MUKMIN ITU SELALU DALAM AGAMA YANG TOLERAN YANG AKAN DIAKUI BANGSA YAHUDI
Oleh: Samsurizal, MA
Bismillaahir rahmaanir rahiem,
Assalaamu 'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh
Ingatlah, ... Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
وَمَنْ جَاهَدَ فَاِنَّمَا يُجَاهِدُ لِنَفْسِهٖ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَغَنِيٌّ عَنِ الْعٰلَمِيْنَ. (قرآن سورة العنكبوت/٢٩: ٦)
Siapa yang berusaha dengan sungguh-sungguh (untuk berbuat kebajikan), sesungguhnya dia sedang berusaha untuk dirinya sendiri (karena manfaatnya kembali kepada dirinya). Sesungguhnya Allah benar-benar Mahakaya (tidak memerlukan suatu apa pun) dari alam semesta. (QS. Al-‘Ankabūt/29: 6)
Oleh karena itu berusahalah dengan sungguh-sungguh mendapat kebaikan dari agama Islam ini. Imam Al Bukhari meriwayatkan,
حَدَّثَنَا عَلِيٌّ حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ سَعِيدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ سَعِيدِ بْنِ الْعَاصِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَنْ يَزَالَ الْمُؤْمِنُ فِي فُسْحَةٍ مِنْ دِينِهِ مَا لَمْ يُصِبْ دَمًا حَرَامًا. (رواه البخاري: ٦٣٥٥)
Telah menceritakan kepada kami Ali telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Sa'id bin Amru bin 'Ash dari Ayahnya dari Ibnu 'Umar radhiallahu'anhuma mengatakan, Rasulullah ﷺ bersabda, "Seorang mukmin masih dalam kelonggaran agamanya selama dia tidak menumpahkan darah haram tanpa alasan yang dihalalkan." (HR. Al Bukhari: 6355 - shahih dari 'Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, ia shahabat kuniyahnya Abu 'Abdur Rahman negeri hidup Madinah dan wafat tahun 73 H)
Demikian juga hadits riwayat imam Ahmad dengan kalimat "Al Mar'u" (seseorang), beliau meriwayatkan:
حَدَّثَنَا أَبُو النَّضْرِ حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ أَبِيهِ عَنِ ابْنِ عُمَرَ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لَنْ يَزَالَ الْمَرْءُ فِي فُسْحَةٍ مِنْ دِينِهِ مَا لَمْ يُصِبْ دَمًا حَرَامًا. (رواه أحمد: ٥٤٢٣)
Telah menceritakan kepada kami Abu Nadlr telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Sa'id dari bapaknya, dari Ibnu Umar dari Nabi ﷺ bersabda, "Seseorang masih dalam kelonggaran agamanya selama ia tidak menumpahkan darah yang tidak hak (haram)." (HR. Ahmad: 5423 - isnadnya shahih menurut Syu'aib Al Arna'uth dari 'Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, ia shahabat kuniyahnya Abu 'Abdur Rahman negeri hidup Madinah dan wafat tahun 73 H)
Kemudian orang-orang Yahudi akan memahami kelapangan dalam Islam, sebagaimana diinfirmasikan dalam hadits riwayat imam Ahmad: 23710, beliau berkata:
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَالَ لِي عُرْوَةُ إِنَّ عَائِشَةَ قَالَتْ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَئِذٍ لَتَعْلَمُ يَهُودُ أَنَّ فِي دِينِنَا فُسْحَةً إِنِّي أُرْسِلْتُ بِحَنِيفِيَّةٍ سَمْحَةٍ. (رواه أحمد: ٢٣٧١٠)
Telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Daud, dia berkata; telah menceritakan kepada kami 'Abdurrahman dari ayahnya, dia berkata; 'Urwah telah berkata kepadaku, " Aisyah berkata kepadaku; Rasulullah ﷺ bersabda, "Pada hari nanti orang-orang Yahudi akan tahu bahwa dalam agama kami terdapat kelapangan karena saya diutus dengan agama yang lapang (lurus) dan mudah (toleran)." (HR. Ahmad: 23710 - Qawiy dan isnadnya hasan menurut Syu'aib Al Arna'uth dari 'Aisyah binti Abi Bakar ash Shiddiq, ia shahabiyah [istri nabi] kuniyahnya Ummu 'Abdullah negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H)
Begitu juga dalam pernyataan tegas dari Rasulullah bahwa mereka harus paham terhadap hal dimaksud. Sebagaimana imam Ahmad meriwayatkan:
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ أَخْبَرَنَا ابْنُ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ قَالَ قَالَ لِي عُرْوَةُ إِنَّ عَائِشَةَ قَالَتْ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَئِذٍ لِتَعْلَمَ يَهُودُ أَنَّ فِي دِينِنَا فُسْحَةً إِنِّي أُرْسِلْتُ بِحَنِيفِيَّةٍ سَمْحَةٍ. (رواه أحمد: ٢٤٧٧١)
Telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Daud telah mengabarkan kepada kami Ibnu Abu Azzinad dari Abu Azzinad berkata; Urwah pernah berkata kepadaku; Sesungguhnya Aisyah berkata, "Pada suatu hari Rasulullah ﷺ pernah bersabda, 'Hendaknya orang Yahudi mengetahui bahwa di dalam agama kita terdapat kelapangan, sesungguhnya saya diutus dengan agama yang lurus yang penuh toleran." (HR. Ahmad: 24771 - isnadnya hasan menurut Syu'aib Al Arna'uth dari 'Aisyah binti Abi Bakar ash Shiddiq, ia shahabiyah [istri nabi] kuniyahnya Ummu 'Abdullah negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H)
Sementara itu, Allah mengabadikan kaum Yahudi dalam Al Qur'an tentang keutamaan mereka. Sehingga akan lebih masuk akal bahwa mereka dapat lebih paham karena hal tersebut. Namun, mereka enggan mengakuinya. Sebagaimana pernyataan Allah dalam Al Qur'an surat Al Baqarah/2 ayat 40, 47 dan 122 berikut:
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
يٰبَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ اذْكُرُوْا نِعْمَتِيَ الَّتِيْٓ اَنْعَمْتُ عَلَيْكُمْ وَاَوْفُوْا بِعَهْدِيْٓ اُوْفِ بِعَهْدِكُمْۚ وَاِيَّايَ فَارْهَبُوْنِ
Wahai Bani Israil,*) ingatlah nikmat-Ku yang telah Aku berikan kepadamu dan penuhilah janjimu kepada-Ku,**) niscaya Aku penuhi janji-Ku kepadamu. Hanya kepada-Ku hendaknya kamu takut. (QS. Al-Baqarah/2: 40)
*) Israil adalah nama lain dari Ya'qub alaihi salam, oleh karena itu Bani Israil adalah keturunan dari Nabi Ya'qub 'alaihi salam yang sekarang dikenal dengan bangsa Yahudi. **) Diantara janji mereka kepada Allah ialah hanya menyembah-Nya, tidak mempersekutukan-Nya, dan beriman kepada Nabi Muhammad ﷺ sebagaimana yang tersebut di dalam Taurat.
Selanjutnya, Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
يٰبَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ اذْكُرُوْا نِعْمَتِيَ الَّتِيْٓ اَنْعَمْتُ عَلَيْكُمْ وَاَنِّيْ فَضَّلْتُكُمْ عَلَى الْعٰلَمِيْنَ. (قرآن سورة البقرة/٢: ٤٧)
Wahai Bani Israil, ingatlah nikmat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu dan sesungguhnya Aku telah melebihkan kamu daripada semua umat di alam ini (pada masa itu). (QS. Al-Baqarah/2: 47)
Demikian juga ayat ini diulang pada QS. Al Baqarah/2 ayat 122.
Demikianlah keistimewaan orang beriman atas keutamaan kaum Yahudi. Dibalik kedua tern inilah harusnya pembuktian kebenaran Islam tersebut terbukti dan semakin kuat dan menjadi rahmat bagi seluruh alam agar melindungi semuanya.
Wallaahu a'lam bish shawaab,
Wassalaamu 'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon koreksi jika terdapat kekeliruan dalam postingan yang saya upload🙏🙏🙏