“Contextualizing the Qur’an and Hadith in Human Life” explores how sacred texts can be meaningfully understood and applied in today’s world. It invites readers to see the Qur’an and Hadith not as distant traditions, but as living sources of guidance for personal growth, social harmony, and spiritual depth.

Cari Blog Ini

Mengenai Saya

Foto saya
Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Indonesia
Samsurizal is a lecturer and writer specializing in socio-cultural, religious, and spiritual studies. Since 2007, he has been serving as a faculty member at the Islamic College of Balaiselasa YPPTI Pesisir Selatan, Indonesia. Alongside his academic role, he is an active researcher and prolific author, with numerous books and scholarly articles published in reputable journals. His works often explore the intersections of tradition, culture, and religion, highlighting both historical and contemporary perspectives. Through his academic contributions, he seeks to advance critical discourse on Islamic studies, spirituality, and broader socio-cultural issues. Samsurizal is also engaged in intellectual and educational activities that promote cross-cultural understanding and the dissemination of knowledge. His research and writings are intended not only for academic audiences but also for the wider public, aiming to build bridges between scholarly inquiry and societal needs.

Post Page Advertisement [Top]



KELUHAN BERKARYA

Bismillahirrahmanirrahim walhamdulillahi rabbil 'alamin. Cerita dari sebelah...Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh... coba tanya sama anak2... Mau tak abang ajarkan komputer??? Jadi kehadiran abang tak sia2... SEKALIAN ajak yang lain. Abang bersedia mengajar. Mungkin ini lebih manfaat untuk bekal awal. Sebab dimana pun tempat ilmu ini sangat dibutuhkan 🙏🙏🙏. Abang tak ingin kehadiran abang ditengah2 kalian hanya numpamg jadi selebritis...tanpa manfaat positif. 😁😁😁😁. Abang berfikir, ingin juga meluangkan waktu untuk mengajarkan hal yang bermanfaat di luar kampus. Masalah tempat bisa dimana saja...

Apalagi, menulis dengan menggunakan tulisan arab. Karena tak banyak orang yang tertarik untuk mempelajari ini. Apalagi mampu mengedit tulisan Latin-Arab, begitu juga menggabungkan keduanya. Umumnya orang-orang menggunakan pola tulisan Latin saja. Sehingga anggapan terhadap tulisan bahkan  mempelajari bahasa arab menjadi olok2an. Kita muslim mencemoohkan produk Islami. 😭😭😭😭, abang merasa bertanggungjawab atas hal ini. Moga jadi renungan. Barang kali, kalau ada orang mengatakan telah terjadi plagiasi terhadap al Qur'an dan Hadits. Allah dan Rasulullah yang mulia tidak akan menuntut bayaran miliaran. Tetapi justru dapat pahala. 😁😁😁😁

Allahumma zidnaa 'ilman, warzuqna fahman. Amien ya Rabbal 'alamien....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon koreksi jika terdapat kekeliruan dalam postingan yang saya upload🙏🙏🙏

Bottom Ad [Post Page]