HADITS TSANIYAT JALIY DAN KHAFIY DALAM KITAB MUWATHA' IMAM MALIK
Oleh: Samsurizal, MA, C.I.P
Hadits Ats-Tsaniyat Jaliy
Imam Malik meriwayatkan,
و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ إِسْحَقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّهُ قَالَ كُنَّا نُصَلِّي الْعَصْرَ ثُمَّ يَخْرُجُ الْإِنْسَانُ إِلَى بَنِي عَمْرِو بْنِ عَوْفٍ فَيَجِدُهُمْ يُصَلُّونَ الْعَصْرَ. (رواه مالك: ٩)
Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari Ishaq bin Abdullah bin Abu Thalhah dari Anas bin Malik, dia berkata, "Kami melaksanakan salat Asar, lalu seseorang keluar menuju bani 'Amru bin Auf, dan dia masih mendapati mereka sedang salat Asar." (HR. Malik: 9 - shahih menurut Salim bin Ied al-Hilaly dari Anas bin Malik bin an-Nadhir bin Dhamdham bin Zaid bin Haram, ia shahabat kuniyahnya Abu Hamzah negeri hidup Bashrah dan wafat tahun 91 H. Hadits TSANIYAT)
Hadits Ats-Tsaniyat Khafiy
Sebagaimana hadits riwayat imam Malik tentang nama-nama Rasulullah ﷺ yang diabadikan juga dalam kitab shahih al-Bukhari, Muslim, sunan at-Tirmidzi, musnad Ahmad, dan sunan ad-Darimi. Berikut penulis paparkan di bawah ini.
Imam Malik meriwayatkan,
حَدَّثَنِي مَالِك عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِي خَمْسَةُ أَسْمَاءٍ أَنَا مُحَمَّدٌ وَأَنَا أَحْمَدُ وَأَنَا الْمَاحِي الَّذِي يَمْحُو اللَّهُ بِيَ الْكُفْرَ وَأَنَا الْحَاشِرُ الَّذِي يُحْشَرُ النَّاسُ عَلَى قَدَمِي وَأَنَا الْعَاقِبُ. (رواه مالك: ١٥٩٤)
Telah menceritakan kepadaku Malik dari Ibnu Syihab dari Muhammad bin Jubair bin Muth'im bahwa Nabi ﷺ berkata kepadaku, "Aku mempunyai lima nama: Aku adalah Muhammad, Ahmad, Al Mahi yang mana Allah telah menghapuskan kekufuran denganku, Al Haasyir, yang mana seluruh manusia dikumpulkan pada telapak kakiku, dan Al 'Aqib." (HR. Malik: 1594 - shahih menurut Salim bin Ied al-Hilaly dari Muhammad bin Jubair bin Muth'im bin 'Adiy, ia tabi'in kalangan pertengahan kuniyahnya Abu Sa'id negeri hidup Madinah dan wafat tahun 100 H. Al-'Ajli menilainya tsiqah tsiqah, Ibnu Kharasy dan Ibnu Hajar menilainya tsiqah, sedangkan Ibnu Hibban mengatakan, "disebutkan dalam ats-Tsiqaat". Hadits ahlul Madinah)
Demikian juga diriwayatkan oleh imam al-Bukhari dengan sanad nazil, jalur sanad ayah dari Muhammad bin Jubair. Beliau berkata,
حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْمُنْذِرِ قَالَ حَدَّثَنِي مَعْنٌ عَنْ مَالِكٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ عَنْ أَبِيهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِي خَمْسَةُ أَسْمَاءٍ أَنَا مُحَمَّدٌ وَأَحْمَدُ وَأَنَا الْمَاحِي الَّذِي يَمْحُو اللَّهُ بِي الْكُفْرَ وَأَنَا الْحَاشِرُ الَّذِي يُحْشَرُ النَّاسُ عَلَى قَدَمِي وَأَنَا الْعَاقِبُ. (رواه البخاري: ٣٢٦٨)
Telah bercerita kepadaku Ibrahim bin Al Mundzir berkata telah bercerita kepadaku Ma'an dari Malik dari Ibnu Syihab dari Muhammad bin Jubair bin Muth'im dari bapaknya radhiallahu'anhu berkata, Rasulullah ﷺ bersabda, "Aku memiliki lima nama, Aku adalah (1). Muhammad, (2). Ahmad, (3). Aku juga Al Mahiy (penghapus), maksudnya Allah menghapuskan kekafiran melalui perantaraanku, (4). Aku juga Al Hasyir (penghimpun), maksudnya manusia akan berhimpun di bawah kakiku dan aku juga (5) Al 'Aqib, yang artinya tidak ada seorang nabi pun sepeninggalku. (HR. Al-Bukhari: 3268 - shahih dari Jubair bin Muth'im bin 'Adiy, ia shahabat kuniyahnya Abu Muhammad negeri hidup Madinah dan wafat 59 H. Hadits ahlul Madinah)
Demikian juga hadits riwayat imam al-Bukhari: 4517 - shahih dari Jubair bin Muth'im bin 'Adiy, ia shahabat kuniyahnya Abu Muhammad negeri hidup Madinah dan wafat 59 H.
Imam Muslim meriwayatkan dari tiga orang gurunya, beliau berkata:
حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَإِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ وَابْنُ أَبِي عُمَرَ وَاللَّفْظُ لِزُهَيْرٍ قَالَ إِسْحَقُ أَخْبَرَنَا و قَالَ الْآخَرَانِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ الزُّهْرِيِّ سَمِعَ مُحَمَّدَ بْنَ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَنَا مُحَمَّدٌ وَأَنَا أَحْمَدُ وَأَنَا الْمَاحِي الَّذِي يُمْحَى بِيَ الْكُفْرُ وَأَنَا الْحَاشِرُ الَّذِي يُحْشَرُ النَّاسُ عَلَى عَقِبِي وَأَنَا الْعَاقِبُ وَالْعَاقِبُ الَّذِي لَيْسَ بَعْدَهُ نَبِيٌّ. (رواه مسلم: ٤٣٤٢)
Telah menceritakan kepadaku Zuhair bin Harb, Ishaq bin Ibrahim, dan Ibnu Abu 'Umar, sementara lafaz ini milik Zuhair. Ishaq berkata: Telah mengabarkan kepada kami, sedang yang lainnya berkata: Telah menceritakan kepada kami Sufyan bin 'Uyainah, dari az-Zuhri, ia mendengar Muhammad bin Jubair bin Muth'im, dari Bapaknya, bahwa Nabi ﷺ bersabda: “Sesungguhnya aku adalah Muhammad; aku adalah Ahmad; aku adalah al-Mahi yang maknanya ‘Allah menghapuskan kekufuran denganku;’ aku adalah al-Hasyir yang maknanya ‘Orang-orang akan dikumpulkan setelahku;’ dan aku adalah al-‘Aqib yang maknanya ‘Tiada Nabi lagi sepeninggalku.’” (HR. Muslim: 4342 - shahih dari Jubair bin Muth'im bin 'Adiy, ia shahabat kuniyahnya Abu Muhammad negeri hidup Madinah dan wafat 59 H. Beliau meriwayatkan dari tiga orang gurunya)
Demikian juga diriwayatkan oleh imam At-Tirmidzi: 2766, Ahmad:16134, 16170, Ad-Darimi: 2656 dengan lafazh yang sama dari Jubair bin Muth'im.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon koreksi jika terdapat kekeliruan dalam postingan yang saya upload🙏🙏🙏