BANTAHAN 'AISYAH
TENTANG RASUL UMRAH DI BULAN RAJAB
Oleh: Samsurizal, MA
Jum'at, 7 Rajab 1442 H
Jum'at, 19 Februari 2021
Bismillaahir rahmaanir rahiem,
Assalaamu 'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Para shahabat termasuk para istri Rasulullah ﷺ adalah orang-orang hebat. Diantara mereka saling mengisi dan mencari kebenaran. Mereka berbantahan adalah untuk mencari kebenaran bukan untuk saling merendahkan. Sebagai contoh bantahan Ummul Mukminin 'Aisyah tentang riwayat mayit diazab karena ditangisi keluarganya. Beliau membantah dan menjelaskannya dengan tidak merendahkan para shahabat yang meriwayatkannya. Beliau justru mendoakan, "semoga Allah merahmati Abu 'Abdur Rahman". Hal tersebut juga terjadi pada hadits tentang umrah di bulan rajab.
Simak riwayat-riwayat berikut:
Imam Ibnu Majah berkata,
حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَيَّاشٍ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ حَبِيبٍ يَعْنِي ابْنَ أَبِي ثَابِتٍ عَنْ عُرْوَةَ قَالَ سُئِلَ ابْنُ عُمَرَ فِي أَيِّ شَهْرٍ اعْتَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فِي رَجَبٍ فَقَالَتْ عَائِشَةُ مَا اعْتَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي رَجَبٍ قَطُّ وَمَا اعْتَمَرَ إِلَّا وَهُوَ مَعَهُ تَعْنِي ابْنَ عُمَرَ. (رواه إبن ماجه: ٢٩٨٩)
Telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib; telah menceritakan kepada kami Yahya bin Adam dari Abu Bakar bin 'Ayyasy dari Al A'masy dari Habib yaitu Ibnu Abu Tsabit dari 'Urwah, ia berkata, "Ibnu Umar radhiallahu'anhu ditanya; 'Pada bulan apakah Rasulullah ﷺ melaksanakan Umrah? ' Ia menjawab; 'Pada bulan Rajab.' Maka Aisyah radhiallahu'anha berkata; 'Rasulullah tidak pernah sekalipun melakukan umrah pada bulan Rajab, dan tidak pernah melakukannya kecuali ia Ibnu Umar bersama beliau'." (HR. Ibnu Majah: 2989 - shahih dari 'Abdullah bin 'Umar bin al Khaththab bin Nufail, ia shahabat kuniyahnya Abu 'Abdur Rahman negeri hidup Madinah dan wafat tahun 73 H dan 'Aisyah binti Abi Bakar ash Shiddiq, ia shahabiyah [istri nabi] kuniyahnya Ummu 'Abdullah negeri hidup Madinah dan wafat tahun 58 H. Hadits ini hadits 'aziz pada tingkat shahabat)
Demikian juga hadits riwayat al Bukhari: 1653, Muslim: 2199 dan 2200, Ahmad: 5159, 6013 dan 23144 - dari 'Aisyah binti Abi Bakar ash Shiddiq, ia shahabiyah [istri nabi] kuniyahnya Ummu 'Abdullah negeri hidup Madinah dan wafat tahun 58 H. Lafazh semakna juga diriwayatkan oleh Imam at Tirmidzi: 858 - shahih dari 'Abdullah bin 'Umar bin al Khaththab bin Nufail, ia shahabat kuniyahnya Abu 'Abdur Rahman negeri hidup Madinah dan wafat tahun 73 H dan 'Aisyah binti Abi Bakar ash Shiddiq, ia shahabiyah [istri nabi] kuniyahnya Ummu 'Abdullah negeri hidup Madinah dan wafat tahun 58 H. Hadits ini hadits 'aziz pada tingkat shahabat)
Pada riwayat Ahmad: 6013, terdapat tambahan lafazh,
حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ أَخْبَرَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ مُجَاهِدٍ قَالَ سَأَلَ عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ ابْنَ عُمَرَ فِي أَيِّ شَهْرٍ اعْتَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فِي رَجَبٍ فَسَمِعَتْنَا عَائِشَةُ فَسَأَلَهَا ابْنُ الزُّبَيْرِ وَأَخْبَرَهَا بِقَوْلِ ابْنِ عُمَرَ فَقَالَتْ يَرْحَمُ اللَّهُ أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ مَا اعْتَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عُمْرَةً إِلَّا قَدْ شَهِدَهَا وَمَا اعْتَمَرَ عُمْرَةً قَطُّ إِلَّا فِي ذِي الْحِجَّةِ. (رواه أحمد: ٦٠١٣)
Telah menceritakan kepada kami Ibnu Numair telah mengabarkan kepada kami Al A'masy dari Mujahid dia berkata, Urwah bin Zubair bertanya kepada Ibnu Umar, "Di bulan apakah Rasulullah ﷺ melakukan Umrah?" Dia menjawab, "Yaitu bulan Rajab." Maka Aisyah pun mendengar percakapan kami lalu Ibnu Zubair bertanya kepadanya dan juga mengabarkannya mengenai ungkapan Ibnu Umar. Aisyah berkata, "Semoga Allah merahmati Abu Abdurrahman. Tidaklah Rasulullah ﷺ melakukan umrah kecuali ia menyaksikannya dan beliau tidak pernah melakukan umrah sekalipun kecuali pada bulan Zulhijah." (HR. Ahmad: 6013 - isnadnya shahih menurut Syu'aib al Arna'uth dari 'Abdullah bin 'Umar bin al Khaththab bin Nufail, ia shahabat kuniyahnya Abu 'Abdur Rahman negeri hidup Madinah dan wafat tahun 73 H dan 'Aisyah binti Abi Bakar ash Shiddiq, ia shahabiyah [istri nabi] kuniyahnya Ummu 'Abdullah negeri hidup Madinah dan wafat tahun 58 H. Hadits ini hadits 'aziz pada tingkat shahabat)
Imam at Tirmidzi meriwayatkan melalui jalur 'Abdullah bin 'Umar,
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اعْتَمَرَ أَرْبَعًا إِحْدَاهُنَّ فِي رَجَبٍ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ. (رواه الترمذي: ٨٥٩)
Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Mani', telah menceritakan kepada kami Al Hasan bin Musa telah menceritakan kepada kami Syaiban dari Manshur dari Mujahid dari Ibnu Umar bahwa Nabi ﷺ pernah melaksanakan umrah sebanyak empat kali. Salah satunya pada bulan Rajab. Abu 'Isa berkata, "Ini merupakan hadits hasan shahih gharib." (HR. At Tirmidzi: 859 - shahih dari 'Abdullah bin 'Umar bin al Khaththab bin Nufail, ia shahabat kuniyahnya Abu 'Abdur Rahman negeri hidup Madinah dan wafat tahun 73 H)
Adapun riwayat imam at Tirmidzi: 859 terbantah dengan penjelasan imam al Bukhari,
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ مُجَاهِدٍ قَالَ دَخَلْتُ أَنَا وَعُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ الْمَسْجِدَ فَإِذَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا جَالِسٌ إِلَى حُجْرَةِ عَائِشَةَ وَإِذَا نَاسٌ يُصَلُّونَ فِي الْمَسْجِدِ صَلَاةَ الضُّحَى قَالَ فَسَأَلْنَاهُ عَنْ صَلَاتِهِمْ فَقَالَ بِدْعَةٌ ثُمَّ قَالَ لَهُ كَمْ اعْتَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَرْبَعًا إِحْدَاهُنَّ فِي رَجَبٍ فَكَرِهْنَا أَنْ نَرُدَّ عَلَيْهِ قَالَ وَسَمِعْنَا اسْتِنَانَ عَائِشَةَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ فِي الْحُجْرَةِ فَقَالَ عُرْوَةُ يَا أُمَّاهُ يَا أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ أَلَا تَسْمَعِينَ مَا يَقُولُ أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَتْ مَا يَقُولُ قَالَ يَقُولُ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اعْتَمَرَ أَرْبَعَ عُمَرَاتٍ إِحْدَاهُنَّ فِي رَجَبٍ قَالَتْ يَرْحَمُ اللَّهُ أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ مَا اعْتَمَرَ عُمْرَةً إِلَّا وَهُوَ شَاهِدُهُ وَمَا اعْتَمَرَ فِي رَجَبٍ قَطُّ. (رواه البخاري: ١٦٥٢)
Telah menceritakan kepada kami Qutaibah telah menceritakan kepada kami Jarir dari Manshur dari Mujahid berkata; Ketika aku dan 'Urwah bin Az Zubair masuk kedalam masjid di sana ada 'Abdullah bin 'Umar radhiallahu'anhu sedang duduk di bilik rumah 'Aisyah radhiallahu'anha, sedang orang-orang melaksanakan shalat Duha dalam masjid". Dia (Mujahid) berkata, "Maka kami bertanya kepadanya tentang shalat yang mereka kerjakan, maka dia berkata, "Itu adalah bid'ah". Kemudian dia berkata lagi kepadanya, "Berapa kali Rasulullah ﷺ pernah melaksanakan umrah?" Dia menjawab, "Empat kali, satu diantaranya pada bulan Rajab". Maka kami pun enggan untuk membantahnya. Mujahid melanjutkan: Kemudian kami mendengar suara 'Aisyah radhiallahu'anha Ummul Mu'minin sedang menggosok gigi dari balik rumahnya, maka 'Urwah bertanya, "Wahai ibunda, wahai Ummul Mu'minin, apakah engkau tidak mendengar apa yang dikatakan oleh Abu 'Abdurrahman? 'Aisyah radhiallahu'anha berkata, "Apa yang telah dikatakannya? 'Urwah menjawab; Dia berkata, bahwa Rasulullah ﷺ melaksanakan umrah sebanyak empat kali satu diantaranya pada bulan Rajab". 'Aisyah radhiallahu'anha berkata, "Semoga Allah merahmati Abu 'Abdurrahman, tidaklah beliau melaksanakan umrah sekalipun melainkan aku selalu mengikutinya dan beliau tidak pernah melaksanakan umrah pada bulan Rajab sekalipun". (HR. Al Bukhari: 1652 - shahih dari 'Abdullah bin 'Umar bin al Khaththab bin Nufail, ia shahabat kuniyahnya Abu 'Abdur Rahman negeri hidup Madinah dan wafat tahun 73 H dan 'Aisyah binti Abi Bakar ash Shiddiq, ia shahabiyah [istri nabi] kuniyahnya Ummu 'Abdullah negeri hidup Madinah dan wafat tahun 58 H. Hadits ini hadits 'aziz pada tingkat shahabat)
Bulan Rajab termasuk bulan haram,
حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ ابْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا فَرَعَ وَلَا عَتِيرَةَ وَالْفَرَعُ أَوَّلُ النِّتَاجِ كَانَ يُنْتَجُ لَهُمْ فَيَذْبَحُونَهُ قَالَ وَفِي الْبَاب عَنْ نُبَيْشَةَ وَمِخْنَفِ بْنِ سُلَيْمٍ وَأَبِي الْعُشَرَاءِ عَنْ أَبِيهِ.
قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَالْعَتِيرَةُ ذَبِيحَةٌ كَانُوا يَذْبَحُونَهَا فِي رَجَبٍ يُعَظِّمُونَ شَهْرَ رَجَبٍ لِأَنَّهُ أَوَّلُ شَهْرٍ مِنْ أَشْهُرِ الْحُرُمِ وَأَشْهُرِ الْحُرُمِ رَجَبٌ وَذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ وَأَشْهُرُ الْحَجِّ شَوَّالٌ وَذُو الْقَعْدَةِ وَعَشْرٌ مِنْ ذِي الْحِجَّةِ كَذَلِكَ رُوِيَ عَنْ بَعْضِ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَغَيْرِهِمْ فِي أَشْهُرِ الْحَجِّ. (رواه الترمذي: ١٤٣٢)
Telah menceritakan kepada kami Mahmud bin Ghailan berkata, telah menceritakan kepada kami Abdurrazaq berkata, telah mengabarkan kepada kami Ma'mar dari Az Zuhri dari Ibnul Musayyab dari Abu Hurairah ia berkata, "Rasulullah ﷺ bersabda, "Tidak ada Fara' atau Atirah. Fara' adalah anak unta yang pertama kali dilahirkan, lalu mereka menyembelihnya." Ia berkata, "Dalam bab ini ada hadits serupa dari Nubaisyah, Mikhnaf bin Sulaim dan Abul 'Usyara, dari bapaknya."
Abu Isa berkata, "Hadits ini derajatnya hasan shahih. sementara yang dimaksud dengan Atirah adalah sembelihan yang mereka sembelih pada bulan Rajab untuk memuliakan bulan tersebut. Sebab Rajab adalah bulan pertama dari bulan-bulan haram. Adapun bulan-bulan haram itu sendiri adalah Rajab, Zulkaidah, Zulhijah dan Muharam. Sedangkan bulan-bulan haji adalah Syawal, Zulkaidah, dan sepuluh hari pada bulan Zulhijah. Demikianlah yang pernah diriwayatkan dari sebagian sahabat Nabi ﷺ dan selain mereka tentang bulan-bulan haji." (HR. At Tirmidzi: 1432 - shahih dari Abu Hurairah, ia shahabat nama aslinya 'Abdur Rahman bin Shakhar negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H)
Hadits tentang sembelihan dibulan Rajab juga diriwayatkan oleh imam al Bukhari: 5051 dan 5051, Muslim: 3652, an Nasa'i: 4150, Abu Daud: 2448, Ahmad: 7424 - shahih dari Abu Hurairah, ia shahabat nama aslinya 'Abdur Rahman bin Shakhar negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H)
Abu Daud: 2449 - shahih dari Sa'id bin al Musayyab bin Hazan bin Abi Wahab bin 'Amru, ia shahabat kuniyahnya Abu Muhammad negeri hidup Madinah dan wafat tahun 93 H.
Wallaahu a'lam bish shawaab.
Wassalaamu 'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon koreksi jika terdapat kekeliruan dalam postingan yang saya upload🙏🙏🙏