MEMBERI HADIAH
Oleh: Samsurizal, MA
Bismillahir rahmaanir rahiem,
Assalaamu 'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Pembaca yang budiman, kali ini penulis ingin menyampaikan terkait dengan prihal memberi hadiah dan siapa yang berhak atasnya. Tulisan ini hanya sebagai wejangan tentang sebagian ajaran Rasulullah ﷺ kepada umatnya agar senantiasa ingat dan tetap dalam amalan sunnah.
Allah berfirman,
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَاٰمَنُوْا بِمَا نُزِّلَ عَلٰى مُحَمَّدٍ وَّهُوَ الْحَقُّ مِنْ رَّبِّهِمْ ۚ كَفَّرَ عَنْهُمْ سَيِّاٰتِهِمْ وَاَصْلَحَ بَالَهُمْ. (قرآن سورة محمد/٤٧: ٢)
"Dan orang-orang yang beriman (kepada Allah) dan mengerjakan kebajikan serta beriman kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad; dan itulah kebenaran dari Tuhan mereka; Allah menghapus kesalahan-kesalahan mereka, dan memperbaiki keadaan mereka." (QS.Muḥammad/47: 2)
Dalam surat lain diingatkan bahwa,
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تُقَدِّمُوْا بَيْنَ يَدَيِ اللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ. (قرآن سورة الحجرات/٤٩: ١)
"Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mendahului Allah dan Rasul-Nya dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui." (QS.Al-Ḥujurāt/49: 1)
Selanjutnya, terkait dengan hadiah yaitu pemberian kepada seseorang sebagai tanda penghargaan dan merasa memiliki hubungan kasih sayang. Baik dari hubungan kekerabatan maupun tidak. Demikianlah yang diajarkan oleh Rasulullah ﷺ. Imam Ahmad meriwayatkan hadits sebagai berikut:
حَدَّثَنَا خَلَفٌ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو مَعْشَرٍ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَهَادَوْا فَإِنَّ الْهَدِيَّةَ تُذْهِبُ وَغَرَ الصَّدْرِ. (رواه أحمد: ٨٨٨٢)
Telah menceritakan kepada kami Khalaf berkata; telah menceritakan kepada kami Abu Ma 'syar dari Sa 'id dari Abu Hurairah berkata; Rasulullah ﷺ bersabda, "Hendaklah kalian saling memberi hadiah, karena hadiah dapat menghilangkan kebencian hati." (HR. Ahmad: 8882 - shahih dari Abu Hurairah, ia shahabat nama aslinya 'Abdur Rahman bin Shakhar negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H)
Begitu juga dalam lafazh lain diriwayatkan oleh imam Malik,
و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي مُسْلِمٍ عَبْدِ اللَّهِ الْخُرَاسَانِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَصَافَحُوا يَذْهَبْ الْغِلُّ وَتَهَادَوْا تَحَابُّوا وَتَذْهَبْ الشَّحْنَاءُ. (رواه مالك: ١٤١٣)
Telah menceritakan kepadaku Malik dari 'Atha bin Abu Muslim Abdullah Al Khurasani berkata, "Rasulullah ﷺ bersabda, "Hendaklah kalian saling berjabat tangan, niscaya maka akan hilanglah kedengkian. Hendaklah kalian saling memberi hadiah, niscaya akan saling mencintai dan menghilanglah permusuhan." (HR. Malik: 1413 - shahih (mu'allaq) dari 'Atha' bin Abi Muslim, ia tabi'in kalangan biasa kuniyahnya Abu Ayyub negeri hidup Syam dan wafat tahun 135)
Selanjutnya 'Aisyah bertanya tentang siapa yang paling utama beliau beri hadiah dari dua tentangga beliau. Sebagaimana direkam dalam hadits berikut:
حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ح و حَدَّثَنِي عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا شَبَابَةُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ حَدَّثَنَا أَبُو عِمْرَانَ قَالَ سَمِعْتُ طَلْحَةَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ لِي جَارَيْنِ فَإِلَى أَيِّهِمَا أُهْدِي قَالَ إِلَى أَقْرَبِهِمَا مِنْكِ بَابًا. (رواه البخاري: ٢٠٩٩)
Telah menceritakan kepada kami Hajjaj telah menceritakan kepada kami Syu'bah dan diriwayatkan pula, telah menceritakan kepada saya 'Ali bin 'Abdullah telah menceritakan kepada kami Syababah telah menceritakan kepada kami Syu'bah telah menceritakan kepada kami Abu 'Imran berkata; Aku mendengar Thalhah bin 'Abdullah dari 'Aisyah radhiallahu 'anha 'Aku bertanya, "Wahai Rasulullah, aku punya dua tetangga, kepada siapa dari keduanya yang paling berhak untuk aku beri hadiah?" Beliau bersabda, "Kepada yang paling dekat pintu rumahnya darimu". (HR. Al Bukhari: 2099 - shahih dari 'Aisyah binti Abu Bakar ash Shiddiq, ia shahabiyah kuniyahnya Ummu 'Abdullah negeri hidup Madinah dan wafat tahun 58 H)
Demikian juga hadits riwayat al Bukhari: 2405 dan 5561, Ahmad: 24253, 24360, 24436 dan 24833 - shahih dari 'Aisyah binti Abu Bakar ash Shiddiq, ia shahabiyah kuniyahnya Ummu 'Abdullah negeri hidup Madinah dan wafat tahun 58 H. Hadits-hadits tersebut dengan redaksi beragam, tetapi mempunyai makna yang sama.
Sebuah riwayat dha'if mengatakan bahwa,
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ سَعْدٍ الْبَقَّالِ سَمِعَ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ يَقُولُ كُنَّ أَزْوَاجُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَهَادَيْنَ الْجَرَادَ عَلَى الْأَطْبَاقِ. (رواه إبن ماجه: ٣٢١١)
Telah memberitakan kepada kami Ahmad bin Mani' telah memberitakan kepada kami Sufyan bin 'Uyainah dari Abu Sa'id Sa'd Al Baqqal bahwa dia mendengar Anas bin Malik berkata, "Dahulu para istri Nabi ﷺ saling memberi hadiah belalang di atas nampan." (HR. Ibnu Majah: 3211 - dha'if [dha'iful isnad menurut Muhammad Nashiruddin al Albani] dari Anas bin Malik bin an Nadhir bin Dhamdham bin Zaid bin Haram, ia shahabat kuniyahnya Abu Hamzah negeri hidup Bashrah dn wafat tahun 91 H)
Catatan: dalam hadits riwayat Ibnu Majah: 3211, terdapat periwayat bernama Sa'id bin al Marzuban, ia tabi'in kalangan biasa kuniyahnya Abu Sa'ad dan negeri hidup Kufah. Penilaian ulama: Yahya bin Ma'in menilaianya laisa bi syai', Abu Hatim mengatakan, "haditsnya tidak dijadikan hujjah". Sedangkan al Bukhari dan Ahmad bin Hanbal menilainya mungkarul hadits, an Nasa'i dan al 'Ajli menilainya dha'if. Sementara Ibnu Hajar menilainya dha'if mudallis. Selanjutnya ad Daruquthni menilainya matruk. Ditemukan bahwa Ia periwayat hadits at Tirmidzi dua buah hadits dan Ibnu Majah satu buah hadits. Selebihnya periwayat dalam sanad hadits Ibnu Majah: 3211 adalah periwayat maqbul.
Salah satu contoh orang yang tidak berhak menerima hadiah dikarenakan pekerjaannya. Sebagaimana dijelaskan riwayat berikut:
حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي حُمَيْدٍ السَّاعِدِيِّ قَالَ اسْتَعْمَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا مِنْ الْأَزْدِ عَلَى صَدَقَاتِ بَنِي سُلَيْمٍ يُدْعَى ابْنَ الْأُتْبِيَّةِ فَلَمَّا جَاءَ حَاسَبَهُ قَالَ هَذَا مَالُكُمْ وَهَذَا هَدِيَّةٌ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَهَلَّا جَلَسْتَ فِي بَيْتِ أَبِيكَ وَأُمِّكَ حَتَّى تَأْتِيَكَ هَدِيَّتُكَ إِنْ كُنْتَ صَادِقًا ثُمَّ خَطَبَنَا فَحَمِدَ اللَّهَ وَأَثْنَى عَلَيْهِ ثُمَّ قَالَ أَمَّا بَعْدُ فَإِنِّي أَسْتَعْمِلُ الرَّجُلَ مِنْكُمْ عَلَى الْعَمَلِ مِمَّا وَلَّانِي اللَّهُ فَيَأْتِي فَيَقُولُ هَذَا مَالُكُمْ وَهَذَا هَدِيَّةٌ أُهْدِيَتْ لِي أَفَلَا جَلَسَ فِي بَيْتِ أَبِيهِ وَأُمِّهِ حَتَّى تَأْتِيَهُ هَدِيَّتُهُ إِنْ كَانَ صَادِقًا وَاللَّهِ لَا يَأْخُذُ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنْهَا شَيْئًا بِغَيْرِ حَقِّهِ إِلَّا لَقِيَ اللَّهَ تَعَالَى يَحْمِلُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَلَأَعْرِفَنَّ أَحَدًا مِنْكُمْ لَقِيَ اللَّهَ يَحْمِلُ بَعِيرًا لَهُ رُغَاءٌ أَوْ بَقَرَةً لَهَا خُوَارٌ أَوْ شَاةً تَيْعَرُ ثُمَّ رَفَعَ يَدَيْهِ حَتَّى رُئِيَ بَيَاضُ إِبْطَيْهِ ثُمَّ قَالَ اللَّهُمَّ هَلْ بَلَّغْتُ بَصُرَ عَيْنِي وَسَمِعَ أُذُنِي و حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ حَدَّثَنَا عَبْدَةُ وَابْنُ نُمَيْرٍ وَأَبُو مُعَاوِيَةَ ح و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحِيمِ بْنُ سُلَيْمَانَ ح و حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عُمَرَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ كُلُّهُمْ عَنْ هِشَامٍ بِهَذَا الْإِسْنَادِ وَفِي حَدِيثِ عَبْدَةَ وَابْنِ نُمَيْرٍ فَلَمَّا جَاءَ حَاسَبَهُ كَمَا قَالَ أَبُو أُسَامَةَ وَفِي حَدِيثِ ابْنِ نُمَيْرٍ تَعْلَمُنَّ وَاللَّهِ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَا يَأْخُذُ أَحَدُكُمْ مِنْهَا شَيْئًا وَزَادَ فِي حَدِيثِ سُفْيَانَ قَالَ بَصُرَ عَيْنِي وَسَمِعَ أُذُنَايَ وَسَلُوا زَيْدَ بْنَ ثَابِتٍ فَإِنَّهُ كَانَ حَاضِرًا مَعِي و حَدَّثَنَاه إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا جَرِيرٌ عَنْ الشَّيْبَانِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ ذَكْوَانَ وَهُوَ أَبُو الزِّنَادِ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ أَبِي حُمَيْدٍ السَّاعِدِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَعْمَلَ رَجُلًا عَلَى الصَّدَقَةِ فَجَاءَ بِسَوَادٍ كَثِيرٍ فَجَعَلَ يَقُولُ هَذَا لَكُمْ وَهَذَا أُهْدِيَ إِلَيَّ فَذَكَرَ نَحْوَهُ قَالَ عُرْوَةُ فَقُلْتُ لِأَبِي حُمَيْدٍ السَّاعِدِيِّ أَسَمِعْتَهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ مِنْ فِيهِ إِلَى أُذُنِي. (رواه البخاري: ٣٤١٤)
Telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib, Muhammad bin Al 'Ala' telah menceritakan kepada kami Abu Usamah telah menceritakan kepada kami Hisyam dari ayahnya dari Abu Humaid As Sa'idi dia berkata, "Rasulullah ﷺ pernah mengangkat seorang laki-laki dari Azd yang bernama Ibnu Al Atbiyah untuk memungut zakat Bani Sulaim, ketika sekretarisnya datang dia berkata, "Ini adalah harta kalian sedangkan ini adalah hadiah untukku." Maka Rasulullah ﷺ bersabda, "Tidakkah kamu duduk-duduk saja di rumah ibu atau bapakmu sehingga datang orang yang memberi hadiah kepadamu, jika kamu benar demikian." Setelah itu beliau berkhutbah, setelah beliau memuji dan menyanjung Allah, beliau sampaikan, "Amma ba'du. Sesungguhnya saya telah mengangkat seseorang dari kalian sebagai pegawai untuk suatu pekerjaan yang Allah bebankan kepadaku, kemudian dia datang seraya berkata, 'Ini adalah hartamu, sedangkan yang ini adalah hadiah yang diberikan kepadaku, tidakkah dia duduk-duduk saja di rumah ayah atau ibunya menunggu sampai ada orang yang memberi hadiah kepadanya, jika dia orang yang benar. Demi Allah, tidaklah salah seorang dari kalian mengambil sesuatu tanpa hak, kecuali ia akan bertemu Allah Ta'ala pada hari kiamat dengan membawa (harta tersebut). Dan sungguh saya akan mengenal salah seorang dari kalian saat ia datang menemui Allah dengan membawa unta atau sapi yang melenguh-lenguh, atau kambing yang mengembek-embek." Setelah itu beliau mengangkat kedua tangannya hingga terlihat putih kedua ketiaknya, kemudian beliau mengucapkan, "Ya Allah, telah saya sampaikan. Mataku telah melihatnya dan kedua telingaku telah mendengarnya." Dan telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib telah menceritakan kepada kami 'Abdah dan Ibnu Numair serta Abu Mu'awiyah. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Abdurrahim bin Sulaiman. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu 'Umar telah menceritakan kepada kami Sufyan mereka semua dari Hisyam dengan isnad ini, dan dalam hadits 'Abdah dan Ibnu Numair disebutkan, 'Kemudian pencatatnya (sekretarisnya) datang, 'seperti yang disebutkan oleh Abu Usamah. Dan dalam hadits Ibnu Numair disebutkan, 'Sungguh kalian telah mengetahuinya, demi Allah yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah salah seorang dari kalian mengambil sesuatupun darinya …', dan dalam hadits Sufyan ditambahkan, 'Beliau bersabda, "Mataku telah melihatnya dan kedua telingaku juga telah mendengarnya." Kemudian mereka bertanya kepada Zaid bin Tsabit yang saat itu dia menyaksikan peristiwa tersebut bersamaku." Dan telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim telah mengabarkan kepada kami Jarir dari Asy Syaibani dari Abdullah bin Dzakwan -yaitu Abu Az Zinnad- dari 'Urwah bin Zubair dari Abu Humaid As Sa'idi bahwa Rasulullah ﷺ pernah mengangkat seorang laki-laki untuk memungut zakat, tidak lama kemudian dia datang dengan membawa hasil yang banyak, lalu dia berkata, 'Ini adalah harta Anda sedangkan yang ini adalah hadiah untukku…kemudian dia menyebutkan hadits seperti itu." 'Urwah berkata, "Lalu saya bertanya kepada Abu Humaid As Sa'idi, "Apakah kamu mendengarnya dari Rasulullah ﷺ?" dia menjawab, "Dari mulut beliau ke kedua telingaku." (HR. Al Bukhari: 3414 - shahih dari 'Abdur Rahman bin Sa'ad, ia shahabat kuniyahnya Abu Humaid dan negeri hidup Madinah)
Demikian juga hadits riwayat al Bukhari: 6464 dan 6658 - shahih dari 'Abdur Rahman bin Sa'ad, ia shahabat kuniyahnya Abu Humaid dan negeri hidup Madinah.
Demikian sekelumit penulis paparkan hadits-hadits tentang memberi hadiah dan siapa yang pantas menerimanya. Semoga bermanfaat. Billaahit taifiq wal hidaayah.
Wassalaamu 'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon koreksi jika terdapat kekeliruan dalam postingan yang saya upload🙏🙏🙏