JAUHI LARANGAN SECARA TOTAL DAN KERJAKAN IBADAH SEMAMPUNYA
(jauhi dan tinggalkanlah apa yang dilarang Allah dan Rasul-Nya dan kerjakan perintah Allah dan Rasul-Nya semaksimal mungkin)
Oleh: Samsurizal, MA
Bismillaahir rahmanirrahiem,
Assalaamu 'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
مَآ اَفَاۤءَ اللّٰهُ عَلٰى رَسُوْلِهٖ مِنْ اَهْلِ الْقُرٰى فَلِلّٰهِ وَلِلرَّسُوْلِ وَلِذِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنِ وَابْنِ السَّبِيْلِۙ كَيْ لَا يَكُوْنَ دُوْلَةً ۢ بَيْنَ الْاَغْنِيَاۤءِ مِنْكُمْۗ وَمَآ اٰتٰىكُمُ الرَّسُوْلُ فَخُذُوْهُ وَمَا نَهٰىكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوْاۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِۘ. (قرآن سورة الحشر/٥٩: ٧)
Apa saja (harta yang diperoleh tanpa peperangan) yang dianugerahkan Allah kepada Rasul-Nya dari penduduk beberapa negeri adalah untuk Allah, Rasul, kerabat (Rasul), anak yatim, orang miskin, dan orang yang dalam perjalanan. (Demikian) agar harta itu tidak hanya beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu. Apa yang diberikan Rasul kepadamu terimalah. Apa yang dilarangnya bagimu tinggalkanlah. Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya. (QS. Al-Ḥasyr/59: 7)
Begitu pula Rasulullah berpesan dalam hadits-hadits yang diriwayatkan oleh imam al Bukhari, Ibnu Majah dan Ahmad. Berikut penulis paparkan agar dapat dipahami pesan dan kualitas pesannya. Sehingga insya Allah akan menambah pengetahuan dan keimanan kita kepada al Qur'an dan al Hadits. Kemudian dapat dijadikan iktibar dan tafakkur.
Imam al Bukhari berkata,
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنِي مَالِكٌ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ دَعُونِي مَا تَرَكْتُكُمْ إِنَّمَا هَلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ بِسُؤَالِهِمْ وَاخْتِلَافِهِمْ عَلَى أَنْبِيَائِهِمْ فَإِذَا نَهَيْتُكُمْ عَنْ شَيْءٍ فَاجْتَنِبُوهُ وَإِذَا أَمَرْتُكُمْ بِأَمْرٍ فَأْتُوا مِنْهُ مَا اسْتَطَعْتُمْ. (رواه البخاري: ٦٧٤٤)
Telah menceritakan kepada kami Ismail Telah menceritakan kepadaku Malik dari Abu Zinad dari Al A'raj dari Abu Hurairah dari Nabi ﷺ, beliau bersabda, "Biarkanlah apa yang aku tinggalkan untuk kalian, sesungguhnya orang-orang sebelum kalian binasa karena mereka gemar bertanya dan menyelisihi nabi mereka, jika aku melarang kalian dari sesuatu maka jauhilah, dan apabila aku perintahkan kalian dengan sesuatu maka kerjakanlah semampu kalian." (HR. Al Bukhari: 6744 - shahih dari Abu Hurairah, ia shahabat nama aslinya 'Abdur Rahman bin Shakhar negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H)
Demikian hadits riwayat Ahmad: 7063 (isnadnya jayyid), 7188 (sanadnya pada hadits nomor 7767), 7797, 9158 (shahih, isnadnya jayyid) dan 9865 (shahih isnadnya hasan) - shahih dari Abu Hurairah, ia shahabat nama aslinya 'Abdur Rahman bin Shakhar negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H.
Catatan: sanadnya hadits riwayat Ahmad: 7767,
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ بْنُ هَمَّامٍ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ هَمَّامِ بْنِ مُنَبِّهٍ قَالَ هَذَا مَا حَدَّثَنَا بِهِ أَبُو هُرَيْرَةَ
عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ نَحْنُ الْآخِرُونَ السَّابِقُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بَيْدَ أَنَّهُمْ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِنَا وَأُوتِينَاهُ مِنْ بَعْدِهِمْ فَهَذَا يَوْمُهُمْ الَّذِي فَرَضَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ فَاخْتَلَفُوا فِيهِ فَهَدَانَا اللَّهُ لَهُ فَهُمْ لَنَا فِيهِ تَبَعٌ الْيَهُودُ غَدًا وَالنَّصَارَى بَعْدَ غَدٍ (رواه أحمد: ٧٧٦٧)
Telah menceritakan kepada kami Abdurrazzaq bin Hammam berkata; telah menceritakan kepada kami Ma'mar dari Hammam bin Munabbih berkata, ini adalah yang diceritakan oleh Abu Hurairah kepada kami dari Rasulullah ﷺ, beliau bersabda, "Kita datang terakhir dan datang pertama kali di hari kiamat meskipun mereka diberi al kitab sebelum kita dan kita diberi al kitab sesudah mereka. Dan ini adalah hari dimana Allah telah mewajibkan kepada mereka lalu mereka menyelisihinya, lalu Allah memberikan hidayah-Nya kepada kita. Maka mereka pada hari ini mengikuti kita, besok untuk Yahudi dan Nasrani hari setelahnya." (HR. Ahmad: 7767 - isnadnya shahih dari Abu Hurairah, ia shahabat nama aslinya 'Abdur Rahman bin Shakhar negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H.
Kemudian imam Ibnu Majah meriwayatkan "mendahulukan perintah dari larangan". Beliau berkata:
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ قَالَ أَنْبَأَنَا جَرِيرٌ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَرُونِي مَا تَرَكْتُكُمْ فَإِنَّمَا هَلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ بِسُؤَالِهِمْ وَاخْتِلَافِهِمْ عَلَى أَنْبِيَائِهِمْ فَإِذَا أَمَرْتُكُمْ بِشَيْءٍ فَخُذُوا مِنْهُ مَا اسْتَطَعْتُمْ وَإِذَا نَهَيْتُكُمْ عَنْ شَيْءٍ فَانْتَهُوا. (رواه إبن ماجه: ٢)
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ash Shabbah ia berkata; telah memberitakan kepada kami Jarir dari Al A'masy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah ia berkata; Rasulullah ﷺ bersabda, "Biarkanlah apa yang telah aku tinggalkan untuk kalian. Sesungguhnya orang-orang sebelum kalian binasa karena pertanyaan dan perselisihan mereka kepada para Nabinya. Jika aku perintahkan kepada kalian terhadap suatu perkara maka laksanakanlah semampu kalian, dan jika aku larang kalian dari suatu perkara maka jauhilah." (HR. Ibnu Majah: 2 - shahih dari Abu Hurairah, ia shahabat nama aslinya 'Abdur Rahman bin Shakhar negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H)
Demikian juga hadits riwayat Ahmad: 9404, 9646 dan 10025 - shahih dari Abu Hurairah, ia shahabat nama aslinya 'Abdur Rahman bin Shakhar negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H.
Sementara itu imam Ahmad pada jalur periwayat lain meriwayatkan dengan redaksi berbeda, beliau berkata:
حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّمَا هَلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ بِكَثْرَةِ سُؤَالِهِمْ وَاخْتِلَافِهِمْ عَلَى أَنْبِيَائِهِمْ لَا تَسْأَلُونِي عَنْ شَيْءٍ إِلَّا أَخْبَرْتُكُمْ بِهِ فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ حُذَافَةَ مَنْ أَبِي يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ أَبُوكَ حُذَافَةُ بْنُ قَيْسٍ فَرَجَعَ إِلَى أُمِّهِ فَقَالَتْ وَيْحَكَ مَا حَمَلَكَ عَلَى الَّذِي صَنَعْتَ فَقَدْ كُنَّا أَهْلَ جَاهِلِيَّةٍ وَأَهْلَ أَعْمَالٍ قَبِيحَةٍ فَقَالَ لَهَا إِنْ كُنْتُ لَأُحِبُّ أَنْ أَعْلَمَ مَنْ أَبِي مَنْ كَانَ مِنْ النَّاسِ. (رواه أحمد: ١٠١٢٧)
Telah menceritakan kepada kami Yazid, dia berkata; telah mengabarkan kepada kami Muhammad dari Abu Salamah dari Abu Hurairah, dia berkata; Rasulullah ﷺ bersabda, "Sesungguhnya orang-orang sebelum kalian binasa karena banyaknya pertanyaan dan perselisihan mereka kepada para Nabinya, kalian tidak bertanya kepadaku kecuali telah aku kabarkan tentangnya." 'Abdullah bin Hudzafah kemudian bertanya, "Siapakah ayahku ya Rasulullah?" Beliau menjawab, "Ayahmu adalah Hudzafah bin Qais." Lalu iapun pulang menemui ibunya, ibunya lalu berkata, "Celaka kamu, apa yang menyebabkan engkau melakukan hal itu, kami dulu adalah orang-orang jahiliah dan orang-orang yang beramal buruk, " lalu ia berkata kepada ibunya, "Aku hanya ingin tahu bagaimana ayahku dipandangan manusia." (HR. Ahmad: 10127 - shahih, isnadnya hasan menurut Syu'aib al Arna'uth dari Abu Hurairah, ia shahabat nama aslinya 'Abdur Rahman bin Shakhar negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H)
حَدَّثَنَا الضَّحَّاكُ بْنُ مَخْلَدٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَجْلَانَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَرُونِي مَا تَرَكْتُكُمْ فَإِنَّمَا هَلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ بِسُؤَالِهِمْ وَاخْتِلَافِهِمْ عَلَى أَنْبِيَائِهِمْ. (رواه أحمد: ١٠٢٨٧)
Telah menceritakan kepada kami Adh Dhahak bin Makhlad, dia berkata; telah menceritakan kepada kami Muhammad bin 'Ajlan dari bapaknya dari Abu Hurairah, dia berkata; Rasulullah ﷺ bersabda, "Biarkanlah apa yang telah aku tinggalkan untuk kalian, karena sesungguhnya orang-orang sebelum kalian binasa karena pertanyaan dan perselisihan mereka kepada para Nabinya." (HR. Ahmad: 10287 - shahih, isnadnya jayyid menurut Syu'aib al Arna'uth dari Abu Hurairah, ia shahabat nama aslinya 'Abdur Rahman bin Shakhar negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H)
Pada redaksi lain, imam Ahmad meriwayatkan dengan tambahan kalimat "fada'uuhu aw dzaruuhu" (jauhi dan tinggalkanlah), beliau berkata:
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ زِيَادٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ذَرُونِي مَا تَرَكْتُكُمْ فَإِنَّمَا أُهْلِكَ أَهْلُ الْكِتَابِ قَبْلَكُمْ أَوْ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ بِكَثْرَةِ اخْتِلَافِهِمْ عَلَى أَنْبِيَائِهِمْ وَكَثْرَةِ سُؤَالِهِمْ فَانْظُرُوا مَا أَمَرْتُكُمْ بِهِ فَاتَّبِعُوهُ مَا اسْتَطَعْتُمْ وَمَا نَهَيْتُكُمْ عَنْهُ فَدَعُوهُ أَوْ ذَرُوهُ. (رواه أحمد: ٩٥٠٧)
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja'far telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Muhammad bin Ziyad dari Abu Hurairah berkata; Nabi ﷺ bersabda, "Biarkanlah apa yang aku tinggalkan untuk kalian, karena sesungguhnya orang-orang ahli kitab sebelum kalian dibinasakan, -atau beliau menyebutkan, "Orang-orang sebelum kalian- karena banyaknya pertanyaan dan perselisihan mereka kepada para Nabinya, maka lihatlah apa yang aku perintahkan kepada kalian, lalu laksanakanlah semampu kalian, dan apa yang aku larang maka jauhi dan tinggalkanlah." (HR. Ahmad: 9507 - isnadnya shahih menurut Syu'aib al Arna'uth dari Abu Hurairah, ia shahabat nama aslinya 'Abdur Rahman bin Shakhar negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H)
Dengan kalimat "fajtanibuuhu", imam Ahmad berkata,
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ زِيَادٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَرُونِي مَا تَرَكْتُكُمْ فَإِنَّمَا هَلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ بِسُؤَالِهِمْ وَاخْتِلَافِهِمْ عَلَى أَنْبِيَائِهِمْ فَإِذَا أَمَرْتُكُمْ بِأَمْرٍ فَاتَّبِعُوهُ مَا اسْتَطَعْتُمْ وَإِذَا نَهَيْتُكُمْ عَنْ أَمْرٍ فَاجْتَنِبُوهُ. (رواه أحمد: ٩٤٠٤)
Telah menceritakan kepada kami Waki' telah menceritakan kepada kami Hammad dari Muhammad bin Ziyad dari Abu Hurairah berkata; Rasulullah ﷺ bersabda, "Biarkanlah apa yang aku tinggalkan untuk kalian, sesungguhnya orang-orang sebelum kalian binasa karena pertanyaan dan perselisihan mereka kepada para Nabinya, jika aku perintahkan kepada kalian dengan suatu perkara maka laksanakanlah semampu kalian, dan apa yang aku larang maka jauhilah." (HR. Ahmad: 9404 - isnadnya shahih menurut Syu'aib al Arna'uth dari Abu Hurairah, ia shahabat nama aslinya 'Abdur Rahman bin Shakhar negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H)
Hadits-hadits di atas diriwayatkan oleh Abu Hurairah secara makna. Namun mempunyai maksud yang sama yaitu orang-orang terdahulu atau jahiliyah telah binasa karena banyak pertanyaan yang tak wajar kepada nabi dan rasul mereka, kemudian mereka berselisih tentang hasil pertanyaan dan pendapat mereka. Oleh karena itu laksanakanlah apa yang diperintah dengan maksimal dan hentikanlah apa-apa yang telah dilarang oleh Allah dan rasulnya. Dengan redaksi berbeda jauhilah tinggalkanlah.
Berbeda dengan orang-orang kafir ketika akan dimasukkan ke dalam neraka, maka mereka minta dikembalikan ke dunia agar mereka berbuat baik dan melaksanakan segala perintah Allah dan Rasul-Nya, namun hal teraebut tidaklah mungkin akan mereka lakukan walau pun diizinkan. Hal tersebut diinformasikan oleh Allah dalam al Qur'an. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
وَلَوْ تَرٰٓى اِذْ وُقِفُوْا عَلَى النَّارِ فَقَالُوْا يٰلَيْتَنَا نُرَدُّ وَلَا نُكَذِّبَ بِاٰيٰتِ رَبِّنَا وَنَكُوْنَ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ. (قرآن سورة الأنعام/٦: ٢٧)
Seandainya engkau (Nabi Muhammad) melihat ketika mereka dihadapkan ke neraka, mereka berkata, “Seandainya kami dikembalikan (ke dunia), tentu kami tidak akan mendustakan ayat-ayat Tuhan kami, dan kami menjadi orang-orang mukmin.” (QS. Al-An‘ām/6: 27)
بَلْ بَدَا لَهُمْ مَّا كَانُوْا يُخْفُوْنَ مِنْ قَبْلُ ۗوَلَوْ رُدُّوْا لَعَادُوْا لِمَا نُهُوْا عَنْهُ وَاِنَّهُمْ لَكٰذِبُوْنَ. (قرآن سورة الأنعام/٦: ٢٨)
Namun, (sebenarnya) kejahatan yang mereka selalu sembunyikan dahulu telah tampak bagi mereka. Seandainya dikembalikan (ke dunia), tentu mereka akan mengulang kembali apa yang telah dilarang mengerjakannya. Sungguh, merekalah para pendusta. (QS. Al-An‘ām/6: 28)
Wallahu a'lam bish shawaab.
Wassalaamu 'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon koreksi jika terdapat kekeliruan dalam postingan yang saya upload🙏🙏🙏