TIGA PERBUATAN YANG DIBALASI DENGAN AMPUNAN DOSA DI AKHIRAT
(kandungan hadits yang saling melengkapi)
1. Memaafkan kesalahan orang lain
Imam Ahmad berkata,
حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ مَعِينٍ حَدَّثَنَا حَفْصٌ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَقَالَ عَثْرَةً أَقَالَهُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ. (رواه أحمد: ٧١٢٢)
Telah menceritakan kepada kami Abdullah telah menceritakan kepada kami Yahya bin Ma'in berkata; telah menceritakan kepada kami Hafsh dari Al A'masy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah, dia berkata; Rasulullah ﷺ bersabda, "Barangsiapa memaafkan kesalahan orang lain maka Allah akan memaafkan kesalahannya pada hari kiamat." (HR. Ahmad: 7122 - isnadnya shahih menurut Syu'aib al Arna'uth dari Abu Hurairah, ia shahabat nama aslinya 'Abdur Rahman bin Shakhar negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H)
2. Menerima pembatalan jual beli
Imam Abu Daud berkata,
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ مَعِينٍ حَدَّثَنَا حَفْصٌ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَقَالَ مُسْلِمًا أَقَالَهُ اللَّهُ عَثْرَتَهُ. (رواه أبوداود: ٣٠٠١)
Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Ma'in telah menceritakan kepada kami Hafsh dari Al A'masy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah ia berkata, "Rasulullah ﷺ bersabda, "Barangsiapa memberikan persetujuan kepada seorang muslim untuk membatalkan jual belinya, maka Allah akan mengapuni kesalahannya." (HR. Abu Daud: 3001 - shahih dari Abu Hurairah, ia shahabat nama aslinya 'Abdur Rahman bin Shakhar negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H)
Madsudnya diriwayatkan oleh imam Ibnu Majah: 2190, beliau berkata:
حَدَّثَنَا زِيَادُ بْنُ يَحْيَى أَبُو الْخَطَّابِ حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ سُعَيْرٍ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَقَالَ مُسْلِمًا أَقَالَهُ اللَّهُ عَثْرَتَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ. (رواه إبن ماجه: ٢١٩٠)
Telah menceritakan kepada kami Ziyad bin Yahya Abu Al Khaththab berkata, telah menceritakan kepada kami Malik bin Su'air berkata, telah menceritakan kepada kami Al A'masy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah ia berkata, "Rasulullah ﷺ bersabda, "Barangsiapa menerima pembatalan seorang muslim dalam jual beli, maka pada hari kiamat Allah akan mengampuni dosa-dosanya." (HR. Ibnu Majah: 2190 - shahih dari Abu Hurairah, ia shahabat nama aslinya 'Abdur Rahman bin Shakhar negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H)
3. Menutupi aib saudara sama-sama muslim
Imam Ahmad berkata,
حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ حَدَّثَنَا سُهَيْلٌ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ سَتَرَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ سَتَرَ اللَّهُ عَلَيْهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ. (رواه أحمد: ١٠٣٤٣)
Telah menceritakan kepada kami Abdush Shamad, dia berkata; telah menceritakan kepada kami Hammad, dia berkata; telah menceritakan kepada kami Suhail dari bapaknya dari Abu Hurairah, dia berkata; Rasulullah ﷺ bersabda, "Barangsiapa menutupi aib saudaranya sesama muslim maka Allah akan menutupi aibnya pada hari kiamat." (HR. Ahmad: 10343 - isnadnya shahih menurut Syu'aib al Arna'uth dari Abu Hurairah, ia shahabat nama aslinya 'Abdur Rahman bin Shakhar negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H)
Pengukuhan hadits terhadap kebenaran sabda Rasulullah, sebagaimana diriwayat oleh imam Ahmad,
حَدَّثَنَا مُؤَمَّلُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ عُمَيْرٍ عَنْ مُنِيبٍ عَنْ عَمِّهِ قَالَ بَلَغَ رَجُلًا عَنْ رَجُلٍ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ يُحَدِّثُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ مَنْ سَتَرَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ فِي الدُّنْيَا سَتَرَهُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَرَحَلَ إِلَيْهِ وَهُوَ بِمِصْرَ فَسَأَلَهُ عَنْ الْحَدِيثِ قَالَ نَعَمْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ سَتَرَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ فِي الدُّنْيَا سَتَرَهُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ قَالَ وَأَنَا قَدْ سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. (رواه أحمد: ١٦٠٠١)
Telah menceritakan kepada kami Mua`ammal bin Isma'il, Abu Abdurrahman berkata; telah menceritakan kepada kami Hammad berkata; telah menceritakan kepada kami Abdul Malik bin 'Umair dari Munib dari pamannya berkata; telah sampai berita kepada seorang laki-laki dari salah seorang sahabat Nabi ﷺ sesungguhnya dia menceritakan dari Nabi ﷺ, beliau bersabda, "Barangsiapa yang menutupi aib saudaranya yang muslim di dunia, Allah akan menutupinya pada hari kiamat", lalu dia berjalan di Mesir lalu dan bertanya tentang hadits, (sahabat radhiallahu'anhu itu menjawab) berkata; ya, saya telah mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, "Barangsiapa yang menutupi aib saudaranya muslim di dunia niscaya Allah menutupi aibnya pada hari kiamat." Dia berkata dan saya mendengarnya dari Rasulullah ﷺ. (HR. Ahmad: 16001 - sahih lighairihi, isnadnya dha'if menurut Syu'aib al Arna'uth dari shahabat tidak diketahui namanya)
Demikian juga hadits riwayat Ahmad: 22101 - sahih lighairihi, isnadnya dha'if menurut Syu'aib al Arna'uth dari shahabat tidak diketahui namanya. Hadits semakna dengan matan sempurna, diriwayatkan oleh imam Ahmad,
حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا هِشَامُ بْنُ حَسَّانَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ وَاسِعٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ سَتَرَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ فِي الدُّنْيَا سَتَرَهُ اللَّهُ فِي الْآخِرَةِ وَمَنْ نَفَّسَ عَنْ أَخِيهِ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً يَوْمَ الْقِيَامَةَ وَاللَّهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ. (رواه أحمد: ٧٦٠١)
Telah menceritakan kepada kami Yazid telah mengabarkan kepada kami Hisyam bin Hassaan dari Muhammad bin Wasi' dari Abu Hurairah, dia berkata; Rasulullah ﷺ bersabda, "Barangsiapa menutupi aib saudaranya sesama muslim di dunia, maka Allah akan menutupi aibnya kelak pada hari kiamat. Dan barangsiapa melapangkan kesulitan saudaranya di dunia maka Allah akan melapangkan kesulitannya kelak pada hari kiamat, dan Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama ia mau menolong sesamanya." (HR. Ahmad: 7601 - shahih menurut Syu'aib al Arna'uth dari Abu Hurairah, ia shahabat nama aslinya 'Abdur Rahman bin Shakhar negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H)
Lafazh lain,
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللَّهُ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ. (رواه إبن ماجه: ٢٥٣٤)
Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibah, telah menceritakan kepada kami Abu Mu'awiyah dari Al 'A'masy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah berkata; Rasulullah ﷺ bersabda, "Barang Siapa menutupi aib seorang muslim, maka Allah akan menutupi aib orang tersebut di dunia dan akhirat." (HR. Ibnu Majah: 2534 - shahih dari Abu Hurairah, ia shahabat nama aslinya 'Abdur Rahman bin Shakhar negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H)
Berikut juga redaksi berbeda, diriwayatkan oleh imam Ahmad:
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَكْرٍ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ عَنِ ابْنِ الْمُنْكَدِرِ عَنْ أَبِي أَيُّوبَ عَنْ مَسْلَمَةَ بْنِ مُخَلَّدٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا فِي الدُّنْيَا سَتَرَهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَمَنْ نَجَّى مَكْرُوبًا فَكَّ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَمَنْ كَانَ فِي حَاجَةِ أَخِيهِ كَانَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فِي حَاجَتِهِ. (رواه أحمد: ١٦٣٤٦)
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Bakar telah Mengabarkan kepada kami Ibnu Juraij dari Ibnu Munkadir dari Abu Ayyub dari Maslamah bin Mukhallid sesungguhnya Nabi ﷺ berkata, "Barangsiapa yang menutupi aib seorang muslim di dunia niscaya Allah 'Azza wa Jalla akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat. Barangsiapa yang menyelamatkan orang yang sedang susah dan sangat payah niscaya Allah melepaskan darinya satu kesusahan dari kesusahan hari kiamat. Barangsiapa yang membantu memenuhi kebutuhan saudaranya maka Allah 'Azza wa Jalla akan memenuhi kebutuhannya." (HR. Ahmad: 16346 - shahih, isnadnya dha'if menurut Syu'aib al Arna'uth dari Abu Hurairah, ia shahabat nama aslinya 'Abdur Rahman bin Shakhar negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon koreksi jika terdapat kekeliruan dalam postingan yang saya upload🙏🙏🙏