SHAHABAT YANG PERNAH DIDOAKAN RASULULLAH
Imam Ahmad berkata,
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنِ الْجَعْدِ بْنِ أَوْسٍ قَالَ حَدَّثَتْنِي عَائِشَةُ بِنْتُ سَعْدٍ قَالَتْ قَالَ سَعْدٌ
اشْتَكَيْتُ شَكْوًى لِي بِمَكَّةَ فَدَخَلَ عَلَيَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعُودُنِي قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي قَدْ تَرَكْتُ مَالًا وَلَيْسَ لِي إِلَّا ابْنَةٌ وَاحِدَةٌ أَفَأُوصِي بِثُلُثَيْ مَالِي وَأَتْرُكُ لَهَا الثُّلُثَ قَالَ لَا قَالَ أَفَأُوصِي بِالنِّصْفِ وَأَتْرُكُ لَهَا النِّصْفَ قَالَ لَا قَالَ أَفَأُوصِي بِالثُّلُثِ وَأَتْرُكُ لَهَا الثُّلُثَيْنِ قَالَ الثُّلُثُ وَالثُّلُثُ كَثِيرٌ ثَلَاثَ مِرَارٍ قَالَ فَوَضَعَ يَدَهُ عَلَى جَبْهَتِهِ فَمَسَحَ وَجْهِي وَصَدْرِي وَبَطْنِي وَقَالَ اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا وَأَتِمَّ لَهُ هِجْرَتَهُ فَمَا زِلْتُ يُخَيَّلُ إِلَيَّ بِأَنِّي أَجِدُ بَرْدَ يَدِهِ عَلَى كَبِدِي حَتَّى السَّاعَةِ. (رواه أحمد: ١٣٩٤)
Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa'id dari Al Ja'd bin Aus berkata; telah menceritakan kepadaku Aisyah binti Sa'd berkata; Sa'd berkata; Saya sakit saat saya berada di Makkah, kemudian Rasulullah ﷺ menemuiku dalam rangka menjengukku. Saya berkata, "Wahai Rasulullah, aku meninggalkan harta yang banyak dan aku hanya memiliki seorang anak perempuan, apakah aku boleh mewasiatkan dua pertiga hartaku dan memberinya sepertiga saja? ' Beliau menjawab, "Tidak" Sa'ad bertanya lagi, "Apakah bleh aku wasiatkan setengahnya dan saya tinggalkan untuknya setengahnya?" Beliau menjawab, "Tidak" Sa'ad bertanya lagi, "Atau aku wasiatkan sepertiganya dan saya tinggalkan untuknya dua pertiga?" Rasulullah ﷺ menjawab, "Sepertiga Ya, tapi sepertiga itu banyak." Beliau ucapkan tiga kali. Sa'ad berkata; Kemudian beliau meletakkan tangannya pada dahinya lalu mengusap wajahku dan dadaku serta perutku dan berdoa, "ALLAHUMMA ASYFI SA'DAN WA ATIMMA LAHU HIJRATAHU (Ya Allah sembuhkanlah Sa'd dan sempurnakanlah hijrahnya" Sejak saat itu saya masih tetap terbayang bahwa aku senantiasa merasakan dingin tangan beliau pada dadaku sampai saat ini." (HR. Ahmad: 1394 - isnadnya shahih menurut Syu'aib Al Arna'uth dari Sa'ad bin Abi Waqash Malik bin Uhaib bin 'Abdu Manaf bin Zuhrah, ia shahabat kuniyahnya Abu Ishaq negeri hidup Kufah dan wafat tahun 55 H)
Demikian juga hadits riwayat imam Abu Daud, ia berkata:
حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا مَكِّيُّ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا الْجُعَيْدُ عَنْ عَائِشَةَ بِنْتِ سَعْدٍ أَنَّ أَبَاهَا قَالَ
اشْتَكَيْتُ بِمَكَّةَ فَجَاءَنِي النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعُودُنِي وَوَضَعَ يَدَهُ عَلَى جَبْهَتِي ثُمَّ مَسَحَ صَدْرِي وَبَطْنِي ثُمَّ قَالَ اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا وَأَتْمِمْ لَهُ هِجْرَتَهُ. (رواه أبوداود: ٢٦٩٨)
Telah menceritakan kepada kami Harun bin Abdullah telah menceritakan kepada kami Makki bin Ibrahim telah menceritakan kepada kami Al Ju'aid dari Aisyah binti Sa'ad, bahwa ayahnya berkata; aku mengalami sakit di Makkah, kemudian Nabi ﷺ datang mengunjungiku dan meletakkan tangannya di atas keningku, kemudian beliau mengusap dada dan perutku kemudian berdoa, "Ya Allah sembuhkanlah Sa'ad dan sempurnakanlah hijrahnya." (HR. Abu Daud: 2698 - shahih dari Sa'ad bin Abi Waqash Malik bin Uhaib bin 'Abdu Manaf bin Zuhrah, ia shahabat kuniyahnya Abu Ishaq negeri hidup Kufah dan wafat tahun 55 H)
PEMBUKA DOA MUSTAJAB
Imam Ahmad berkata,
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ مَالِكِ بْنِ مِغْوَلٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ
سَمِعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِأَنِّي أَشْهَدُ أَنَّكَ أَنْتَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ الْأَحَدُ الصَّمَدُ الَّذِي لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ فَقَالَ قَدْ سَأَلَ اللَّهَ بِاسْمِ اللَّهِ الْأَعْظَمِ الَّذِي إِذَا سُئِلَ بِهِ أَعْطَى وَإِذَا دُعِيَ بِهِ أَجَابَ. (رواه أحمد: ٢١٨٨٧)
Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa'id dari Malik bin Mighwal telah menceritakan kepada kami 'Abdullah bin Buraidah dari ayahnya berkata, Nabi ﷺ mendengar seseorang berdoa: Ya Allah! aku meminta-Mu, aku bersaksi bahwa Engkau adalah Allah yang tidak ada Ilah lain selain-Mu, Engkau Maha Esa dan tempat bergantung yang tidak melahirkan, tidak dilahirkan dan tidak ada satu sekutu pun bagi-Nya. Nabi ﷺ bersabda, "Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, ia meminta kepada Allah dengan nama-Nya yang paling agung yang bila diminta dengannya pasti Ia akan memberi, bila diseru dengannya pasti akan dikabulkan." (HR. Ahmad: 21887 - isnadnya shahih menurut Syu'aib Al Arna'uth dari Buraidah bin Al Hashib bin 'Abdullah bin Al Harits, ia shahabat kuniyahnya Abu Sahal negeri hidup Bashrah dan wafat tahun 63 H)
Lihat juga tulisan penulis:
1. https://ibnusyamsir.blogspot.com/2021/08/keutamaan-anas-bin-malik.html?m=1
2. https://ibnusyamsir.blogspot.com/2021/02/keistimewaan-ibnu-abbas.html?m=1
3. https://ibnusyamsir.blogspot.com/2020/06/saling-mendoakan-kebaikan.html?m=1
4. https://ibnusyamsir.blogspot.com/2020/09/doa-para-malaikat-bagi-penjenguk-orang.html?m=1
5. https://ibnusyamsir.blogspot.com/2020/03/qunut-kekuatan-yang-terzhalimi.html?m=1
6. https://ibnusyamsir.blogspot.com/2020/09/doa-para-malaikat-bagi-penjenguk-orang.html?m=1



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon koreksi jika terdapat kekeliruan dalam postingan yang saya upload🙏🙏🙏