TIGA KESIALAN MENURUT RASULULLAH
Oleh: SAMSURIZAL, MA., C.I.P
KESIALAN (asy-Syu'mu) ada pada tiga hal, yaitu pada wanita, kuda (kendaraan), dan tempat tinggal. Masing-masing riwayat menyebutkan terkadang mendahulukan yang pertama dan atau yang kedua atau yang ke-3. Sebagian lagi digabungkan dengan kalimat, seperti tidak ada kesialan pada 'adwaa, thiyara, dan lain-lain. Sehingga riwayat dimaksud diriwayatkan secara makna baik dari shahabat yang sama atau pun berbeda. Dalam hal ini, diriwayatkan dari Sahal bin Sa`ad, `Abdullah bin `Umar, Abu Hurairah, dan Anas bin Malik.
Riwayat-riwayat tersebut penulis paparkan sebagai berikut:
Imam al-Bukhari meriwayatkan,
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ عَنْ مَالِكٍ عَنْ أَبِي حَازِمِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ السَّاعِدِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنْ كَانَ فِي شَيْءٍ فَفِي الْمَرْأَةِ وَالْفَرَسِ وَالْمَسْكَنِ. (رواه البخاري: ٢٦٤٧)
Telah bercerita kepada kami 'Abdullah bin Maslamah dari Malik dari Abu Hazim bin Dinar dari Sahal bin Sa'ad as-Sa'idiy radhiallahu'anhu bahwasanya Rasulullah ﷺ bersabda, "Kalau ada kesialan pada sesuatu, maka ada pada wanita, kuda dan tempat tinggal". (HR. Al-Bukhari: 2647 - shahih dari Sahal bin Sa`ad bin Malik, ia shahabat kuniyahnya Abu al-`Abbas negeri hidup Madinah dan wafat tahun 88 H. Hadits ahlul Madinah)
Hadits semakna diriwayatkan juga oleh imam al-Bukhari: 4703, 4704, dan 4705, Muslim: 4127 - shahih dari Sahal bin Sa`ad bin Malik, ia shahabat kuniyahnya Abu al-`Abbas negeri hidup Madinah dan wafat tahun 88 H.
Sedangkan pada riwayat lain, imam al-Bukhari meriwayatkan,
حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ حَدَّثَنَا يُونُسُ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَالِمٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا عَدْوَى وَلَا طِيَرَةَ وَالشُّؤْمُ فِي ثَلَاثٍ فِي الْمَرْأَةِ وَالدَّارِ وَالدَّابَّةِ. (رواه البخاري: ٥٣١٢)
Telah menceritakan kepadaku Abdullah bin Muhammad, telah menceritakan kepada kami Utsman bin Umar, telah menceritakan kepada kami Yunus dari Az Zuhri dari Salim dari Ibnu Umar radhiallahu'anhuma bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, "Tidak ada 'adwa (keyakinan adanya penularan penyakit) tidak ada thiyarah (menganggap sial sesuatu hingga tidak jadi beramal), dan adakalanya kesialan itu terdapat pada tiga hal, yaitu: istri, tempat tinggal dan kendaraan." (HR. Al-Bukhari: 5312 - shahih dari `Abdullah bin `Umar bin al-Khaththab bin Nufail, ia shahabat kuniyahnya Abu `Abdur Rahman negeri hidup Madinah dan wafat tahun 73 H)
Demikian juga hadits riwayat imam al-Bukhari: 5329 (hadits `aziz dipertengahan sanad) - shahih dari `Abdullah bin `Umar bin al-Khaththab bin Nufail, ia shahabat kuniyahnya Abu `Abdur Rahman negeri hidup Madinah dan wafat tahun 73 H.
Imam al-Bukhari juga meriwayatkan,
حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا عَدْوَى وَلَا طِيَرَةَ وَيُعْجِبُنِي الْفَأْلُ الصَّالِحُ الْكَلِمَةُ الْحَسَنَةُ. (رواه البخاري: ٥٣١٥)
Telah menceritakan kepada kami Muslim bin Ibrahim, telah menceritakan kepada kami Hisyam, telah menceritakan kepada kami Qatadah dari Anas radhiallahu'anhu dari Nabi ﷺ beliau bersabda, "Tidak ada 'adwa (keyakinan adanya penyakit menular tanpa izin Allah), tidak ada thiyarah (menganggap sial sesuatu hingga tidak jadi beramal), dan aku menyukai Al-Fa'l (optimis) yang baik yaitu perkataan yang baik." (HR. Al-Bukhari: 5315 - shahih dari Anas bin Malik bin an-Nadhir bin Dhamdham bin Zaid bin Haram, ia shahabat kuniyahnya Abu Hamzah negeri hidup Bashrah dan wafat tahun 91 H. Hadits ahlul Bashrah)
Demikian juga diriwayatkan oleh imam Muslim: 4125 - shahih dari Abu Hurairah, ia shahabat nama aslinya 'Abdur Rahman bin Shakhar negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H.
Sedangkan hadits riwayat Bukhari: 5316 beliau berkata:
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْحَكَمِ حَدَّثَنَا النَّضْرُ أَخْبَرَنَا إِسْرَائِيلُ أَخْبَرَنَا أَبُو حَصِينٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا عَدْوَى وَلَا طِيَرَةَ وَلَا هَامَةَ وَلَا صَفَرَ. (رواه البخاري: ٥٣١٦)
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Hakam, telah menceritakan kepada kami An Nadlr, telah mengabarkan kepada kami Isra`il, telah mengabarkan kepada kami Abu Hashin dari Abu Shalih dari Abu Hurairah radhiallahu'anhu dari Nabi ﷺ beliau bersabda, "Tidak ada penularan penyakit (dengan sendirinya), tidak benar adanya tiyarah (mengkaitkan nasib buruk dengan apa yang dilihat atau didengar), tidak benar adanya burung yang menunjukkan akan ada anggota keluarga yang mati, dan tidak benar beranggapan adanya nasib sial di bulan safar". (HR. Al-Bukhari: 5316 - shahih dari Abu Hurairah, ia shahabat nama aslinya 'Abdur Rahman bin Shakhar negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H)
Begitu pun dengan "masa", sebagaimana hadits riwayat imam Muslim,
و حَدَّثَنَا عَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ ابْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ يُؤْذِينِي ابْنُ آدَمَ يَقُولُ يَا خَيْبَةَ الدَّهْرِ فَلَا يَقُولَنَّ أَحَدُكُمْ يَا خَيْبَةَ الدَّهْرِ فَإِنِّي أَنَا الدَّهْرُ أُقَلِّبُ لَيْلَهُ وَنَهَارَهُ فَإِذَا شِئْتُ قَبَضْتُهُمَا. (رواه مسلم: ٤١٦٧)
Dan telah menceritakan kepada kami 'Abdu bin Humaid, telah mengabarkan kepada kami 'Abdur Razzaq, telah mengabarkan kepada kami Ma'mar dari Az Zuhri dari Abu Al Musayyab dari Abu Hurairah dia berkata, Rasulullah ﷺ bersabda, "Allah 'Azza wa Jalla berfirman: Anak Adam suka mencela-Ku. Ia berkata, 'Alangkah sialnya masa.' Karena itu janganlah kamu berkata demikian. Karena sesungguhnya Akulah pencipta masa. Akulah yang menggilir siang dan malamnya. Jika Aku mau, Aku kuasa menghentikan pergantian keduanya." (HR. Muslim: 4167 - shahih dari Abu Hurairah, ia shahabat nama aslinya 'Abdur Rahman bin Shakhar negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H)
Hadits semakna diriwayatkan oleh imam Muslim: 4168, Ahmad: 7358 dan 7884 - shahih dari Abu Hurairah, ia shahabat nama aslinya 'Abdur Rahman bin Shakhar negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H).



صدقت
BalasHapus