KEUTAMAAN SURATUL KAHFI
Oleh: Samsurizal, MA
Bismillaahir rahmaanir rahiem,
Assalaamu 'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Al Qur'an adalah firman Allah yang bersifat qad'iy wurud. Semua kandungannya memiliki keutamaan dan merupakan mukjizad. Sehingga, masing-masing surat dan ayat-nya itu mendatangkan manfaat dan obat (penyembuh penyakit pisik dan non pisik. Sugesti yang dipancarkan darinya mendatangkan pengaruh positif terhadap kehidupan jasmani dan rohani.
Selanjutnya, setiap kalimat, huruf-hurufnya merupakan cahaya hidup. Salah satu contoh surat al Kahfi berikut, sebagaimana dijelaskan dalam banyak riwayat. Setelah ini akan penulis paparkan.
Sekian banyak riwayat, tentu tidak seluruhnya yang dapat diperpegangi karena riwayat atau hadits-hadits tersebut zhanniy wurud, bisa benar dan bisa keliru. Pada gilirannya perlu diketahui kekeliruannya. Oleh karena itu, penulis berusaha memaparkan kebenaran dan kekeliruan dimaksud. Tentunya berdasarkan pendapat dan penelitian para ulama terdahulu dan ahli dibidangnya.
Mari simak paparannya berikut ini:
حَدَّثَنَا أَبُو النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ حَدَّثَنَا أَبُو هَاشِمٍ عَنْ أَبِي مِجْلَزٍ عَنْ قَيْسِ بْنِ عُبَادٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنْ النُّورِ فِيمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَيْتِ الْعَتِيقِ. (رواه الدارمي: ٣٢٧٣)
Telah menceritakan kepada kami Abu An Nu'man telah menceritakan kepada kami Husyaim telah menceritakan kepada kami Abu Hasyim dari Abu Mijlaz dari Qais bin Ubad dari Abu Sa'id Al Khudri ia berkata; Barangsiapa yang membaca surah Al-Kahfi pada malam Jumat maka ia akan diterangi oleh cahaya yang terangnya mencapai jarak antara dirinya dan Baitul 'Atiq. (HR. Ad Darimi: 3273 - isnadnya shahih sampai Abu Sa'id menurut Husain Salim Asad ad Darani dari Sa'ad bin Malik bin Sinan bin 'Ubaid, ia shahabat kuniyahnya Abu Sa'id negeri hidup Madinah dn wafat tahun 74 H)
Lafazh lain, "Barangsiapa membaca sepuluh ayat terakhir dari surah Al-Kahfi, maka ia terlindung dari fitnah Dajjal.". Sebagaimana hadits riwayat Ahmad: 26244:
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ وَحَجَّاجٌ قَالَ ثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ حَجَّاجٌ فِي حَدِيثِهِ سَمِعْتُ سَالِمَ بْنَ أَبِي الْجَعْدِ يُحَدِّثُ عَنْ مَعْدَانَ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ مَنْ قَرَأَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ آخِرِ الْكَهْفِ عُصِمَ مِنْ فِتْنَةِ الدَّجَّالِ قَالَ حَجَّاجٌ مَنْ قَرَأَ الْعَشْرَ الْأَوَاخِرَ مِنْ سُورَةِ الْكَهْفِ. (رواه أحمد: ٢٦٢٤٤)
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja'far dan Hajjaj berkata, telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Qatadah, Hajjaj menyebutkan dalam haditsnya; aku mendengar Salim bin Abu Al Ja'd menceritakan dari Ma'dan dari Abu Darda' dari Nabi ﷺ, bahwa beliau bersabda, "Barangsiapa membaca sepuluh ayat terakhir dari surah Al-Kahfi, maka ia terlindung dari fitnah Dajjal." Hajjaj menyebutkan, "Barangsiapa membaca sepuluh terakhir dari surah Al-Kahfi." (HR. Ahmad: 26244 - isnadnya shahih menurut Syu'aib al Arna'uth dari Uwaimir bin Malik bin Qais bin Umayyah bin 'Amir, ia shahabat kuniyahnya Abu ad Darda' negeri hidup Syam dan wafat tahun 32 H)
Riwayat yang isnadnya dha'if dalam masalah ini menurut Husain Salim Asad ad Darani yaitu:
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ عَنْ الْأَوْزَاعِيِّ عَنْ عَبْدَةَ عَنْ زِرِّ بْنِ حُبَيْشٍ قَالَ مَنْ قَرَأَ آخِرَ سُورَةِ الْكَهْفِ لِسَاعَةٍ يُرِيدُ يَقُومُ مِنْ اللَّيْلِ قَامَهَا قَالَ عَبْدَةُ فَجَرَّبْنَاهُ فَوَجَدْنَاهُ كَذَلِكَ. (رواه الدارمي: ٣٢٧٢)
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Katsir dari Al Auza'i dari Abdah dari Zirr bin Hubaisy ia berkata; Barangsiapa yang membaca akhir surah Al-Kahfi karena ingin bangun pada malam hari, maka ia terbangun. Abdah berkata; Maka kami membuktikannya, ternyata kami mendapatkan seperti itu. (HR. Ad Darimi: 3272 - isnadnya dha'if menurut Husain Salim Asad ad Darani dari Zurra bin Hubaisy, ia tabi'in kalangan tua kuniyahnya Abu Maryam negeri hidup Kufah dan wafat tahun 81 H. Al 'Ajli dan Yahya bin Ma'in menilainya tsiqah, sedangkan Ibnu Hajar menilainya tsiqah jalil)
Catatan: dalam sanad hadits riwayat ad Darimi: 3272 terdapat periwayat bernama Mihammad bin Katsir bin Abi 'Atha', ia tabi'in kalangan biasa kuniyahnya Abu Yusuf negeri hiduo Mashishah dan wafat tahun 216 H. Penilaian ulama: an Nasa'i dan Hakim menilainya laisa bi qawi. Yahya bin Ma'in, adz Dzahabi dan Ibnu Hajar menilainya shaduq. Sementara Ahmad bin Hanbal menilainya dha'if jiddan dan al Bukhari menilainya layyin jiddan. Selebihnya adalah periwayat maqbul.
Lebih rinci (semakin nampak cacatnya) :
حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا زَبَّانُ عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ مَنْ قَرَأَ أَوَّلَ سُورَةِ الْكَهْفِ وَآخِرَهَا كَانَتْ لَهُ نُورًا مِنْ قَدَمِهِ إِلَى رَأْسِهِ وَمَنْ قَرَأَهَا كُلَّهَا كَانَتْ لَهُ نُورًا مَا بَيْنَ السَّمَاءِ إِلَى الْأَرْضِ. (رواه أحمد: ١٥٠٧٣)
Telah menceritakan kepada kami Hasan telah menceritakan kepada kami Ibnu Lahi'ah telah menceritakan kepada kami Zabban dari Sahl bin Mu'adz dari Bapaknya dari Rasulullah ﷺ beliau bersabda, "Barangsiapa membaca awal surah Al-Kahfi dan akhirnya, dia mendapatkan cahaya dari kaki sampai kepalanya. Barangsiapa membaca semuanya, dia mendapatkan cahaya antara langit dan bumi". (HR. Ahmad: 15073 - isnadnya dha'if menurut Syu'aib bin al Arna'uth dari Mu'adz bin Anas, ia shahabat dan negeri hidup Maru)
Perlu dijelaskan adalah dengan hadits berikut:
حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ عُمَرَ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ مَعْدَانَ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ حَدِيثِ أَبِي الدَّرْدَاءِ يَرْوِيهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُورَةِ الْكَهْفِ عُصِمَ مِنْ فِتْنَةِ الدَّجَّالِ قَالَ أَبُو دَاوُد وَكَذَا قَالَ هِشَامٌ الدَّسْتُوَائِيُّ عَنْ قَتَادَةَ إِلَّا أَنَّهُ قَالَ مَنْ حَفِظَ مِنْ خَوَاتِيمِ سُورَةِ الْكَهْفِ و قَالَ شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ مِنْ آخِرِ الْكَهْفِ. (رواه أبوراود: ٣٧٦٥)
Telah menceritakan kepada kami Hafsh bin Umar berkata, telah menceritakan kepada kami Hammam berkata, telah menceritakan kepada kami Qatadah dari Salim bin Abu Al Ja'd dari Ma'dan bin Abu Thalhah dari hadits Abu Darda yang ia riwayatkan dari Nabi ﷺ, beliau bersabda, "Barangsiapa menghafal sepuluh ayat awal dari surah Al-Kahfi, maka ia akan dijaga dari fitnah Dajjal." Abu Daud berkata, "Seperti ini pula yang dikatakan oleh Hisyam Ad Dustuwa`i dari Qatadah, hanya saja (dalam hadits itu) Rasulullah bersabda, "Barangsiapa menghafal akhir-akhir dari surah Al-Kahfi, " Syu'bah menyebutkan dari Qatadah, "Akhir dari surah Al-Kahfi." (HR. Abu Daud: 3765 - shahih dari Uwaimir bin Malik bin Qais bin Umayyah bin 'Amir, ia shahabat kuniyahnya Abu ad Darda' negeri hidup Syam dan wafat tahun 32 H)
Demikian juga hadits riwayat Muslim: 1342 dan Ahmad: 20720 - shahih dari Uwaimir bin Malik bin Qais bin Umayyah bin 'Amir, ia shahabat kuniyahnya Abu ad Darda' negeri hidup Syam dan wafat tahun 32 H. Sementara hadits riwayat at Tirmidzi: 2811,
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ مَعْدَانَ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَرَأَ ثَلَاثَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ الْكَهْفِ عُصِمَ مِنْ فِتْنَةِ الدَّجَّالِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ قَتَادَةَ بِهَذَا الْإِسْنَادِ نَحْوَهُ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ. (رواه الترمذي: ٢٨١١)
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basyar telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja'far telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Qatadah dari Salim bin Abu Al Ja'd dari Ma'dan bin Abu Thalhah dari Abu Ad Darda` dari Nabi ﷺ, beliau bersabda, "Barangsiapa membaca tiga ayat permulaan surah Al-Kahfi, maka ia akan terjaga dari fitnah Dajjal." Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basyar telah menceritakan kepada kami Mu'adz bin Hisyam telah menceritakan kepadaku Ayahku dari Qatadah dengan sanad dan maksud yang sama. Abu Isa berkata; Hadits ini hasan shahih. (HR. At Tirmidzi: 2811 - shahih dari Uwaimir bin Malik bin Qais bin Umayyah bin 'Amir, ia shahabat kuniyahnya Abu ad Darda' negeri hidup Syam dan wafat tahun 32 H)
Catatan: menurut Muhammad Nashiruddin al Albani hadits riwayat at Tirmidz: 2811 adalah hasan. Shahih dengan lafazh: Barangsiapa menghafal sepuluh ayat... dst' sementara dengan lafazh 'kitab' adalah syadz.
Wallaahu a'lam bish shawaab.
Wassalaamu 'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon koreksi jika terdapat kekeliruan dalam postingan yang saya upload🙏🙏🙏