MENUNDA SHALAT KARENA KESIBUKAN
Oleh: Samsurizal, MA
Bismillaahir rahmaanir rahiem,
Assalaamu 'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
MENUNDA DAN MENGQADHA SHALAT SUNAT ATAU WAJIB DI WAKTU YANG LAIN KARENA SIBUK
IMAM AHMAD BERKATA,
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا طَلْحَةُ بْنُ يَحْيَى سَمِعْتُهُ مِنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْ شُغِلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الرَّكْعَتَيْنِ بَعْدَ الظُّهْرِ فَصَلَّاهُمَا بَعْدَ الْعَصْرِ. (رواه أحمد: ٢٥٣٩٨)
Telah menceritakan kepada kami Waki' telah menceritakan kepada kami Thalhah bin Yahya saya telah mendengarnya dari Ubaidullah bin Abdullah bin Abdullah bin Utbah dari Ummu Salamah berkata, "Nabi ﷺ pernah melewatkan dua rakaat setelah Zuhur, karena sibuk. Lantas beliau mengerjakannya setelah Asar." (HR. Ahmad: 25398 - shahih menurut Syu'aib al Arna'uth dari Hindun binti Abi Umayyah bin al Mughirah, ia shahabiyah kuniyahnya Ummu Salamah negeri hirup Madinah dan wafat tahun 62 H)
Demikian juga diceritakan oleh imam an Nasa'i: 576 - hasan shahih menurut al Albani dari Hindun binti Abi Umayyah bin al Mughirah, ia shahabiyah kuniyahnya Ummu Salamah negeri hirup Madinah dan wafat tahun 62 H. Imam Ahmad meriwayatkan tentang sabab wurudil hadits tersebut, sebagaimana beliau katakan,
حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ حَدَّثَنَا عُتْبَةُ يَعْنِي ابْنَ ضَمْرَةَ يَعْنِي ابْنَ حَبِيبٍ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي قَيْسٍ مَوْلَى غُطَيْفٍ أَنَّهُ أَتَى عَائِشَةَ أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ فَسَلَّمَ عَلَيْهَا فَقَالَتْ مَنْ الرَّجُلُ قَالَ أَنَا عَبْدُ اللَّهِ مَوْلَى غُطَيْفِ بْنِ عَازِبٍ فَقَالَتْ ابْنُ عُفَيْفٍ فَقَالَ نَعَمْ يَا أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ فَسَأَلَهَا عَنْ الرَّكْعَتَيْنِ بَعْدَ صَلَاةِ الْعَصْرِ أَرَكَعَهُمَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ لَهُ نَعَمْ. (رواه أحمد: ٢٣٤٠٥)
Telah menceritakan kepada kami Abu Al-Mughirah, telah menceritakan kepada kami Utbah, yaitu Ibnu Dlomrah, yaitu Ibnu Habib, dia berkata; telah menceritakan kepadaku Abdullah bin Abi Qais, pembantu Ghuthaif, bahwasanya dia mendatangi Aisyah Ummul mukminin, maka ia (Abdullah bin Abi Qais) pun mengucapkan salam kepadanya. (Aisyah) bertanya, "Siapa lelaki yang datang tersebut?" (Abdullah bin Abi Qais) menjawab, "Saya, Abdullah, pembantu Ghuthaif bin Azib." (Aisyah) bertanya, "Maksudnya Abu Qais Ibnu Ufaif?." Dia menjawab, "Ya, wahai ummul mukminin." Kemudian (Abdullah bin Abi Qais) bertanya kepadanya mengenai dua rukuk setelah shalat Asar, apakah Rasulullah ﷺ melaksanakan keduanya?, (Aisyah) Berkata kepadanya, "Ya". (HR. Ahmad: 23405 - shahih, isnadnya dha'if menurut Syu'aib al Arna'uth dari 'Aisyah binti Abi Bakar ash Shiddiq, ia shahabiyah [istri nabi] kuniyahnya Ummu 'Abdullah negeri hidup Madinah dan wafat tahun 58 H)
Sementara lafazh lain mengatakan,
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ قَالَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ يَعْنِي ابْنَ الْمُبَارَكِ قَالَ حَدَّثَنَا حَنْظَلَةُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْحَارِثِ عَنْ مَيْمُونَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاتَتْهُ رَكْعَتَانِ قَبْلَ الْعَصْرِ فَصَلَّاهُمَا بَعْدُ. (رواه أحمد: ٢٥٦٠٢)
Telah menceritakan kepada kami Ali bin Ishak berkata, telah mengabarkan kepada kami Abdullah -yakni Ibnu Mubarak- berkata, telah menceritakan kepada kami Hanzhalah dari Abdullah bin Al Harits dari Maimunah istri Nabi ﷺ, bahwa Nabi ﷺ ketinggalan dua rakaat sebelum Asar, maka beliau mengganti dua rakaat tersebut setelah Asar." (HR. Ahmad: 25602 - shahih lighairihi, isnadnya dha'if menurut Syu'aib al Arna'uth dari Maimunah binti al Harits, ia shahabiyah [istri nabi] negeri hidup Madinah dan wafat tahun 51 H)
Dalam sanad hadits riwayat Ahmad: 25602 terdapat periwayat bernama Hamzalah bin 'Ubaidillah, ia tabi'ut tabi'in kalangan tua kuniyahnya Abu 'Abdur Rahman dannegeri hidup Bashrah. Penilaian ulama: Yahya bin Ma'in menilainya laisa bi tsiqah, Abu Hatim menilainya laisa bi qawi. Sedangkan Ahmad bin Hanbal menilainya mungkarul hadits. Kemudian as Saji menilainya shaduq. Sementara Ibnu Hibban mentsiqahkannya.
Selanjutnya imam an Nasa'i menjelaskan,
أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي حَرْمَلَةَ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ أَنَّهُ سَأَلَ عَائِشَةَ عَنْ السَّجْدَتَيْنِ اللَّتَيْنِ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّيهِمَا بَعْدَ الْعَصْرِ فَقَالَتْ إِنَّهُ كَانَ يُصَلِّيهِمَا قَبْلَ الْعَصْرِ ثُمَّ إِنَّهُ شُغِلَ عَنْهُمَا أَوْ نَسِيَهُمَا فَصَلَّاهُمَا بَعْدَ الْعَصْرِ وَكَانَ إِذَا صَلَّى صَلَاةً أَثْبَتَهَا. (رواه النسائي: ٥٧٤)
Telah mengabarkan kepada kami Ali bin Hujr dia berkata; Telah menceritakan kepada kami Ismail dia berkata; Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abu Harmalah dari Abu Salamah bahwa dia pernah bertanya kepada Aisyah tentang dua rakaat yang dilakukan oleh Rasulullah ﷺ setelah Asar. Maka Aisyah menjawab, "Rasulullah ﷺ awal mulanya mengerjakan sebelum Asar, lalu beliau sibuk atau lupa, maka beliau shalat setelah Asar. Beliau jika telah mengerjakan shalat maka beliau mengerjakannya terus-menerus." (HR. An Nasa'i: 574 - shahih dari 'Aisyah binti Abi Bakar ash Shiddiq, ia shahabiyah [istri nabi] kuniyahnya Ummu 'Abdullah negeri hidup Madinah dan wafat tahun 58 H)
Ditegaskan oleh hadits riwayat imam Muslim, bahwa beliau berkata:
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ وَقُتَيْبَةُ وَعَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ قَالَ ابْنُ أَيُّوبَ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ وَهُوَ ابْنُ جَعْفَرٍ أَخْبَرَنِي مُحَمَّدٌ وَهُوَ ابْنُ أَبِي حَرْمَلَةَ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو سَلَمَةَ أَنَّهُ سَأَلَ عَائِشَةَ عَنْ السَّجْدَتَيْنِ اللَّتَيْنِ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّيهِمَا بَعْدَ الْعَصْرِ فَقَالَتْ كَانَ يُصَلِّيهِمَا قَبْلَ الْعَصْرِ ثُمَّ إِنَّهُ شُغِلَ عَنْهُمَا أَوْ نَسِيَهُمَا فَصَلَّاهُمَا بَعْدَ الْعَصْرِ ثُمَّ أَثْبَتَهُمَا وَكَانَ إِذَا صَلَّى صَلَاةً أَثْبَتَهَا قَالَ يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ قَالَ إِسْمَعِيلُ تَعْنِي دَاوَمَ عَلَيْهَا. (رواه مسلم: ١٣٧٨)
Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Ayyub dan Qutaibah dan Ali bin Hujr -Ibnu Ayyub- berkata, telah menceritakan kepada kami Isma'il ia adalah -Ibnu Ja'far- telah mengabarkan kepadaku Muhammad -ia adalah Ibnu Abu Harmalah- ia berkata, telah mengabarkan kepadaku Abu Salamah bahwa ia pernah bertanya kepada Aisyah mengenai dua sujud yang dilakukan oleh Rasulullah ﷺ sesudah shalat Asar, maka ia menjawab, "Dulu beliau melakukannya sebelum Asar, kemudian beliau tersibukkan darinya atau lupa, sehingga beliau melaksanakannya sesudah shalat Asar kemudian beliau selalu menunaikannya. Dan biasanya, bila beliau melaksanakan suatu shalat, maka beliau menekuninya." Yahya bin Ayyub berkata; Isma'il berkata, "Yakni beliau selalu menunaikannya." (HR. Muslim: 1378 - shahih dari 'Aisyah binti Abi Bakar ash Shiddiq, ia shahabiyah [istri nabi] kuniyahnya Ummu 'Abdullah negeri hidup Madinah dan wafat tahun 58 H)
Pada kesempatan lain, pada kasus yang sama juga pernah dilakukan oleh Rasulullah disebabkan kesibukan persiapan perang. Sebagaimana hadits diriwayatian oleh imam Abu Daud,
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ حَنْبَلٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي نَافِعٌ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شُغِلَ عَنْهَا لَيْلَةً فَأَخَّرَهَا حَتَّى رَقَدْنَا فِي الْمَسْجِدِ ثُمَّ اسْتَيْقَظْنَا ثُمَّ رَقَدْنَا ثُمَّ اسْتَيْقَظْنَا ثُمَّ رَقَدْنَا ثُمَّ خَرَجَ عَلَيْنَا فَقَالَ لَيْسَ أَحَدٌ يَنْتَظِرُ الصَّلَاةَ غَيْرُكُمْ. (رواه أبوداود: ١٧١)
Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Muhammad bin Hanbal telah menceritakan kepada kami Abdurrazzaq telah menceritakan kepada kami Ibnu Juraij telah mengabarkan kepada saya Nafi' telah menceritakan kepada saya Abdullah bin Umar bahwasanya pada suatu malam Rasulullah ﷺ disibukkan dari Shalat Isya (karena persiapan perang), oleh karena itu beliau mengakhirkan pelaksanaannya, sehingga kami tidur di Masjid, kemudian bangun, lalu tidur kembali, kemudian bangun, lalu tidur kembali, kemudian beliau keluar menemui kami seraya bersabda, "Tidak ada seorang pun yang menunggu shalat selain kalian." (HR. Abu Daud: 171 - shahih dari 'Abdullah bin 'Umar bin al Khaththab bin Nufail, ia shahabat kuniyahnya Abu 'Abdur Rahman negeri hidup Madinah dan wafat tahun 73 H)
Sementara imam Ahmad: 5354 - isnadnya shahih dari 'Abdullah bin 'Umar bin al Khaththab bin Nufail, ia shahabat kuniyahnya Abu 'Abdur Rahman negeri hidup Madinah dan wafat tahun 73 H.
Menunda shalat karena kesibukan (syughul) merupakan kendala yang lumrah dalam kehidupan sehari-hari. Karena tidak selamanya kondisi dan masa stabil. Adakalanya waktu lapang dan sebaliknya pada waktu lain sempit. Semua hal tersebut berlaku pada makhluk, manusia pada khususnya. Sehingga, tidak semua syari'at mesti dilaksanakan seperti biasanya jika terjadi kesusahan atau kesempitan.
Selanjutnya, untuk menyikapi hal tersebut. Para 'abid (ahli ibadah) dituntut bijak dalam menerima ketentuan berbeda dari biasanya. Karena untuk menjadikan semua tindakan dan amalan bernilai ibadah harusnya dipelajari agar sesuai dengan tuntunan dan tauladan dari Nabi Muhammad ﷺ.
Berdasarkan hadits-hadits di atas maka dapat dipahami bahwa khusus ibadah shalat dengan petimbangan kontekstual maka hal tersebut harus ditempuh. Sehingga tidak terdapat peluang orang-orang jahil mempermainkan ibadah.
Shalat sunat yang dilakukan oleh Nabi Muhammad ﷺ secara rutin tidak ada halangan untuk mengerjakannya pada waktu yang tidak biasa. Tujuannya adalah menjaga rutinitas ibadah walau pun sedikit atau amalan-amalan ringan. Dan tidak boleh sombong dengan amalan rutin tersebut. Inilah yang dicontohkan oleh Rasulullah ﷺ dan para shahabat. Sampai saat ini dan bahkan sampai hari kiamat.
Begitu juga alasan penundaan karena sibuk atau darurat diizinkan karena keterbatasan waktu dan tenaga untuk menjaga rutinitas tersebut. Hal ini terkait dengan ibadah sunat, bahkan ibadah wajib, seperti shalat.
Oleh karena itu, keilmuan dan kebijaksanaan mu'allim dan 'abid-lah yang dinilai sebagai usaha menjaga kemurnian syari'at.
Wallaahu a'lam bish shawaab.
Wassalaamu 'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon koreksi jika terdapat kekeliruan dalam postingan yang saya upload🙏🙏🙏