PENTINGNYA SYAHADAT
DALAM SETIAP KHUTHBAH
حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ زِيَادٍ قَالَ أَخْبَرَنَا عَاصِمُ بْنُ كُلَيْبٍ حَدَّثَنِي أَبِي قَالَ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُلُّ خُطْبَةٍ لَيْسَ فِيهَا شَهَادَةٌ كَالْيَدِ الْجَذْمَاءِ. (رواه أحمد: ٨١٦٢)
Telah menceritakan kepada kami 'Affan telah menceritakan kepada kami Abdul Wahid bin Ziyad berkata; telah mengabarkan kepada kami 'Ashim bin Kulaib berkata; bapakku telah menceritakan kepadaku, ia berkata; aku mendengar Abu Hurairah berkata; Rasulullah ﷺ bersabda, "Setiap khutbah yang tidak ada syahadatnya adalah seperti tangan yang buntung." (HR. Ahmad: 8162 - shahih dari Abu Hurairah, ia shahabat nama aslinya 'Abdur Rahman bin Shakhar negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H)
Pendapat imam at Tirmidzi tentang riwayat berikut,
حَدَّثَنَا أَبُو هِشَامٍ الرِّفَاعِيُّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ عَنْ عَاصِمِ بْنِ كُلَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُلُّ خُطْبَةٍ لَيْسَ فِيهَا تَشَهُّدٌ فَهِيَ كَالْيَدِ الْجَذْمَاءِ.
قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ. (رواه الترمذي: ١٠٢٤)
Telah menceritakan kepada kami Abu Hisyam Ar Rifa'i, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Fudlail dari 'Ashim bin Kulaib dari Bapaknya dari Abu Hurairah berkata; Rasulullah ﷺ bersabda, "Setiap khutbah yang di dalamnya tidak diucapkan syahadat seperti sebuah tangan yang buntung."
Abu 'Isa berkata, "Ini merupakan hadits hasan sahih gharib." (HR. At Tirmidzi: 1024 - shahih dari Abu Hurairah, ia shahabat nama aslinya 'Abdur Rahman bin Shakhar negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H)
Demikian juga hadits riwayat Abu Daud: 4201- shahih dari Abu Hurairah, ia shahabat nama aslinya 'Abdur Rahman bin Shakhar negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon koreksi jika terdapat kekeliruan dalam postingan yang saya upload🙏🙏🙏