnya dia berkata, "Rasulullah ﷺ membaca surah An Najm di Makkah lantas beliau sujud, kemudian orang-orang yang bersama beliau juga ikut sujud, namun aku mengangkat kepalaku dan enggan untuk sujud. Dan Mutthalib pada saat itu belum masuk Islam, akan tetapi setelah itu, tidaklah salah seorang membacanya (surah An Najm) melainkan dia sujud." (HR. Ahmad: 25985 - shahih lighairihi, sanadnya dha'if menurut Syu'aib al Arna'uth dari Al Muthallib bin Abi Wada'ah, ia shahabat kuniyahnya Abu 'Abdullah dan negeri hidup Madinah)
Imam An Nasa'i meriwayatkan dalam redaksi berbeda bahwa,
أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ عَبْدِ الْحَمِيدِ بْنِ مَيْمُونِ بْنِ مِهْرَانَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ حَنْبَلٍ قَالَ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ خَالِدٍ قَالَ حَدَّثَنَا رَبَاحٌ عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ ابْنِ طَاوُسٍ عَنْ عِكْرِمَةَ بْنِ خَالِدٍ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ الْمُطَّلِبِ بْنِ أَبِي وَدَاعَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ
قَرَأَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَكَّةَ سُورَةَ النَّجْمِ فَسَجَدَ وَسَجَدَ مَنْ عِنْدَهُ فَرَفَعْتُ رَأْسِي وَأَبَيْتُ أَنْ أَسْجُدَ وَلَمْ يَكُنْ يَوْمَئِذٍ أَسْلَمَ الْمُطَّلِبُ. (رواه النسائي: ٩٤٩)
Telah mengabarkan kepada kami Abdul Malik Abdul Hamid bin Maimun bin Mihran dia berkata; telah menceritakan kepada kami Ibnu Hambali dia berkata; Telah mengabarkan kepada kami Ibrahim bin Khalid dia berkata; telah menceritakan kepada kami Rabah dari Ma'mar dari Ibnu Thawus dari Ikrimah bin Khalid dari Ja'far bin Al Muthallib bin Abu Wada'ah dari Bapaknya dia berkata, "Rasulullah ﷺ pernah membaca surah An-Najm di Makkah, dan beliau ﷺ sujud dengan diikuti oleh orang di sekitarnya. Namun aku mengangkat kepalaku dan enggan untuk sujud waktu itu Al Muthallib belum masuk Islam. (HR. An Nasa'i: 949 - hasanul isnad menurut al Albani dari Al Muthallib bin Abi Wada'ah, ia shahabat kuniyahnya Abu 'Abdullah dan negeri hidup Madinah)
Penjelasan lain diriwayatkan oleh imam ad Darimi, beliau berkata:
أَخْبَرَنَا أَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ الْأَسْوَدِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَرَأَ النَّجْمَ فَسَجَدَ فِيهَا وَلَمْ يَبْقَ أَحَدٌ إِلَّا سَجَدَ إِلَّا شَيْخٌ أَخَذَ كَفًّا مِنْ حَصًى فَرَفَعَهُ إِلَى جَبْهَتِهِ وَقَالَ يَكْفِينِي هَذَا. (رواه الدارمي: ١٤٢٩)
Telah mengabarkan kepada kami Abu Al Walid Ath Thayalisi telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Abu Ishaq dari Al Aswad dari Abdullah bin Mas'ud, bahwa Rasulullah ﷺ saat membaca surah An Najm beliau sujud, dan tidak ada seorangpun melainkan ia ikut sujud kecuali seorang laki-laki tua, ia mengambil satu genggam pasir kemudian menempelkannya pada kening seraya berkata, 'Ini cukup bagiku'." (HR. Ad Darimi: 1429 - isnadnya shahih menurut Husain Salim Asad ad Darani dari 'Abdullah bin Mas'ud bin Ghafil bin Habib, ia shahabat kuniyahnya Abu 'Abdur Rahman negeri hidup Kufah dan wafat tahun 32 H)
Pada QS. An Najmi, dianjurkan sujud jika sampai pada ayat yang terakhir yaitu ayat ke-62. Ayat dimaksud adalah sebagai berikut:
فَاسْجُدُوْا لِلّٰهِ وَاعْبُدُوْا ۩. (قرآن سورة النجم/٥٣: ٦٢)
Bersujudlah kepada Allah dan sembahlah (Dia).(QS. An-Najmi/53: 62)
Ayat ini memerintahkan manusia agar tunduk dan beribadah kepada Allah dengan ikhlas, karena Allah menurunkan Al-Qur'an kepada manusia melalui rasul-Nya, tugasnya memberi petunjuk dan membawa berita gembira. Hendaklah manusia menyambut Al-Qur'an itu dengan meninggalkan penyembahan terhadap berhala yang tidak membawa manfaat. Maka, demi keselamatanmu bersujudlah kepada Allah, patuhi ajaran-Nya, dan sembahlah Dia secara tulus, baik dengan ibadah yang diwajibkan maupun yang dianjurkan.
Allah mengingatkan, berdoalah dan beribadahlah kepada-Ku. Niscaya Aku kabulkan. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ. (قرآن سورة غافر/٤٠: ٦٠)
Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina.” (QS. Ghāfir/40: 60)
Kemudian, Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
وَمِنْ اٰيٰتِهِ الَّيْلُ وَالنَّهَارُ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُۗ لَا تَسْجُدُوْا لِلشَّمْسِ وَلَا لِلْقَمَرِ وَاسْجُدُوْا لِلّٰهِ الَّذِيْ خَلَقَهُنَّ اِنْ كُنْتُمْ اِيَّاهُ تَعْبُدُوْنَ. (قرآن سورة فصلت/٤١: ٣٧)
Sebagian dari tanda-tanda (kebesaran)-Nya adalah malam, siang, matahari, dan bulan. Janganlah bersujud pada matahari dan jangan (pula) pada bulan. Bersujudlah kepada Allah yang menciptakannya jika kamu hanya menyembah kepada-Nya. (QS. Fuṣṣilat/41: 37)
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
وَمِنَ الَّيْلِ فَاسْجُدْ لَهٗ وَسَبِّحْهُ لَيْلًا طَوِيْلًا. (قرآن سورة الإنسان/٧٦: ٢٦)
Pada sebagian malam bersujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada malam yang panjang. (QS. Al-Insān/76: 26)
Wallaahu a'lam bish shawaab,
Wassalaamu 'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon koreksi jika terdapat kekeliruan dalam postingan yang saya upload🙏🙏🙏