MENINGGALKAN DEBAT DAPAT RUMAH DI SURGA
Oleh: Samsurizal, MA
Bismillaahir rahmaanirrahiim,
Assalaamu 'alaikum warahamatullaahi wabarakaatuh,
Berdebat pada dasarnya terjadinya dialog tentang dua sisi pandangan yang berbeda untuk mencari persamaan pandangan yang disepakati atau toleransi terhadap pendangan siapa pun. Sehingga tercipta perkembangan pikiran, mengasah akal memahami masalah dan mengambil kesimpulan secara universal dan berakhlak serta memberikan ketenangan jiwa.
Imam Abu Daud berkata,
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُثْمَانَ الدِّمَشْقِيُّ أَبُو الْجَمَاهِرِ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو كَعْبٍ أَيُّوبُ بْنُ مُحَمَّدٍ السَّعْدِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي سُلَيْمَانُ بْنُ حَبِيبٍ الْمُحَارِبِيُّ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَا زَعِيمٌ بِبَيْتٍ فِي رَبَضِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْمِرَاءَ وَإِنْ كَانَ مُحِقًّا وَبِبَيْتٍ فِي وَسَطِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْكَذِبَ وَإِنْ كَانَ مَازِحًا وَبِبَيْتٍ فِي أَعْلَى الْجَنَّةِ لِمَنْ حَسَّنَ خُلُقَهُ. (رواه أبوداود: ٤١٦٨)
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Utsman Ad Dimasyqi Abu Al Jamahir ia berkata; telah menceritakan kepada kami Abu Ka'b Ayyub bin Muhammad As Sa'di ia berkata; telah menceritakan kepadaku Sulaiman bin Habib Al Muharibi dari Abu Umamah ia berkata, "Rasulullah ﷺ bersabda, "Aku akan menjamin rumah di tepi surga bagi seseorang yang meninggalkan perdebatan meskipun ia benar. Aku juga menjamin rumah di tengah surga bagi seseorang yang meninggalkan kedustaan meskipun bersifat gurau, Dan aku juga menjamin rumah di surga yang paling tinggi bagi seseorang yang berakhlak baik." (HR. Abu Daud: 4167 - hasan menurut al Albani dari Shadiy bin 'Ajlan, ia shahabat kuniyahnya Abu Umamah negeri hidup Syam dan wafat tahun 86 H)
Terdapat juga hadits semakna namun terjadi penambahan lafazh sebagaimana diriwayatkan oleh imam Ibnu Majah,
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدِّمَشْقِيُّ وَهَارُونُ بْنُ إِسْحَقَ قَالَا حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ وَرْدَانَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ تَرَكَ الْكَذِبَ وَهُوَ بَاطِلٌ بُنِيَ لَهُ قَصْرٌ فِي رَبَضِ الْجَنَّةِ وَمَنْ تَرَكَ الْمِرَاءَ وَهُوَ مُحِقٌّ بُنِيَ لَهُ فِي وَسَطِهَا وَمَنْ حَسَّنَ خُلُقَةُ بُنِيَ لَهُ فِي أَعْلَاهَا. (رواه إبن ماجه: ٥٠)
Telah menceritakan kepada kami Abdurrahman bin Ibrahim Ad Dimasyqi dan Harun bin Ishaq, keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Fudaik dari Salamah bin Wardan dari Anas bin Malik ia berkata; Rasulullah ﷺ bersabda, " Barangsiapa meninggalkan dusta, sementara dia bathil, maka akan dibangunkan baginya istana di tepian surga. Barangsiapa meninggalkan debat meskipun ia benar, maka akan dibangunkan baginya istana di tengah surga. Barangsiapa memperbaiki akhlaknya maka baginya akan dibangunkan istana di surga yang paling tinggi." (HR. Ibnu Majah: 50 - isnadnya dha'if menurut al Albani dari Anas bin Malik bin an Nadhir bin Dhamdham bin Zaid bin Haram, ia shahabat kuniyahnya Abu Hamzah negeri hidup Bashrah dan wafat tahun 91 H)
Catatan: dalam sanar hadits riwayat Ibnu Majah: 50 terdapat periwayat yang dinilai lemah oleh ulama kritikus hadits yaitu Salamah bin Wardan, ia tabi'in kalangan biasa kuniyahnya Abu Ya'laa negeri hidup Madinah dan wafat tahun 106 H. Penilaian ulama: Ahmad bin Hanbal, Abu Daud, an Nasa'i, ad Daruquthni, al 'Ajli dan Ibnu Hajar menilainya dha'if. Sedangkan Ibnu Syahin mengatakan, "disebutkan dalam ats tsiqat". Walau pun hadits ini diriwayatkan dari dua orang guru yang tsiqah oleh Ibnu Majah, namun bersumber dari periwayat yang dha'if.
Meninggalkan debat dan berbohong walau pun sedang bergurau dikaitkan dengan iman, karena hal tersebut dapat menghilangkan eksistensinya sebagai manusia. Begitu juga terlalu banyak bergurau dapat mengeraskan hati jauh dari ketawadhukan. Imam Ahmad berkata,
حَدَّثَنَا حُجَيْنٌ أَبُو عُمَرَ وَحَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ عَنْ مَنْصُورِ بْنِ أُذَيْنٍ عَنْ مَكْحُولٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُؤْمِنُ الْعَبْدُ الْإِيمَانَ كُلَّهُ حَتَّى يَتْرُكَ الْكَذِبَ فِي الْمُزَاحَةِ وَيَتْرُكَ الْمِرَاءَ وَإِنْ كَانَ صَادِقًا. (رواه أحمد: ٨٢٧٦)
Telah menceritakan kepada kami Hujain Abu Umar dan telah menceritakan kepada kami Abdul 'Aziz dari Manshur bin Udzain dari Makhul dari Abu Hurairah ia berkata; Rasulullah ﷺ bersabda, "Seorang hamba tidak dikatakan beriman dengan sepenuhnya hingga ia meninggalkan berbohong ketika sedang bergurau, dan meninggalkan berdebat meski ia benar." (HR. Ahmad: 8276 - isnadnya dha'if menurut Syu'aib al Arna'uth dari Abu Hurairah, ia shahabat nama aslinya 'Abdur Rahman bin Shakhar negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H)
Catatan: hadits riwayat Ahmad: 8276 sanadnya terputus, yaitu periwayat yang menerima langsung dari Abu Hurairah. Selanjutnya terdapat juga periwayat dinilai pendusta oleh ulama kritikus hafits bernama Mansur bin Udzain, ia tabi'ul atba' kalangan tua. Ibnu Hibban menilainya pendusta. Begitu juga sanad hadits riwayat Ahmad: 8411 (jalur lain).
Bagi yang berdebat mengenai hadits tentang "pemimpin itu mesti dari Quraisy", mungkin akan bertahan dengan paham mereka. Padahal resiko kebenaran dan kekeliruan berkemungkinan ada pada mereka, begitu juga terhadap non Quraisy. Rasulullah memberikan isyarat, sebagaimana dikatakan oleh Imam Ahmad berikut:
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ سَهْلِ أَبِي الْأَسَدِ قَالَ حَدَّثَنِي بُكَيْرُ بْنُ وَهْبٍ الْجَزَرِيُّ قَالَ قَالَ لِي أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ أُحَدِّثُكَ حَدِيثًا مَا أُحَدِّثُهُ كُلَّ أَحَدٍ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَامَ عَلَى بَابِ الْبَيْتِ وَنَحْنُ فِيهِ فَقَالَ الْأَئِمَّةُ مِنْ قُرَيْشٍ إِنَّ لَهُمْ عَلَيْكُمْ حَقًّا وَلَكُمْ عَلَيْهِمْ حَقًّا مِثْلَ ذَلِكَ مَا إِنْ اسْتُرْحِمُوا فَرَحِمُوا وَإِنْ عَاهَدُوا وَفَوْا وَإِنْ حَكَمُوا عَدَلُوا فَمَنْ لَمْ يَفْعَلْ ذَلِكَ مِنْهُمْ فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ اللَّهِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ. (رواه أحمد: ١١٨٥٩)
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja'far berkata, telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Sahl Abul Asad berkata; telah menceritakan kepadaku Bukair bin Wahb Al Jazari ia berkata; Anas bin Malik berkata kepadaku, Aku akan ceritakan kepadamu sebuah hadits yang tidak aku ceritakan kepada setiap orang, sesungguhnya Rasulullah ﷺ pernah berdiri di depan pintu, sedang kami ada di situ, beliau lalu bersabda, "Sesungguhnya pemimpin itu dari Quraisy, mereka punya hak yang harus kalian penuhi sebagaimana kalian juga mempunyai hak yang harus mereka penuhi. Jika diminta untuk mengasihi, mereka akan mengasihi, jika membuat janji mereka penuhi, jika menetapkan hukum mereka berlaku adil. Maka barangsiapa dari mereka yang tidak melakukan seperti itu, mereka akan mendapatkan laknat Allah, malaikat dan semua manusia." (HR. Ahmad: 11859 - shahih, namun isnadnya dha'if menurut Syu'aib al Arna'uth dari Anas bin Malik bin an Nadhir bin Dhamdham bin Zaid bin Haram, ia shahabat kuniyahnya Abu Hamzah negeri hidup Bashrah dan wafat tahun 91 H)
Dalam sanad hadits riwayat Ahmad: 11859 terdapat Bukair bin Wahab, ia tabi'in kalangan biasa. Penilaian ulama: al Azdi menilainya laisa bi qawi, Ibnu Hajar menilainya maqbul, Ad Dzahabi tidak menyebutkannya. Sedangkan Ibnu Hibban mengatakan, "disebutkan dalam ats tsiqat".
Berdasarkan hadits-hadits terkait dengan perdebatan, selalu digabungkan dengan berbuat kebohongan dan bergurau. Sehingga ketiga perbuatan tersebut menjadi tern yang bisa jadi membawa kebaikan, namun meninggalkannya akan lebih baik. Bagi orang yang meninggalkan perbuatan dimaksud Rasulullah memberi kabar gembira dengan "Allah akan membangunkan untuk mereka rumah di surga" sesuai dengan tingkatannya.
Perdebatan itu harusnya dengan baik dan cara yang baik dan benar. Menghindari kemudharatan, diantaranya kebohongan dan terlalu banyak bergurau. Sehingga menghilangkan eksistensi kemanusiaan dan membuat pelakukanya jauh dari nilai akhlak yang mulia. Oleh karena itu akhkak yang mulia dan terpuji haruslah menjadi dasar perdebatan dan bergurau sekalipun.
Billlahittaufiq wal hidayah,
Wassalaamu 'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon koreksi jika terdapat kekeliruan dalam postingan yang saya upload🙏🙏🙏