KENCING BERDIRI
(Memahami hadits secara kontekstual)
Oleh: Samsurizal, MA,. C.I.P
Hadits tentang kencing sambil berdiri terdapat beberapa redaksi yang saling bertentangan. Menurut riwayat dari 'Aisyah menginformasikan bahwa Rasulullah ﷺ tidak pernah buang air kecil sambil berdiri. Hal ini dapat dipahami bahwa beliau melihat Rasul di rumah. Hal demikian bisa saja terjadi. Namun ketika berada di tempat lain, tentu akan berbeda halnya. Seperti diinformasikan oleh Hudzaifah bin al-Yaman bahwa beliau melihat Rasulullah ﷺ buang air kecil/kencing sambil berdiri di tempat pembuangan sampah. Di tempat seperti dimaksud berkemungkinan kesulitan untuk jongkok. Oleh karena itu, posisi beliau tentu memilih untuk berdiri akan lebih aman dan hal ini dapat dimaklumi. Hadits-hadits dari Hudzifah bin al-Yaman diriwayat oleh imam al-Bukhari, An-Nasa'i, Ibnu Majah, dan Ahmad.
Imam Ahmad meriwayatkan,
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنِ الْمِقْدَامِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ مَنْ حَدَّثَكَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَالَ قَائِمًا فَلَا تُصَدِّقْهُ مَا بَالَ رَسُولُ اللَّهِ قَائِمًا مُنْذُ أُنْزِلَ عَلَيْهِ الْقُرْآنُ. (رواه أحمد: ٢٣٨٩٤)
Telah menceritakan kepada kami Waki' dari Sufyan dari Miqdam dari ayahnya dari Aisyah berkata, "Siapa yang bercerita kepadamu bahwa Rasulullah ﷺ kencing dengan berdiri maka jangan kamu benarkan, karena Rasulullah tidak pernah kencing dengan berdiri sejak diturunkan Al-Qur'an kepadanya." (HR. Ahmad: 23894 - isnadnya shahih menurut Syu'aib Al Arna'uth dari 'Aisyah binti Abi Bakar ash Shiddiq, ia shahabiyah [istri nabi] kuniyahnya Ummu 'Abdullah negeri hidup Madinah dan wafat tahun 58 H)
Diulangi penulisannya pada hadits riwayat imam Ahmad: 24418 - isnadnya shahih menurut Syu'aib Al Arna'uth dari 'Aisyah binti Abi Bakar ash Shiddiq, ia shahabiyah [istri nabi] kuniyahnya Ummu 'Abdullah negeri hidup Madinah dan wafat tahun 58 H.
Larangan kencing sambil berdiri
Imam Ibnu Majah meriwayatkan,
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ عَنْ عَبْدِ الْكَرِيمِ بْنِ أَبِي أُمَيَّةَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ عُمَرَ قَالَ رَآنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا أَبُولُ قَائِمًا فَقَالَ يَا عُمَرُ لَا تَبُلْ قَائِمًا فَمَا بُلْتُ قَائِمًا بَعْدُ. (رواه إبن ماجه: ٣٠٤)
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Yahya berkata, telah menceritakan kepada kami Abdurrazaq berkata, telah menceritakan kepada kami Ibnu Juraij dari Abdul Karim bin Abu Umayyah dari Nafi' dari Ibnu Umar dari Umar ia berkata, "Ketika aku kencing dengan berdiri Rasulullah ﷺ melihatku, maka beliau pun menegurku, "Wahai Umar, janganlah engkau kencing dengan berdiri." Maka semenjak itu aku tidak pernah kencing dengan berdiri lagi." (HR. Ibnu Majah: 304 - dha'if menurut Muhammad Nashiruddin Al Albani dari 'Umar bin al-Khaththab bin Nufail, ia shahabat kuniyahnya Abu Hafshah negeri hidup Madinah dan wafat tahun 23 H)
Catatan: dalam sanad hadits riwayat imam Ibnu Majah: 304 terdapat periwayat yang dinilai jarah (buruk) oleh ulama kritikus. Ia adalah Abdul Karim bin Abi al-Mukhariq Qais, ia tabi'in (tidak jumpa shahabat) kuniyahnya Abu Umayyah negeri hidup Marur Rawdz dan wafat tahun 126 H. Penilaian ulama: Ahmad bin Hanbal dan Ibnu Hajar menilainya dha'if. An-Nasa'i dan Ad-Daruquthni menilainya matruk. Sedangkan Abu Zur'ah menilainya layyin dan Yahya bin Ma'in menilainya laisa bi tsiqah.
Atau redaksi semakna, imam Ibnu Majah meriwayatkan,
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ الْفَضْلِ حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ حَدَّثَنَا عَدِيُّ بْنُ الْفَضْلِ عَنْ عَلِيِّ بْنِ الْحَكَمِ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَبُولَ قَائِمًا سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ يَزِيدَ أَبَا عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ سَمِعْتُ أَحْمَدَ بْنَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْمَخْزُومِيَّ يَقُولُ قَالَ سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ فِي حَدِيثِ عَائِشَةَ أَنَا رَأَيْتُهُ يَبُولُ قَاعِدًا قَالَ الرَّجُلُ أَعْلَمُ بِهَذَا مِنْهَا قَالَ أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ وَكَانَ مِنْ شَأْنِ الْعَرَبِ الْبَوْلُ قَائِمًا أَلَا تَرَاهُ فِي حَدِيثِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ ابْنِ حَسَنَةَ يَقُولُ قَعَدَ يَبُولُ كَمَا تَبُولُ الْمَرْأَةُ. (رواه إبن ماجه: ٣٠٥)
Telah menceritakan kepada kami Yahya Ibnul Fadll berkata, telah menceritakan kepada kami Abu Amir berkata, telah menceritakan kepada kami 'Adi Ibnul Fadhl dari Ali bin Al Hakam dari Abu Nadlrah dari Jabir bin Abdullah ia berkata, "Rasulullah ﷺ melarang kencing sambil berdiri." Aku mendengar Muhammad bin Yazid Abu Abdullah berkata, aku mendengar Ahmad bin Abdurrahman Al Mahzumi berkata, Sufyan Ats Tsauri berkata tentang hadits Aisyah, "Aku melihat beliau kencing dengan duduk", laki-laki itu lebih tahu darinya tentang hal ini. Ahmad bin Abdurrahman berkata, "Kebiasaan orang-orang Arab adalah kencing dengan berdiri. Apakah kamu tidak memperhatikan di dalam hadits Abdurrahman bin Hasanah, dia berkata, "Beliau kencing sebagaimana seorang perempuan kencing." (HR. Ibnu Majah: 305 - dha'if jiddan menurut Muhammad Nashiruddin Al Albani dari Jabir bin 'Abdullah bin 'Amru bin Haram, ia shahabat kuniyahnya Abu 'Abdullah negeri hidup Madinah dan wafat tahun 78 H)
Catatan: dalam sanad hadits riwayat imam Ibnu Majah: 305 semua periwayatnya maqbul.
Tidak menjawab salam dalam keadaan sedang kencing
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ وَالْحُسَيْنُ بْنُ أَبِي السَّرِيِّ الْعَسْقَلَانِيُّ قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ الضَّحَّاكِ بْنِ عُثْمَانَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ مَرَّ رَجُلٌ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَبُولُ فَسَلَّمَ عَلَيْهِ فَلَمْ يَرُدَّ عَلَيْهِ. (رواه إبن ماجه: ٣٤٧)
Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Sa'id dan Husain bin Abu Sarri Al 'Asqalani keduanya berkata, telah menceritakan kepada kami Abu Daud dari Sufyan dari Adl Dlahak bin Utsman dari Nafi' dari Ibnu Umar ia berkata, "Seorang lelaki melewati Rasulullah ﷺ ketika beliau kencing, kemudian ia mengucapkan salam kepadanya, namun beliau tidak menjawabnya." (HR. Ibnu Majah: 347 - hasan shahih menurut Muhammad Nashiruddin Al Albani dari 'Abdullah bin 'Umar bin al-Khaththab bin Nufail, ia shahabat kuniyahnya Abu 'Abdur Rahman negeri hidup Madinah dan wafat tahun 73 H)
Demikian juga diriwayatkan oleh imam Muslim: 555, at-Tirmidzi: 83 dan 2644, An-Nasa'i: 37, - shahih dari 'Abdullah bin 'Umar bin al-Khaththab bin Nufail, ia shahabat kuniyahnya Abu 'Abdur Rahman negeri hidup Madinah dan wafat tahun 73 H.
Rasulullah ﷺ menjawab salam setelah beliau berwudhuk atau bertayamum, sebagaimana hadits riwayat imam Ad-Darimi,
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ قَتَادَةَ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ الْحُضَيْنِ عَنْ الْمُهَاجِرِ بْنِ قُنْفُذٍ أَنَّهُ سَلَّمَ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَبُولُ فَلَمْ يَرُدَّ عَلَيْهِ السَّلَامَ حَتَّى تَوَضَّأَ فَلَمَّا تَوَضَّأَ رَدَّهُ عَلَيْهِ. (رواه الدارمي: ٢٥٢٧)
Telah mengabarkan kepada kami Ishaq, telah menceritakan kepada kami Mu'adz bin Hisyam, telah menceritakan kepadaku ayahku dari Qatadah dari Al Hasan dari Hudlain dari Al Muhajir bin Qunfudz bahwa ia pernah memberi salam kepada Nabi ﷺ, saat itu beliau sedang buang air kecil, namun beliau tidak membalas salamnya hingga beliau berwudu`, setelah selesai berwudu` beliau membalas ucapan salamnya. (HR. Ad-Darimi: 2527 - isnadnya shahih menurut Husain Salim Asad ad Darani dari al-Muhajir bin Qunfudz, ia shahabat dan negeri hidup Bashrah)
Demikian hadits riwayat imam An-Nasa'i: 38 (hadits ahlul Bashrah) - shahih dari al-Muhajir bin Qunfudz, ia shahabat dan negeri hidup Bashrah.
Atau beliau bertayamum setelah buang air kecil, lalu menjawab salam orang yang mengucapkan salam pada beliau. Sebagaimana hadits riwayat imam al-Bukhari,
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بُكَيْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ رَبِيعَةَ عَنْ الْأَعْرَجِ قَالَ سَمِعْتُ عُمَيْرًا مَوْلَى ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ أَقْبَلْتُ أَنَا وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَسَارٍ مَوْلَى مَيْمُونَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى دَخَلْنَا عَلَى أَبِي جُهَيْمِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ الصِّمَّةِ الْأَنْصَارِيِّ فَقَالَ أَبُو الْجُهَيْمِ الْأَنْصَارِيُّ أَقْبَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ نَحْوِ بِئْرِ جَمَلٍ فَلَقِيَهُ رَجُلٌ فَسَلَّمَ عَلَيْهِ فَلَمْ يَرُدَّ عَلَيْهِ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى أَقْبَلَ عَلَى الْجِدَارِ فَمَسَحَ بِوَجْهِهِ وَيَدَيْهِ ثُمَّ رَدَّ عَلَيْهِ السَّلَامَ. (رواه البخاري: ٣٢٥)
Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Bukair berkata, telah menceritakan kepada kami Al Laits dari Ja'far bin Rabi'ah dari Al A'raj ia berkata, "Aku mendengar Umair mantan budak Ibnu Abbas, ia berkata, "Aku dan Abdullah bin Yasar, mantan budak Maimunah, istri Nabi ﷺ berangkat pergi, hingga ketika kami sampai kepada Abu Juhaim Ibnul Harits bin Ash Shimmah Al Anshari, ia berkata, "Nabi ﷺ kembali dari Bi`ar Jamal (nama tempat), lalu ada seorang laki-laki menemui beliau seraya memberi salam, namun beliau tidak membalasnya. Beliau kemudian menghadap ke arah dinding, lalu mengusap muka dan kedua telapak tangannya. baru kemudian membalas salam kepada orang itu." (HR. Al-Bukhari: 325 - shahih dari 'Abdullah bin al-Harits bin ash Shammah, ia shahabat kuniyahnya Abu Juhaim dan negeri hidup Madinah)
Demikian juga hadits semakna diriwayatkan oleh imam Abu Daud: 15 (hadits 'aziz diakhir sanad) - hasan menurut Muhammad Nashiruddin Al Albani dari 'Abdullah bin 'Umar bin al-Khaththab bin Nufail, ia shahabat kuniyahnya Abu 'Abdur Rahman negeri hidup Madinah dan wafat tahun 73 H.
Terkait dengan konteks yang tidak memungkinkan untuk kencing dengan cara yang bisa dilakukan selain sambil berdiri. Hal ini diinformasikan oleh imam al-Bukhari. Beliau meriwayatkan
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَرْعَرَةَ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ أَبِي وَائِلٍ قَالَ كَانَ أَبُو مُوسَى الْأَشْعَرِيُّ يُشَدِّدُ فِي الْبَوْلِ وَيَقُولُ إِنَّ بَنِي إِسْرَائِيلَ كَانَ إِذَا أَصَابَ ثَوْبَ أَحَدِهِمْ قَرَضَهُ فَقَالَ حُذَيْفَةُ لَيْتَهُ أَمْسَكَ أَتَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُبَاطَةَ قَوْمٍ فَبَالَ قَائِمًا. (رواه البخاري: ٢١٩)
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin 'Ar'arah berkata, telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Manshur dari Abu Wa'il ia berkata, "Abu Musa Al Asy'ari sangat berlebihan dalam urusan kencing, ia berkata, "Jika Bani Israil kencing lalu mengenai pakaiannya, maka mereka memotong pakaiannya." Maka Hudzaifah pun berkata, "Aku tidak setuju! Sebab Nabi ﷺ pernah kencing sambil berdiri di tempat pembuangan sampah." (HR. Al-Bukhari: 219 - shahih dari Hudzaifah bin al-Yaman, ia shahabat kuniyahnya Abu 'Abdullah negeri hidup Kufah dan wafat tahun 36 H)
Demikian juga hadits semakna riwayat imam al-Bukhari: 2291, An-Nasa'i: 26 dan 27, Ibnu Majah: 301 (masyhur dipertengahan sanad), Ahmad: 22255 (hadits ahlul Kufah) - shahih dari Hudzaifah bin al-Yaman, ia shahabat kuniyahnya Abu 'Abdullah negeri hidup Kufah dan wafat tahun 36 H. Sedangkan hadits riwayat imam Ibnu Majah: 302 - shahih dari al-Mugirah bin Syu'bah bin Abi 'Amir, ia shahabat kuniyahnya Abu 'Isa negeri hidup Kufah dan wafat tahun 50 H dan Hudzaifah bin al-Yaman, ia shahabat kuniyahnya Abu 'Abdullah negeri hidup Kufah dan wafat tahun 36 H.
Hanya saja dalam riwayat imam Ahmad: 22162 periwayat terlupa satu kalimat (?). Sebagaimana diinformasikan oleh imam Ahmad,
حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ حَدَّثَنَا شَقِيقٌ عَنْ حُذَيْفَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَى سُبَاطَةَ قَوْمٍ فَبَالَ قَائِمًا فَذَهَبْتُ أَتَبَاعَدُ عَنْهُ فَقَدَّمَنِي حَتَّى قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ وَسَقَطَتْ عَلَى أَبِي كَلِمَةٌ. (رواه أحمد: ٢٢١٦٢)
Telah menceritakan kepada kami Sufyan, telah bercerita kepada kami Al A'masy, telah bercerita kepada kami Syaqiq dari Hudzaifah bin Al Yaman bahwa Nabi ﷺ mendatangi tempat pembuangan kaum, beliau buang air kecil dengan berdiri lalu aku pergi menjauh dari beliau lalu beliau memberiku -berkata Abu 'Abdur Rahman: Ada satu kata-kata yang hilang dari ayahku. (HR. Ahmad: 22162 - isnadnya shahih menurut Syu'aib Al Arna'uth dari Hudzaifah bin al-Yaman, ia shahabat kuniyahnya Abu 'Abdullah negeri hidup Kufah dan wafat tahun 36 H. Hadits ahlul Kufah)
....
G-S0BN4C8Q7N


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon koreksi jika terdapat kekeliruan dalam postingan yang saya upload🙏🙏🙏