“Contextualizing the Qur’an and Hadith in Human Life” explores how sacred texts can be meaningfully understood and applied in today’s world. It invites readers to see the Qur’an and Hadith not as distant traditions, but as living sources of guidance for personal growth, social harmony, and spiritual depth.

Cari Blog Ini

Mengenai Saya

Foto saya
Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Indonesia
Samsurizal is a lecturer and writer specializing in socio-cultural, religious, and spiritual studies. Since 2007, he has been serving as a faculty member at the Islamic College of Balaiselasa YPPTI Pesisir Selatan, Indonesia. Alongside his academic role, he is an active researcher and prolific author, with numerous books and scholarly articles published in reputable journals. His works often explore the intersections of tradition, culture, and religion, highlighting both historical and contemporary perspectives. Through his academic contributions, he seeks to advance critical discourse on Islamic studies, spirituality, and broader socio-cultural issues. Samsurizal is also engaged in intellectual and educational activities that promote cross-cultural understanding and the dissemination of knowledge. His research and writings are intended not only for academic audiences but also for the wider public, aiming to build bridges between scholarly inquiry and societal needs.

Post Page Advertisement [Top]

SOAL MATA KULIAH TAFSIR II DAN HADITS II

 

SOAL TAFSIR II

 

Catatan:
a. Tulis soal sebelum saudara menjawabnya.

b. Lima soal berikut dikerjakan dalam waktu 120 menit.

 

1. Tulis Qur’an Surat al-Fathihah dengan lengap dan benar dan terjemahkan!
Terjemahkan dan jelaskan makna kata “al-Khalq” pada Qur’an surat al-Rum berikut:

 

فَأَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّينِ حَنِيفًا فِطْرَةَ اللَّهِ الَّتِي فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَا لَا تَبْدِيلَ لِخَلْقِ اللَّهِ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ(30). (سورة الروم/30: 30)

 

2. Terjemahkan Ayat al-Qur’an surat al-Mukminun/23: 12-16 berikut:

 

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ مِنْ سُلَالَةٍ مِنْ طِينٍ(12) ثُمَّ جَعَلْنَاهُ نُطْفَةً فِي قَرَارٍ مَكِينٍ(13) ثُمَّ خَلَقْنَا النُّطْفَةَ عَلَقَةً فَخَلَقْنَا الْعَلَقَةَ مُضْغَةً فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَ عِظَامًا فَكَسَوْنَا الْعِظَامَ لَحْمًا ثُمَّ أَنْشَأْنَاهُ خَلْقًا ءَاخَرَ فَتَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ(14) ثُمَّ إِنَّكُمْ بَعْدَ ذَلِكَ لَمَيِّتُونَ(15) ثُمَّ إِنَّكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ تُبْعَثُونَ(16). (سورة المؤمنون/23: 12-16)

 

3. Jelaskan makna kata “sulalah” dan “kararim maqin” dan hubungan dua kata tersebut! Dan terjemahkan ayat berikut dengan baik dan benar:

 

وَابْتَغِ فِيمَا ءَاتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَأَحْسِنْ كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الْأَرْضِ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ(77). (سورة التوبة/9: 77)

 

4. Apa makna kata “nashib” pada ayat di atas? Dan Apa yang dimaksud dengan risalah yang diungapkan dalam ayat berikut:

 

كَمَا أَرْسَلْنَا فِيكُمْ رَسُولًا مِنْكُمْ يَتْلُو عَلَيْكُمْ ءَايَاتِنَا وَيُزَكِّيكُمْ وَيُعَلِّمُكُمُ الْكِتَابَوَيُعَلِّمُكُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَيُعَلِّمُكُمْ مَا لَمْ تَكُونُوا تَعْلَمُونَ(151). (سورة الأبقرة/2: 151)

 

5. Tulis secara ringkas bahasan makalah saudara masing-masing!

 

 

Balaiselasa, 9 Juni 2020

 

Dosen pengampu,

 

 

Samsurizal, S.IQ, S.ThI, MA


 

SOAL HADITS II

 

Catatan:
a. Tulis soal sebelum saudara menjawabnya.

b. Delapan soal berikut dikerjakan dalam waktu 120 menit.

 

1. Sebutkan bentuk-bentuk syafaat dan apa hikmah diberikannya syafaat?

 

2. Jelaskan makna jihad bagi kesempurnaan ibadah dan usaha bagi setiap muslim?

 

3. Bagaimanakah cara berbakti kepada kedua orang tua dan sebutkan hikmahnya?

 

4. Sebutkan urgensi ilmu bagi setiap muslim berdasarkan penggalan hadits dari Abu Dardak berikut:

 

" ... مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَطْلُبُ فِيهِ عِلْمًا سَلَكَ اللَّهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ ..." (رواه أبوداود وأحمد)

 

5. Sebutkan dan jelaskan dua hasad yang dibolehkan dan apa hikmahnya berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh imam al Bukhari dalam shahihnya dari 'Abdullah bin Mas'ud berikut:

 

" ... لَا حَسَدَ إِلَّا فِي اثْنَتَيْنِ رَجُلٍ آتَاهُ اللَّهُ مَالًا فَسَلَّطَهُ عَلَى هَلَكَتِهِ فِي الْحَقِّ وَرَجُلٍ آتَاهُ اللَّهُ حِكْمَةً فَهُوَ يَقْضِي بِهَا وَيُعَلِّمُهَا ...". (رواه البخاري: ١٣٢٠)

 

6. Tulis dan uraikan hadits tentang tanda-tanda orang munafik dan perbedaan dengan munafik sempurna?

 

7. Terjemahkan hadits tentang anjuran nikah dan uraikan maksudnya berdasarkan hadits yang diriwayatkan imam al Bukhari, Muslim, an Nasa'i dan Ahmad dari 'Abdullah bin Mas'ud bin Ghafil bin Habib:

 

" ... يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنْ اسْتَطَاعَ مِنْكُمْ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ." (رواه البخاري، مسلم، النسائي و أحمد)

 

8. Jelaskan urgensi wali nikah bagi perempuan yang masih perawan dan hikmahnya?

 

(*soal nomor 8 bonus 20 % dari soal 1 s.d 7)

 

 

Balaiselasa, 11 Juni 2020

 

Dosen pengampu,

 

 

 

Samsurizal, S.IQ, S.ThI, MA

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon koreksi jika terdapat kekeliruan dalam postingan yang saya upload🙏🙏🙏

Bottom Ad [Post Page]