“Contextualizing the Qur’an and Hadith in Human Life” explores how sacred texts can be meaningfully understood and applied in today’s world. It invites readers to see the Qur’an and Hadith not as distant traditions, but as living sources of guidance for personal growth, social harmony, and spiritual depth.

Cari Blog Ini

Mengenai Saya

Foto saya
Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Indonesia
Samsurizal is a lecturer and writer specializing in socio-cultural, religious, and spiritual studies. Since 2007, he has been serving as a faculty member at the Islamic College of Balaiselasa YPPTI Pesisir Selatan, Indonesia. Alongside his academic role, he is an active researcher and prolific author, with numerous books and scholarly articles published in reputable journals. His works often explore the intersections of tradition, culture, and religion, highlighting both historical and contemporary perspectives. Through his academic contributions, he seeks to advance critical discourse on Islamic studies, spirituality, and broader socio-cultural issues. Samsurizal is also engaged in intellectual and educational activities that promote cross-cultural understanding and the dissemination of knowledge. His research and writings are intended not only for academic audiences but also for the wider public, aiming to build bridges between scholarly inquiry and societal needs.

Post Page Advertisement [Top]



HADITS MUBHAMAT

(Terjadi pada sanad hadits)

Oleh: Samsurizal, MA, C.I.P

Yang dinamakan Mubham adalah; Rawi yang tidak disebutkan namanya di dalam sanad. Rawi di dalam sanad yang dinisbatkan kepada negerinya, pekerjaan, atau penyakit, juga termasuk mubham. Hal ini terjadi karena PERIWAYAT tidak ingin menyebutkan nama asli gurunya karena khawatir diketahui cacatnya. Terkadang ia lupa nama asli gurunya, kemudian menggunakan nama laqab (gelar) atau nama yang masyhur dikalangan mereka. Begitu juga hal yang terpenting adalah memelihara mur'ah gurunya.

CONTOH HADITS MUBHAM

Imam Ahmad meriwayatkan:

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ حَدَّثَنَا الْحَكَمُ قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ أَبِي لَيْلَى عَنْ رَجُلٍ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ
نَهَى عَنْ الْبَلَحِ وَالتَّمْرِ وَالزَّبِيبِ وَالتَّمْرِ. (رواه أحمد: ١٨٠٦٦)

Telah menceritakan kepada kami Affan, telah menceritakan kepada kami Syu'bah, telah menceritakan kepada kami Al Hakam ia berkata, saya mendengar Ibnu Abu Laila dari seorang laki-laki dari sahabat Nabi ﷺ, bahwa beliau telah melarang Al Balah (Kurma basah yang masih hijau) dan At Tamr kemudian Az Zabib dan At Tamr. (HR. Ahmad: 18066 - isnadnya shahih menurut Syu'aib Al Arna'uth dari seorang shahabat Nabi ﷺ yang tidak diketahui namanya)

PERIWAYAT TIDAK MENYEBUTKAN NAMA SEORANG PERIWAYAT DALAM MERIWAYATKAN HADITS, NAMUN TERKADANG DIJELASKAN OLEH MUKHARRIJ.

Imam At-Tirmidzi meriwayatkan,

حَدَّثَنَا أَبُو مُوسَى مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ سُلَيْمَانَ الْأَعْمَشِ عَنْ يَحْيَى بْنِ وَثَّابٍ عَنْ شَيْخٍ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْمُسْلِمُ إِذَا كَانَ مُخَالِطًا النَّاسَ وَيَصْبِرُ عَلَى أَذَاهُمْ خَيْرٌ مِنْ الْمُسْلِمِ الَّذِي لَا يُخَالِطُ النَّاسَ وَلَا يَصْبِرُ عَلَى أَذَاهُمْ.

قَالَ أَبُو عِيسَى قَالَ ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ كَانَ شُعْبَةُ يَرَى أَنَّهُ ابْنُ عُمَرَ. (رواه الترمذي: ٢٤٣١)

Telah menceritakan kepada kami Abu Musa Muhammad bin Al Mutsanna, telah bercerita kepada kami Ibnu Abi 'Adi dari Syu'bah dari Sulaiman Al A'masy dari Yahya bin Watsab dari seorang syeikh salah seorang sahabat Rasulullah ﷺ dari Nabi ﷺ beliau bersabda, "Jika seorang muslim bergaul (berinteraksi sosial) dengan orang lain dan bersabar atas gangguan mereka, adalah lebih baik daripada seorang muslim yang tidak bergaul (tidak berinteraksi sosial) dengan orang lain dan tidak bersabar atas gangguan mereka."

Abu 'Isa berkata, ibnu Abi Adi berkata, Syu'bah berpendapat syeikh itu adalah Ibnu Umar. (HR. At-Tirmidzi: 2431 - shahih dari 'Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, ia shahabat kuniyahnya Abu 'Abdur Rahman negeri hidup Madinah dan wafat tahun 73 H)

Dalam riwayat lain, yaitu riwayat imam Ahmad. Beliau berkata,

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ إِبْرَاهِيمُ بْنُ مَيْمُونٍ أَخْبَرَنِي قَالَ سَمِعْتُ رَجُلًا مِنْ بَنِي الْحَارِثِ قَالَ سَمِعْتُ رَجُلًا مِنَّا يُقَالُ لَهُ أَيُّوبُ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَمْرٍو يَقُولُ

مَنْ تَابَ قَبْلَ مَوْتِهِ عَامًا تِيبَ عَلَيْهِ وَمَنْ تَابَ قَبْلَ مَوْتِهِ بِشَهْرٍ تِيبَ عَلَيْهِ حَتَّى قَالَ يَوْمًا حَتَّى قَالَ سَاعَةً حَتَّى قَالَ فُوَاقًا قَالَ قَالَ الرَّجُلُ أَرَأَيْتَ إِنْ كَانَ مُشْرِكًا أَسْلَمَ قَالَ إِنَّمَا أُحَدِّثُكُمْ كَمَا سَمِعْتُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ. (رواه أحمد: ٦٦٢٦)

Telah menceritakan kepada kami 'Affan, telah menceritakan kepada kami Syu'bah, dia berkata, Ibrahim bin Maimun, telah mengabarkan kepada kami, dia berkata, aku mendengar seorang lelaki dari Bani Al Harits berkata, aku mendengar seorang lelaki yang biasa dipanggil Ayub dari suku kami berkata, aku mendengar Abdullah bin 'Amru berkata, "Barang siapa bertobat setahun sebelum kematiannya maka tobatnya akan diterima, dan barang siapa bertobat sebulan sebelum kematiannya maka tobatnya akan diterima, hingga ia mengatakan; sehari sebelum kematiannya, hingga ia mengatakan satu jam sebelum kematiannya, dan hingga ia mengatakan fuwaqon (yakni jarak waktu dari perahan pertama ke perahan kedua). Dia berkata, ada seorang lelaki bertanya, "Bagaimana dengan seorang musyrik yang kemudian menyatakan masuk Islam?" Ia menjawab, "Aku hanya berbicara kepada kalian apa yang kudengar dari ucapan Rasulullah ﷺ." (HR. Ahmad: 6626 - hasan lighairihi, isnadnya dha'if dari 'Abdullah bin 'Amru bin Al 'Ash bin Wail, ia shahabat kuniyahnya Abu Muhammad negeri hidup Maru dan wafat tahun 63 H. Hadits mubhamat)

Catatan: sanad hadits riwayat imam Ahmad terdapat periwayat yang tidak diketahui, yaitu periwayat yang menerima langsung dari Ayyub (tabi'in kalangan tua, ia tsiqah).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon koreksi jika terdapat kekeliruan dalam postingan yang saya upload🙏🙏🙏

Bottom Ad [Post Page]