KEUNGGULAN NEGERI YAMAN DAN KEHADIRAN KHALID BIN AL-WALID
Oleh: Samsurizal
Imam Muslim meriwayatkan,
و حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ وَقُتَيْبَةُ وَابْنُ حُجْرٍ عَنْ إِسْمَعِيلَ بْنِ جَعْفَرٍ قَالَ ابْنُ أَيُّوبَ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ قَالَ أَخْبَرَنِي الْعَلَاءُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْإِيمَانُ يَمَانٍ وَالْكُفْرُ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَالسَّكِينَةُ فِي أَهْلِ الْغَنَمِ وَالْفَخْرُ وَالرِّيَاءُ فِي الْفَدَّادِينَ أَهْلِ الْخَيْلِ وَالْوَبَرِ. (رواه مسلم: ٧٦)
Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Ayyub dan Qutaibah serta Ibnu Hujr dari Ismail bin Ja'far berkata Ibnu Ayyub, telah menceritakan kepada kami Ismail dia berkata, telah mengabarkan kepadaku al-Ala' dari bapaknya dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, "Iman itu ada pada Yaman, kekufuran itu ada pada arah timur (maksudnya kaum Majusi), ketenangan ada pada penggembala kambing (maksudnya penduduk Yaman), dan kesombongan dan riya' itu ada pada orang-orang yang bersuara keras; pengembala kuda dan unta (orang Badui)." (HR. Muslim: 76 - sahih dari Abu Hurairah, ia sahabat nama aslinya Abdur Rahman bin Shakhar negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H)
Demikian juga hadis semakna diriwayatkan oleh imam at-Tirmidzi: 2169, Ahmad: 8491, 8918, 9135, 9516, dan 9893 - sahih dari Abu Hurairah, ia sahabat nama aslinya Abdur Rahman bin Shakhar negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H. Hanya saja pada hadis riwayat Ahmad: 9135 disebutkan kalimat "الْإِيمَانُ يَمَانٍ الْإِيمَانُ يَمَانٍ الْإِيمَانُ يَمَانٍ" diucapkan tiga kali sambil Rasulullah menunjuk ke Yaman. Sementara itu perlu diketahui pada riwayat imam Ahmad; beliau meriwayatkan dari guru yang berbeda-beda. Hal ini menunjukkan hadis ini sangat kuat atau sahih lagi masyhur dikalangan ulama hadis.
Bahkan Khalid bin al-Walid pernah diutus oleh Rasulullah ke Yaman, sebagaimana hadis riwayat imam al-Bukhari,
حَدَّثَنِي أَحْمَدُ بْنُ عُثْمَانَ حَدَّثَنَا شُرَيْحُ بْنُ مَسْلَمَةَ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ يُوسُفَ بْنِ إِسْحَاقَ بْنِ أَبِي إِسْحَاقَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ بَعَثَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَعَ خَالِدِ بْنِ الْوَلِيدِ إِلَى الْيَمَنِ قَالَ ثُمَّ بَعَثَ عَلِيًّا بَعْدَ ذَلِكَ مَكَانَهُ فَقَالَ مُرْ أَصْحَابَ خَالِدٍ مَنْ شَاءَ مِنْهُمْ أَنْ يُعَقِّبَ مَعَكَ فَلْيُعَقِّبْ وَمَنْ شَاءَ فَلْيُقْبِلْ فَكُنْتُ فِيمَنْ عَقَّبَ مَعَهُ قَالَ فَغَنِمْتُ أَوَاقٍ ذَوَاتِ عَدَدٍ. (رواه أالبخاري: ٤٠٠٢)
Telah menceritakan kepadaku Ahmad bin 'Utsman, telah menceritakan kepada kami Syuraih bin Maslamah, telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Yusuf bin Ishaq bin Abu Ishaq, telah menceritakan kepadaku Bapakku dari Abu Ishaq Aku mendengar Al Bara' berkata, Rasulullah ﷺ mengutus kami bersama Khalid bin Walid ke Yaman, Al Bara berkata, kemudian Nabi ﷺ mengutus Ali untuk mengganti kepemimpinanya. Beliau berkata kepada Ali, 'Suruhlah tentara Khalid untuk ikut bersama kamu ke Yaman, bagi siapa saja yang mau, dan siapa yang ingin pulang, silakan!' Dan aku termasuk orang yang ikut bersama Ali. Al Bara berkata, 'lalu aku mendapatkan ghanimah yang begitu banyak.' (HR. Al-Bukhari: 4002 - sahih dari al-Bara' bin 'Azib bin al-Harits, ia sahabat kuniyah-nya Abu Imarah negeri hidup Kufah dan wafat tahun 72 H. Hadis ahlul Kufah)
Bahkan imam al-Bukhari meriwayatkan,
حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ إِسْمَاعِيلَ قَالَ حَدَّثَنِي قَيْسٌ قَالَ سَمِعْتُ خَالِدَ بْنَ الْوَلِيدِ يَقُولُ لَقَدْ دُقَّ فِي يَدِي يَوْمَ مُؤْتَةَ تِسْعَةُ أَسْيَافٍ وَصَبَرَتْ فِي يَدِي صَفِيحَةٌ لِي يَمَانِيَةٌ. (رواه ألبخاري: ٣٩٣٣)
Telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Al Mutsanna, telah menceritakan kepada kami Yahya dari Ismail katanya, telah menceritakan kepadaku Qais, katanya, aku mendengar Khalid bin Walid mengatakan, "Pada perang Mu'tah ada Sembilan pedang putus di tanganku, namun yang tertinggal di tanganku hanya sebilah pedang buatan Yaman." (HR. Al-Bukhari: 3933 - sahih dari Khalid bin al-Walid bin al-Mughirah, ia sahabat kuniyah-nya Abu Sulaiman negeri hidup Madinah dan wafat tahun 21 H)
Hadis semakna juga diriwayatkan oleh Khalid bin al-Walid, yaitu hadis riwayat imam al-Bukhari: 3932.
KEUTAMAAN KHALID BIN WALID
Imam at-Tirmidzi meriwayatkan,
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ هِشَامِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ نَزَلْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْزِلًا فَجَعَلَ النَّاسُ يَمُرُّونَ فَيَقُولُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ هَذَا يَا أَبَا هُرَيْرَةَ فَأَقُولُ فُلَانٌ فَيَقُولُ نِعْمَ عَبْدُ اللَّهِ هَذَا وَيَقُولُ مَنْ هَذَا فَأَقُولُ فُلَانٌ فَيَقُولُ بِئْسَ عَبْدُ اللَّهِ هَذَا حَتَّى مَرَّ خَالِدُ بْنُ الْوَلِيدِ فَقَالَ مَنْ هَذَا فَقُلْتُ هَذَا خَالِدُ بْنُ الْوَلِيدِ فَقَالَ نِعْمَ عَبْدُ اللَّهِ خَالِدُ بْنُ الْوَلِيدِ سَيْفٌ مِنْ سُيُوفِ اللَّهِ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ وَلَا نَعْرِفُ لِزَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ سَمَاعًا مِنْ أَبِي هُرَيْرَةَ وَهُوَ عِنْدِي حَدِيثٌ مُرْسَلٌ قَالَ وَفِي الْبَاب عَنْ أَبِي بَكْرٍ الصِّدِّيقِ. (رواه الترمذي: ٣٧٨١)
Telah menceritakan kepada kami Qutaibah, telah menceritakan kepada kami Al Laits dari Hisyam bin Sa'd dari Zaid bin Aslam dari Abu Hurairah dia berkata, Kami singgah bersama Rasulullah ﷺ di suatu tempat, lalu ada orang-orang yang lewat di depan beliau, maka Rasulullah ﷺ bersabda, "Siapakah ini wahai Abu Hurairah?" jawabku, "Fulan." Beliau bersabda, "Alangkah baiknya hamba Allah ini." beliau bersabda lagi, "Lalu siapakah orang ini?" jawabku, "Dia adalah fulan." Beliau bersabda, "Alangkah buruknya hamba Allah ini." hingga Khalid bin Walid lewat, maka beliau bertanya, "Siapakah ini?" jawabku, "Dia adalah Khalid bin Walid." beliau bersabda, "Alangkah baiknya hamba Allah Khalid bin Walid, salah satu pedang dari pedang-pedang Allah." Abu Isa berkata, "Hadits ini adalah hadits gharib, kami tidak pernah mengetahui Zaid bin Aslam mendengar dari Abu Hurairah, dan menurutku hadits ini adalah hadits mursal. Abu Isa berkata, "Dan dalam bab ini, ada juga riwayat dari Abu Bakar As Shiddiq." (HR. At-Tirmidzi: 3781 - sahih dari Abu Hurairah, ia sahabat nama aslinya Abdur Rahman bin Shakhar negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H)
Imam Ahmad meriwayatkan,
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَيَّاشٍ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ حَدَّثَنِي وَحْشِيُّ بْنُ حَرْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ وَحْشِيِّ بْنِ حَرْبٍ أَنَّ أَبَا بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَقَدَ لِخَالِدِ بْنِ الْوَلِيدِ عَلَى قِتَالِ أَهْلِ الرِّدَّةِ وَقَالَ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ نِعْمَ عَبْدُ اللَّهِ وَأَخُو الْعَشِيرَةِ خَالِدُ بْنُ الْوَلِيدِ وَسَيْفٌ مِنْ سُيُوفِ اللَّهِ سَلَّهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَى الْكُفَّارِ وَالْمُنَافِقِينَ. (رواه أحمد: ٤٢)
Telah menceritakan kepada kami Ali bin 'Ayyasy, telah menceritakan kepada kami Al Walid bin Muslim, telah menceritakan kepadaku Wahsyi bin Harb dari bapaknya dari kakeknya Wahsyi bin Harb, bahwa Abu Bakar menunjuk Khalid bin Walid untuk memerangi orang-orang yang murtad, kemudian berkata, sesungguhnya aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, "Sebaik baik hamba Allah dan saudara untuk bergaul adalah Khalid bin Al Walid dan salah satu dari pedang-pedang Allah, yang Allah hunuskan kepada orang-orang kafir dan munafik." (HR. Ahmad: 42 - sahih, isnad-nya dha'if menurut Syu'aib al-Arna'uth dari 'Abdullah bin 'Utsman bin 'Amir bin 'Amru bin Ka'ab bin Sa'ad bin Taymi bin Murrah, ia sahabat kuniyah-nya Abu Bakar negeri hidup Madinah dan wafat tahun 13 H)
Dan,
حَدَّثَنَا مَكِّيٌّ حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ هَاشِمٍ عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ كِنَانَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى إِذَا كُنَّا تَحْتَ ثَنِيَّةِ لِفْتٍ طَلَعَ عَلَيْنَا خَالِدُ بْنُ الْوَلِيدِ مِنْ الثَّنِيَّةِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأَبِي هُرَيْرَةَ انْظُرْ مَنْ هَذَا قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ خَالِدُ بْنُ الْوَلِيدِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نِعْمَ عَبْدُ اللَّهِ هَذَا. (رواه أحمد: ٨٣٦٣)
Telah menceritakan kepada kami Makki berkata, telah menceritakan kepada kami Hasyim bin Hasyim dari Ishaq bin Abdullah bin Al Harits bin Kinanah dari Abu Hurairah ia berkata, "Kami keluar bersama Rasulullah ﷺ hingga ketika kami berada di tsaniyyah liftin, Khalid bin Walid muncul dari tsaniyah, maka Rasulullah ﷺ bersabda pada Abu Hurairah, "Lihatlah siapa ini?" Abu Hurairah berkata, "Khalid bin Walid." Maka Rasulullah ﷺ bersabda, "Sebaik hamba Allah adalah orang ini." (HR. Ahmad: 8363 - hasan, isnad-nya dha'if menurut Syu'aib al-Arna'uth dari Abu Hurairah, ia sahabat nama aslinya Abdur Rahman bin Shakhar negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H)
Dalam riwayat lain,
حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ الْجُعْفِيُّ عَنْ زَائِدَةَ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ قَالَ اسْتَعْمَلَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ أَبَا عُبَيْدَةَ بْنَ الْجَرَّاحِ عَلَى الشَّامِ وَعَزَلَ خَالِدَ بْنَ الْوَلِيدِ قَالَ فَقَالَ خَالِدُ بْنُ الْوَلِيدِ بُعِثَ عَلَيْكُمْ أَمِينُ هَذِهِ الْأُمَّةِ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ أَمِينُ هَذِهِ الْأُمَّةِ أَبُو عُبَيْدةَ بْنُ الْجَرَّاحِ قَالَ أَبُو عُبَيْدَةَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ خَالِدٌ سَيْفٌ مِنْ سُيُوفِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَنِعْمَ فَتَى الْعَشِيرَةِ. (رواه أحمد: ١٦٢٢٠)
Telah menceritakan kepada kami Husain bin 'Ali Al Ja'fi dari Za`idah dari Abdul Malik bin 'Umair berkata, 'Umar bin Khattab pernah mengangkat Abu 'Ubaidah Ibnu Jarah untuk menjadi pejabat di Syam dan menghentikan Khalid bin Al Walid. (Abdul Malik bin 'Umair radhiallahu'anhu) berkata, lalu Khalid bin Al Walid berkata, "Telah diutus kepada kalian orang kepercayaan umat ini. Saya mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, 'Orang kepercayaan umat ini adalah Abu 'Ubaidah Ibnu Jarrah.'" Abu 'Ubaidah berkata, "Saya mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, 'Khalid adalah salah satu pedang daripada pedang-pedang Allah 'Azza wa Jalla dan sebaik-baik pemuda sebuah kaum." (HR. Ahmad: 16220 - sahih lighairihi menurut Syu'aib al-Arna'uth dari Khalid bin al-Walid bin al-Mughirah, ia sahabat kuniyah-nya Abu Sulaiman negeri hidup Madinah dan wafat tahun 21 H)
Wallaahu muwaafiq, wallaahu a'lam bish-shawaab.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon koreksi jika terdapat kekeliruan dalam postingan yang saya upload🙏🙏🙏