“Contextualizing the Qur’an and Hadith in Human Life” explores how sacred texts can be meaningfully understood and applied in today’s world. It invites readers to see the Qur’an and Hadith not as distant traditions, but as living sources of guidance for personal growth, social harmony, and spiritual depth.

Cari Blog Ini

Mengenai Saya

Foto saya
Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Indonesia
Samsurizal is a lecturer and writer specializing in socio-cultural, religious, and spiritual studies. Since 2007, he has been serving as a faculty member at the Islamic College of Balaiselasa YPPTI Pesisir Selatan, Indonesia. Alongside his academic role, he is an active researcher and prolific author, with numerous books and scholarly articles published in reputable journals. His works often explore the intersections of tradition, culture, and religion, highlighting both historical and contemporary perspectives. Through his academic contributions, he seeks to advance critical discourse on Islamic studies, spirituality, and broader socio-cultural issues. Samsurizal is also engaged in intellectual and educational activities that promote cross-cultural understanding and the dissemination of knowledge. His research and writings are intended not only for academic audiences but also for the wider public, aiming to build bridges between scholarly inquiry and societal needs.

Post Page Advertisement [Top]


HADITS AHLUL MADINAH TENTANG
KEUTAMAAN MEMBANTU PARA JANDA DAN ORANG MISKIN
Oleh: Samsurizal, MA

Bismillaahir rahmaanir rahiem,
Assalaamu 'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

Para periwayat hadits itu mulai dari Rasulullah ﷺ sampai kepada mukharrij "periwayat dan sekaligus menulis hadits dalam kitab-kitab mereka lengkap sanad dan matannya". Secara berurutan ada yang ahlul Madinah, Kufah, Bashrah, dan Syam. Hal tersebut bukan suatu kebetulan, karena tidak semua para shahabat itu hanya di Madinah saja. Tetapi mereka tersebar ke luar Madinah. Sehingga, terjadi transformasi informasi yang luas dikalangan mereka dan umat manusia, Muslim khususnya.

Salah satu contoh dari hadits ahlul Madinah sebagaimana penulis paparkan dibawah ini tentang keutamaan orang yang membantu para janda dan orang miskin. Membantu para janda seperti orang yang berjihad dijalan Allah dan selalu berpuasa puasa siang harinya atau selalu shalat malam. Imam Al Bukhari meriwayatkan,

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنِي مَالِكٌ عَنْ صَفْوَانَ بْنِ سُلَيْمٍ
يَرْفَعُهُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ السَّاعِي عَلَى الْأَرْمَلَةِ وَالْمِسْكِينِ كَالْمُجَاهِدِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَوْ كَالَّذِي يَصُومُ النَّهَارَ وَيَقُومُ اللَّيْلَ
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ قَالَ حَدَّثَنِي مَالِكٌ عَنْ ثَوْرِ بْنِ زَيْدٍ الدِّيلِيِّ عَنْ أَبِي الْغَيْثِ مَوْلَى ابْنِ مُطِيعٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ. (رواه البخاري: ٥٥٤٧)

Telah menceritakan kepada kami Isma'il bin Abdullah dia berkata; telah menceritakan kepadaku Malik dari Shafwan bin Sulaim yang merafa'kan (menyandarkannya) kepada Nabi ﷺ beliau bersabda: "Orang yang membantu para janda dan orang-orang miskin seperti orang yang berjihad dijalan Allah atau seperti orang yang selalu berpuasa siang harinya dan selalu shalat malam pada malam harinya." Telah menceritakan kepada kami Isma'il dia berkata; telah menceritakan kepadaku Malik dari Tsaur bin Zaid Ad Daili dari Abu Al Ghaits bekas budak Ibnu Muthi' dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam seperti hadits di atas. (HR. Bukhari: 5547 - shahih dari Abu Hurairah, ia shahabat nama aslinya 'Abdur Rahman bin Shakhar negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H dan Shafwan bin Sulaim, ia tabi'in kalangan biasa kuniyahnya Abu 'Abdullah negeri hidup Madinah dan wafat tahun 132 H. Hadits ahlul Madinah)

Hadits semakna juga diriwayatkan oleh imam Al Bukhari: 4934 - shahih dari Abu Hurairah, Al Bukhari: 5548 (hadits ahlul Madinah) - shahih dari Abu Hurairah, Muslim: 5295 - shahih dari Abu Hurairah (hadits ahlul Madinah), at Tirmidziy: 1892 (hadits ahlul Madinah dari dua jalur sanad) - shahih dari Abu Hurairah dan dimarfu'kan kepada nabi oleh Shafwan bin Sulaim, an Nasa'i: 2530 (hadits ahlul Madinah) - shahih dari Abu Hurairah. Ibnu Majah: 2131 - hasan dari Abu Hurairah (hadits ahlul Madinah), Ahmad: 8377 - shahih, isnadnya qawi menurut Syu'aib Al Arna'uth dari Abu Hurairah.

Hanya saja imam an Nasa'i tidak menyebutkan "seperti orang yang selalu berpuasa siang harinya ...". Beliau berkata:

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ مَنْصُورٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ قَالَ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ ثَوْرِ بْنِ زَيْدٍ الدِّيْلِيِّ عَنْ أَبِي الْغَيْثِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ السَّاعِي عَلَى الْأَرْمَلَةِ وَالْمِسْكِينِ كَالْمُجَاهِدِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ. (رواه النسائي: ٢٥٣٠)

Telah mengabarkan kepada kami 'Amru bin Manshur dia berkata, telah menceritakan kepada kami 'Abdullah bin Maslamah dia berkata, telah menceritakan kepada kami Malik dari Tsaur bin Zaid Ad Dili dari Abu Al Ghaits dari Abu Hurairah dia berkata, Rasulullah ﷺ bersabda, "Orang yang membantu para janda dan orang-orang miskin seperti orang yang berjihad di jalan Allah." (HR. An Nasa'i: 2530 - shahih dari Abu Hurairah, ia shahabat nama aslinya 'Abdur Rahman bin Shakhar negeri hidup Madinah dan wafat tahun 57 H. Termasuk hadits ahlul Madinah)

Wallaahu a'lam bish shawaab.

Wassalaamu 'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon koreksi jika terdapat kekeliruan dalam postingan yang saya upload🙏🙏🙏

Bottom Ad [Post Page]